Dunia Kultivasi

Dunia Kultivasi
Bab 176 - Apakah Harga Dirimu Bisa Menerimanya


__ADS_3

"Baiklah... Aku akan kembali ke Serikat Perdagangan terlebih dahulu. Kelihatanya aku harus tetap bersiap untuk menghadapi mereka !"


Lebih baik Shen Yu kembali terlebih dahulu dan memulihkan kekuatannya. Jika mereka datang dan mencarinya, Shen Yu tidak akan keberatan untuk melawan mereka.


Tetapi ada beberapa hal yang terlihat mencurigakan tentang Beast Kelabang Tinta Hitam. Kemampuannya dan Regenerasinya sangat luar biasa, Shen Yu berpikir hal ini terlalu mencurigakan dan tidak bisa menyimpulkannya.


Segera mereka semua memilih untuk kembali ke Serikat Perdagangan. Setelah beberapa waktu mereka semua sampai dihalaman, Wu Chang dan Qin Yu sedang duduk dihalaman dengan santai membicarakan tentang latihan mereka.


Shen Yu pamit meninggalkan semua orang dan masuk kedalam kamarnya, lebih baik dia segera memeriksa keadaan Xiao Ting dan memulihkan kekuatannya.


Wu Chang dan Qin Yu melihat Qin Zheng dan memberi salam. Wu Chang melihat wajah Luo Yan yang terlihat sangat kesal, tetapi dia terlalu malas untuk berbicara denganya.


"Master... Sebenarnya apakah.ada cara untuk menyamai kekuatan Shen Yu !" Luo Yan bertanya kepada Fu Bo.


Setelah melihat pertarungan Shen Yu, dia benar-benar mendapatkan pukulan yang keras diwajahnya. Luo Yan berharap akan bertarung sekali lagi denganya, tetapi dia tidak berharap jarak mereka akan sejauh ini.


Wu Chang menyipitkan matanya dan ingin mengatakan sesuatu, tetapi Qin Zheng menghentikannya dan menyuruhnya untuk tetap diam. Qin Zheng sedikit tertarik dengan obrolan mereka dan ingin mendengarkannya.


"Caranya ?" Fu Bo tersenyum dan berkata, "Aku memiliki caranya... tetapi dengan sifatmu kau tidak akan pernah menerimanya."


"Murid ini akan melakukan apapun untuk mengalahkannya." Luo Yan berkata dengan sungguh-sungguh.


"Hm... Baiklah... aku akan memberitahumu !" Fu Bo tersenyum dan berkata, "Jika kau ingin menjadi kuat mintalah bimbingan dari Master Shen sendiri, kita lihat apakah harga dirimu bisa menerimanya."


Qin Zheng dan Qin Yu tersenyum, mereka sangat mengerti apa maksud perkataan Fu Bo.


Luo Yan terkejut mendengar ini, "Master... aku ingin mengalahkannya... bukankah itu hal konyol meminta bimbingan dari orang yang ingin dia kalahkan !"

__ADS_1


"Semua terserah padamu... Bahkan Pelindung Fu Ning dan yang lainya tidak malu meminta arahan darinya. Jika kau bisa mendapatkan arahan darinya, mungkin kau akan bisa menyusulnya." Fu Bo berkata dengan santai.


Luo Yan sedikit ragu untuk melakukanya, tetapi Zhang Yuan berkata, "Saudara Luo Yan tidak perlu malu, sebenarnya aku juga memiliki pemikiran semacam itu dan mengikutinya sampai disini."


Zhang Yuan melanjutkan, "Sebelumnya aku dikalahkan olehnya dengan cara yang memalukan. Tetapi aku tidak ingin berhenti sampai disini dan perlahan mengejarnya."


"Hahaha... walaupun bakat masih jauh dari Luo Yan, tetapi hati Beladirimu sangat jauh melampauinya. Dimasa depan mungkin kau akan melampauinya." Fu Bo memuji Zhang Yuan dengan tulus.


"Hahaha... Lelucon macam apa ini ?" Wu Chang tertawa dengan gila, "Apakah orang itu sangat kuat ?"


Qin Zheng mengerutkan keningnya dan sedikit kesal dengan Wu Chang, "Lebih baik kau jaga mulutmu itu. Master Shen baru saja mengalahkan Beast di Tingkat Virtual, jika kau menyetujui pertarungan hidup dan mati denganya. Aku takut kau sudah mati sekarang !"


