
Perlahan Shen Yu membuka matanya, lengannya merasa berat dan tadi malam dia mabuk bersama dengan semua orang.
Melihat kesampingnya, Shen Yu melihat tubuh telanjang dari Xiao Ting dan Fei Si. Sedangkan Ruo dan Lan Xun sudah merias diri mereka masing-masing.
"Kakak... kau sudah bangun ?" Ruo melihat kearah Shen Yu.
Xiao Ting terbangun dan mengusap matanya, Fei Si juga terbangun dan melanjutkan lagi tidurnya. Saat ini dia sangat lelah dan hanya ingin berbaring dengan nyaman disamping Shen Yu.
"Kalian ingin pergi ?" Shen Yu bertanya kepada Lan Xun dan Ruo.
"Iya... kami menunggu kalian bangun. Saudari Lan Xun berniat mengajak berkeliling dan melihat-lihat Kota yang dibawah kekuasaan Kakak. Apakah Kakak tidak pergi ?" Ruo bertanya dengan cemas.
"Aku tidak bisa pergi dan masih banyak hal yang harus aku urus. Kalian jangan pergi terlebih dahulu, aku ingin kalian bertemu dengan Ibu dan kedua Pamanku. Mungkin Ibuku akan tertarik pergi bersama kalian !" Shen Yu berkata dengan santai.
Fei Si tiba-tiba bangun dari tempat tidurnya dan Xiao Ting membuka matanya lebar-lebar, mereka berdua sangat terkejut mendengar niat Shen Yu yang ingin mempertemukan mereka dengan Keluarganya.
Pada saat didalam Dunia Gunung Magnetik Yuan, Lan Xun tidak pernah keluar dari ruangannya dan sibuk berkultivasi. Jika dia tahu Orang Tua Shen Yu berada disana, dia akan pergi dan menyembah mereka dengan hormat.
Shen Yu bangun dan mengenakan pakaiannya, Ruo membantunya menyisir rambutnya dan yang lainya sibuk merapikan diri mereka sendiri.
Mengeluarkan Gunung Magnetik Yuan dan segera Shen Yu masuk kedalamnya meninggalkan mereka semua. Shen Yu tidak mengerti apa yang sebenarnya Wanita-Wanita itu khawatirkan, dia sama sekali tidak peduli dan mulai mencari keberadaan mereka.
__ADS_1
Senyum muncul diwajahnya dan dia melihat Ibu dan kedua Pamannya sedang mengobrol dengan Kuan Bo. Yang paling Shen Yu nantikan adalah mengetahui perkembangan dari Menara Hukum yang dibuat Kuan Bo.
Shen Yu muncul didekat mereka, ketika Shen Qing melihat Shen Yu dengan cepat dia melesat dan menendang perutnya. Shen Yu meringkuk ditanah dan tidak berani meremehkan kekuatan dari Seorang Ibu.
"Ugh... Ibu... apa yang sebenarnya kau lakukan, kenapa kau begitu kejam !" Shen Yu memegang perutnya dan meringkuk ditanah.
"Huh... sudah bertahun-tahun kau tidak menemui Ibu. Darimana sebenarnya kau pergi !" Shen Qing terlihat sangat kesal.
"Bertahun-tahun ? Ibu yang benar saja... Ibu berada di Altar Waktu dan Waktu disana memang diperlambat. Ibu memang merasa sudah bertahun-tahun terlewati, tetapi aku tidak merasakan selama itu." Shen Yu terlihat sangat kesal dan entah kenapa dia merasa dipermainkan.
Shen Qing membuka matanya dan mengusap kepalanya, "Benar juga... hehehe... maaf, Ibu sudah salah sangka. Anakku yang baik... ada apa kau menemuiku, apakah ada sesuatu yang kau perlukan dari kami ?"
Kuan Bo, Wusheng dan Guanshi menertawakan Shen Yu. Mereka berdua sudah merasakan hal sama seperti Shen Yu alami, sikap Shen Qing memang seperti bocah tetapi ketika menyangkut dalam Kultivasi. Shen Qing akan menjadi orang yang sangat pintar.
"Apakah kau ingin berjalan-jalan dengan Ibu dan Pamanmu. Tenang saja Ibu akan menemanimu." Shen Qing setuju untuk keluar.
"Aku juga ingin keluar... sesekali aku harus menenangkan pikiranku dan merasakan udara diluar." Kuan Bo juga ingin pergi.
Wusheng dan Guanshi mengangguk setuju dengan permintaan Shen Yu, mereka tidak perlu khawatir dengan latihan mereka. Saat ini mereka sudah memulihkan kekuatan mereka sampai Tingkat Virtual, Sumber Daya ditempat ini juga sangat banyak. Jadi mereka tidak keberatan untuk sesekali bersenang-senang.
"Hehehe... Ibu aku ingin memperkenalkanmu kepada Istri-Istriku. Mereka ingin mengajak Ibu keluar dan berjalan-jalan !" Shen Yu berkata dengan cemas.
__ADS_1
"Istri ?" Shen Qing mengerutkan keningnya dan berkata, "Bawa aku keluar... aku ingin melihat Istrimu !"
Shen Yu melambaikan tangannya dan mengirim mereka bertiga keluar, dia ingin berbicara sesuatu kepada Kuan Bo terlebih dahulu.
"Bagaimana proses pembuatan Menara Hukum ?" Shen Yu bertanya dengan santai.
"Tuan Muda tidak perlu khawatir... 5 Menara sudah jadi. Sisanya masih menyusul Hukum Cahaya dan Kegelapan itu cukup rumit, aku harus sedikit berhati-hati." Kuan Bo berkata dengan percaya diri.
"Baiklah... ayo kita keluar !" Shen Yu melambaikan tangannya dan membawa Kuan Bo keluar.
Tie San dan Serigala Salju juga ikut bersama dengan mereka. Mereka muncul didalam ruangan, tetapi ruangan itu terlihat sangat sepi.
Shen Yu melihat kebawah dan melihat Shen Qing bersama dengan kedua Pamannya sedang mengobrol. Serigala Salju melompat kearah Lan Xun dan merasa sangat senang. Tie San pergi kearah Ruo dan mengalungi tubuhnya, ini adalah kali pertama Tie San melihat tubuh fisik Ruo dan dia sangat mengenal Auranya.
Shen Qing melambaikan tangannya kearah Shen Yu dan memintanya untuk turun dan bergabung bersama mereka.
"Bocah aku tidak tahu kalau nafsumu sangat besar !" Shen Qing cukup senang melihat keempat Wanita Shen Yu, "Lihatlah... mereka sangat cantik dan menawan. Bahkan kedua Pamanmu sangat iri kepadamu."
"Kami tidak bisa dibandingkan dengan Ibu dalam hal itu." Fei Si berkata dengan sopan.
"Gadis baik... kalau Putraku itu nakal, kalian hanya perlu menendang perutnya dengan keras." Shen Qing sedikit menggoda Shen Yu.
__ADS_1
Shen Yu tersenyum pahit dan diam disamping Pamannya. Wanita itu terlalu merepotkan, Shen Yu tidak tahu bagaimana cara Ayahnya dapat memenangkan hati Ibunya yang aneh.