
Qing Hua tersenyum dan berkata, "Benarkah... maka aku akan segera melakukannya !"
"Baiklah... kalau begitu aku pergi keluar terlebih dahulu." Shen Yu mengusap wajah Qing Hua dan mencium pipinya dengan lembut.
Qing Hua sangat senang dengan hal ini dan tidak sabar untuk melihat hadiah Shen Yu untuknya, Tian Bai dan Zong Xue mengalihkan pandangannya dan tidak berani mengganggu kesenangan Qing Hua.
Sosok Qing Hua hanya bisa digambarkan sebagai keindahan yang luar biasa. Tetapi Zong Xue sangat paham dengan Qing Hua karena sempat berurusan dengannya sebelum menjadi Budak Shen Yu.
Wanita yang memiliki kecantikan yang tak tertandingi ini sebenarnya memiliki sifat yang kejam dan tidak mengenal kata ampun. Sifatnya kali ini hanya ditunjukan kepada Shen Yu dan jika itu orang lain maka dia tidak akan segan-segan membunuhnya.
Shen Yu memberikan Cincin Ruang kepada Qing Hua dan menghilang dari tempatnya. Qing Hua menatap mereka berdua dengan tajam, "Apa yang kalian lihat !"
"Kami tidak melihat apapun !" Teriak mereka berdua dengan panik.
Membuat marah Kultivator Tahap Akhir Tingkat Dewa bukanlah sebuah tindakan yang bijak, lebih baik mereka tetap tutup mulut dan tidak melanggar garis batas kesopanan.
Qing Hua mengeluarkan Botol Giok dan melemparkannya kepada Zong Xue, "Masuklah kesana dan segera berlatih, jika kau berani untuk bermalas-malasan maka aku akan mematahkan satu persatu tulang ditubuhmu dan itu akan menjadi akhir bagimu !"
Zong Xue sedikit gemetar dan mengambil Botol Giok yang berisi Pil Roh, "Saya tidak akan mengecewakan Nyonya !"
__ADS_1
Segera dia berlari dan masuk kedalam Altar Waktu untuk berlatih. Tian Bai menelan ludahnya dan dia tidak tahu latihan macam apa yang akan dijalaninya.
"Untukmu aku memiliki metode yang lebih baik... yaitu pertarungan secara langsung denganku !" Qing Hua muncul didepan Tian Bai dan memukul dadanya dengan keras.
Gelombang Aura yang kuat menyebar seperti sebuah badai dan membuat Tian Bai terpental sampai 1 km kebelakang. Darah segar mengalir dari mulutnya dan dia cukup terkejut dengan serangan tiba-tiba yang dilakukan Qing Hua.
"Kau tidak membutuhkan Pil Roh apapun untuk membantumu menerobos, jadi semua itu akan tergantung pada dirimu sendiri dalam pemahaman Misteri Tahap Menengah Tingkat Dewa. Jika kau tidak berhasil maka kau hanya akan menjadi samsak tinju untukku, jangan berharap lebih karena aku tidak akan berhenti sampai kau bisa memahaminya !" Qing Hua berkata dengan dingin.
Tian Bai mengangguk dan matanya dipenuhi tekad yang besar, ini adalah kesempatan yang bagus untuk dirinya. Jadi walaupun tubuhnya hancur maka tidak masalah selama dia mendapatkan kekuatan.
Qing Hua membentuk Segel ditangannya dan Qi Monster meledak dengan gila. Prestise Dewa milik Qing Hua menyebar dan menekan Tian Bai secara paksa.
Ular Air itu berukuran sangat besar dan melesat keatas langit, aura yang dikeluarkannya menyamai seorang Kultivator Tahap Menengah Tingkat Dewa dan Qing Hua sudah cukup menahan dirinya.
Qing Hua melambaikan tangannya dan Ular itu melesat kearah Tian Bai dengan membuka mulutnya. Melihat hal ini Tian Bai menjadi sedikit panik, segera dia menghindar dari terkaman mulut Ular Air dengan kecepatannya.
Tetapi Qing Hua tidak membiarkannya begitu saja dan ekor Ular Air itu mulai berayun kearah Tian Bai.
Tian Bai mengerutkan keningnya dan menciptakan Pelindung yang terbuat dari Qi Pedang, tetapi dibawah kekuatan yang luar biasa Ekor Ular itu menghancurkannya dengan mudah dan menghantam Tian Bai.
__ADS_1
*Bang.*
Tian Bai jatuh seperti sebuah meteor dan menghantam tanah dengan keras, seteguk darah keluar dari mulutnya dan hal ini membuatnya sangat kesal.
Qing Hua hanya duduk ditanah dan memainkan tangannya, melawan Tian Bai bukanlah sesuatu yang sulit baginya. Hanya memadatkan sedikit kekuatan Hukum miliknya maka dirinya tidak akan mampu bergerak.
Baginya hal ini sama saja melawan seorang Bocah yang baru belajar untuk berjalan, merasakan hal ini Tian Bai sedikit tidak senang tapi dia sadar kalau Qing Hua sudah menahan diri untuk tidak membunuhnya.
Jika Qing meningkatkan sedikit kekuatannya maka Tian Bai tidak akan mampu menahan satu serangannya. Ular Air itu kembali melesat kearah Tian Bai dan memberikan serangan terus menerus tanpa jeda sedikitpun.
Saat ini Tian Bai hanya mampu bertahan dan perlahan menyesuaikan pemahamannya akan kekuatan yang ada didepannya. Prestise Dewa Qing Hua menekannya secara penuh dan hal ini membatasi pergerakannya.
Didalam Altar Waktu Zong Xue mendengar keributan ini, ketika Kesadaran Ilahi miliknya keluar dan berniat memeriksa keadaan diluar. Kesadaran Ilahinya menabrak sebuah dinding yang tidak terlihat dan mengerikan.
Aliran Waktu didalam Altar jauh lebih cepat dan hal ini menciptakan Penghalang yang tidak mungkin dapat bisa ditembus.
"Saudaraku... Wanita itu sangat kejam dan berbahaya, semoga kau masih hidup ketika dilatihnya secara langsung !" Zong Xue berkata dengan ringan dan merasa kasihan dengan nasib Tian Bai.
Tapi apa yang tidak dia ketahui adalah pada waktunya tiba dia akan mengalami giliran yang sama seperti Tian Bai, Qing Hua adalah Ras Monster yang terbiasa hidup dengan keras.
__ADS_1
Dimatanya kekuatan adalah yang utama dan yang lemah tidak memiliki hak untuk mengeluh atau berbicara kepadanya. Jadi hal ini cukup menghibur baginya setelah beberapa ribu tahun terisolasi dan didalam Dunia itu.