"Ugh." Wu Chang sedikit terkejut dan Qin Yu tidak percaya apa yang dia dengar. Shen Yu memang luar biasa tetapi dengan kekuatannya saat ini, bukankah terlalu berlebihan membunuh Beast Tingkat Virtual.


"Ayah... apa maksudmu ?" Qin Yu bertanya dengan penasaran.


Fu Bo mengangguk dan membenarkan perkataan Qin Zheng. Jika bukan Teknik yang dilepaskan Shen Yu, mereka tidak memiliki keyakinan untuk membunuh Beast Kelabang Tinta Hitam dengan kekuatannya.


"Bagaimana mungkin Ayah dan Master Sekte Fu Bo tidak mampu membunuhnya !" Qin Yu dan Wu Chang masih tidak percaya dengan hal ini.


Qin Zheng mengangkat tangannya dan dua buah cahaya kecil terbang memasuki kepala mereka berdua. Qin Yu dan Wu Chang mendapat gambaran dikepalanya dan itu adalah Pertarungan mereka.


Setelah beberapa saat Qin Yu mengerti apa yang sebenarnya terjadi. Wu Chang sendiri menjadi pucat, dia tidak berharap kekuatan Shen Yu akan semengerikan ini.


Bukankah dia terlihat seperti orang bodoh yang mencari kematian jika menantang Shen Yu, sekarang dia mengerti mengapa Luo Yan sangat frustasi dengan Shen Yu. Kekuatan semacam ini tidak seharusnya dimiliki oleh Kultivator Tingkat Langit seperti mereka.


"Jika aku yang sekarang disebut sebagai Jenius, lalu sebutan apa yang pantas untuknya ? Monster !" Wu Chang bergumam dengan pelan.

__ADS_1


Fei Si sendiri tidak peduli dengan mereka, karena dia ingin mengalahkan Shen Yu dan menjadi Wanitanya. Shen Yu sudah memberinya kesempatan, jadi dia tidak bisa terlalu tertinggal denganya.


Dengan Teknik Kultivasi yang Shen Yu berikan, kemungkinan Fei Si bisa sedikit mengimbangi Shen Yu dimasa depan. Fei Si lebih tertarik untuk bertarung dengan Xiao Ting dan Ruo, dia ingin tahu seberapa besar kekuatan mereka berdua.


....


Shen Yu kembali ke Dunia Gunung Magnetik Yuan dan segera pergi memeriksa keadaan Xiao Ting.


Saat ini Xiao Ting duduk didekat Kolam Darah Naga dan berkultivasi memulihkan Sumber Qi miliknya. Dengan bantuan Vena Bumi dan beberapa Pil Roh, mungkin tidak butuh waktu lama untuk Xiao Ting pulih.


Shen Yu mengangkat tangannya dan melahap Aura disekitarnya. Dia mungkin akan beristirahat dan memulihkan kekuatannya.


Ruo berlari kearah Shen Yu dan berkata, "Apakah Kakak baik-baik saja ?"


Ruo sedikit cemas dengan keadaan Shen Yu, tetapi Shen Yu hanya menepuk kepala kecilnya dan berkata, "Aku baik-baik saja... Ayo kita kembali ke Istana !"


"Tetapi Kakak Xiao Ting ?" Ruo sedikit khawatir dengan Xiao Ting.


"Yah... kau bisa menunggunya dan aku aksn menunggu kalian." Shen Yu tersenyum dan berkata dengan santai.


Shen Yu melambaikan tangannya dan masuk kedalam Istana. Saat ini Kuan Bo sedang sibuk dengan menyuling Artifak jadi dia tidak bisa mengganggunya.


Shen Yu berjalan kearah ruangan yang biasanya digunakan Gong Fu. Shen Yu merasakan sedikit bernostalgia dan teringat dengan Gong Fu.


Berjalan kearah Aula Utama, Shen Yu duduk disebuah singgasana berwarna emas. Menancapkan Pedang Hukuman Surga disampingnya dan mulai memulihkan dirinya.


Istana ini sekarang adalah miliknya dan Shen Yu memiliki kontrol penuh terhadapnya. Istana ini memiliki kedalaman yang bahkan dengan semua pengetahuannya, Shen Yu tidak dapat mengukurnya.

__ADS_1


Tetapi Shen Yu segera melupakannya dan duduk dengan tenang. Mungkin dia akan menghabiskan waktunya dengan berkultivasi dan membaca beberapa catatan yang ditinggalkan Gong Fu untuknya.


__ADS_2