
Shen Yu terlihat sangat panik dan mendesak Qi Kekacauan miliknya. Lubang Hitam besar mulai melahap Bola Emas, Shen Yu mengerahkan semua tenaganya.
Tetapi Bola Emas itu terlalu kuat untuk dilahap oleh Shen Yu, dengan Kultivasinya yang masih rendah dia tidak dapat melahapnya. Serangan ini setara dengan kekuatan penuh dari Kultivator Tingkat Virtual dan Shen Yu hanya bisa mengurangi sedikit kekuatannya.
*Boom...*
Ledakan keras menimbulkan gelombang yang sangat luar biasa. Ratusan Benang Qi mulai mencabik tubuh Shen Yu, darah mulai keluar dari tubuhnya dan Lautan Magma mulai menguap.
Teriakan kesakitan terdengar sangat keras dan serangan itu menciptakan lubang yang sangat dalam.
Pedang Qi melesat dan menembus tubuh dari Kelabang Budha. Perlahan darah keluar dari dada Kelabang Budha, tetapi dia cukup senang dan tidak menyangka kalau serangan Shen Yu akan selemah ini.
Walaupun Qi Pedang Shen Yu bisa melukai tubuhnya, tetapi hanya menimbulkan luka kecil dan tidak terlalu berbahaya.
*Krak...*
Suara retakan mulai terdengar dan Kelabang Budha mulai terlihat sangat panik. Vitalitas mulai keluar dari tubuhnya dan Kelabang Budha merasakan Aliran Waktu kacau.
Perlahan Laut Kesadarannya mulai runtuh dan setiap bagian tubuhnya mulai menjadi Abu. Space Time sword yang dikeluarkan Shen Yu memang tidak terlalu melukai Tubuh Fisiknya.
Kuncinya adalah Qi Pedang milik Shen Yu memiliki Hukum Ruang dan Waktu. Ketika Qi Pedang mengenainya, maka Tubuh dan Jiwanya akan mengalami penuaan.
"Bajingan... bahkan setelah semua yang aku lakukan, kenapa aku berakhir seperti ini !" Kelabang Budha mulai berteriak dengan marah dan Aliran Waktu disekitarnya menjadi semakin kacau.
__ADS_1
Perlahan Tubuh Fisik dari Kelabang Budha berubah menjadi Abu dan Laut Kesadarannya hancur. Kelabang Budha berakhir mati, sedangkan Shen Yu mengalami luka yang sangat berat.
Shen Yu mencoba tetap menjaga kesadarannya dan menggunakan Teknik Suci untuk memulihkan kondisinya.
Terdapat banyak luka sayatan Benang Emas ditubuh Shen Yu dan darah mengalir dengan deras disetiap bagian lukanya. Saat ini dia tidak bisa menggerakkan tubuhnya, Shen Yu cukup beruntung karena Bola Emas tidak melukai Laut Kesadarannya.
Jika bukan karena Hukum Pelahap yang mengurangi kekuatan Bola Emas. Mungkin Shen Yu tidak akan dapat hidup setelah menerima serangan sekuat itu, dia cukup bersyukur dengan kondisinya yang sekarang.
Kelabang Budha sudah mati dan kemenangan ini adalah miliknya. Space Time sword adalah Teknik yang dilatihnya ketika berada di Dunia Gunung Magnetik Yuan.
Dengan menggabungkan kedua Hukum Ruang dan Waktu. Kekuatan dari Teknik Space Time Sword bukan sesuatu yang bisa ditahan oleh Kultivator Tingkat Virtual.
Menyipitkan matanya dan memperluas Kesadaran Ilahinya. Shen Yu tersenyum dan merasakan kedatangan dua orang yang dikenalnya.
Murong sangat terkejut melihat keadaan Shen Yu dan tangan kecil Ruan menutupi mulut kecilnya. Keadaan Shen Yu saat ini terlihat sangat menyedihkan, luka yang dialaminya terlihat sangat berat.
"Saudara Shen... apakah kau baik-baik saja ?" Murong dan Ruan berteriak dengan cemas.
"Yah... kenapa kalian kembali... apakah kalian tidak takut jika aku kalah, mungkin setelahnya adalah kalian berdua." Shen Yu berkata dengan santai dan memuntahkan darah dari mulutnya.
Ruan membantunya untuk duduk dan memasukan beberapa Pil Roh Pemulihan kedalam mulut Shen Yu. Kondisi tubuh Shen Yu terlihat sangat marah, Ruan membantu membersihkan darah dan membalut luka Shen Yu menggunakan kain sutra putih miliknya.
Murong dan Ruan sudah siap untuk mengorbankan nyawanya untuk menahan Kelabang Budha jika Shen Yu kalah darinya.
__ADS_1
Tetapi mereka dikejutkan dengan pertarungan yang sangat luar biasa. Shen Yu dapat bertarung dengan seimbang dengan Kelabang Budha yang jelas memili perbedaan Tingkatan yang sangat jauh.
Tahap Awal Tingkat Penciptaan bertarung dengan Beast Tahap Akhir Tingkat Virtual, bisa lari darinya saja sudah merupakan keajaiban yang luar biasa.
Berbeda dengan apa yang dilakukan Shen Yu. Bahkan dihadapan kekuatan absolut, dia sama sekali tidak merasa takut dan melawannya dengan sekuat tenaganya. Yang mengejutkan mereka adalah Shen Yu yang berhasil memenangkan pertarungan itu.
Jenius diseluruh Wilayah tidak memiliki kelayakan untuk disejajarkan dengan Shen Yu, saat ini Shen Yu mendapat kelayakan untuk menjadi Jenius nomer satu diseluruh Wilayah.
"Saudara Shen tidak perlu banyak bicara, lebih baik untuk segera memulihkan kondisi Saudara Shen !" Ruan berkata dengan pelan.
"Lebih baik kita segera berangkat, aku bisa memulihkan diriku ketika diperjalanan." Shen Yu tidak ingin membuang waktunya.
Tidak tahu mengapa Shen Yu mengkhawatirkan Xiao Ting dan Ruo. Jarak ditempatnya saat ini tidak terlalu jauh, mungkin hanya butuh waktu setengah hari terbang untuk mencapai area pusat.
Shen Yu sudah menanamkan Tanda Jiwa miliknya dan bisa merasakan keadaan mereka. Jadi mungkin sekarang mereka sedang mengalami sesuatu yang berbahaya.
Walaupun kondisinya sendiri tidak terlalu baik, tetapi Shen Yu memiliki kewajiban untuk melindungi mereka. Jika terjadi sesuatu yang buruk terjadi kepada mereka, Shen Yu tidak tahu lagi harus melakukan apa.
"Baiklah." Ruan dan Murong menopang Shen Yu dan membawanya pergi dari tempat itu.
Mereka bertiga berniat menyusul semua orang dan segera berkumpul. Api Biru muncul didahi Shen Yu dan membuat Murong dan Ruan terkejut.
"Tidak perlu khawatir... jika Api ini tetap menyala tidak akan ada Beast yang akan berani mendekati kita. Kalian bisa terbang tanpa mengkhawatirkan apapun !" Shen Yu berkata dengan santai dan perlahan memejamkan matanya.
__ADS_1
Mereka bertiga melanjutkan perjalanan dan percaya dengan perkataan Shen Yu. Mereka berdua sudah melihat pertarungan yang mengerikan, jadi tidak ada alasan untuk takut terhadap Beast Tingkat Penciptaan.