Dunia Kultivasi

Dunia Kultivasi
Bab 480 - Masuk


__ADS_3

"Yu Rou... kita datang kemari untuk tidak membuat masalah, selesaikan urusanmu nanti dan jangan membuat musuh yang tidak perlu !" Han Cuyin memberikan peringatan kepada Tang Yu Rou.


Tang Yu Rou mengepalkan tanganya dan terlihat sangat kesal. Ayah mereka memang memiliki banyak Istri dan dirinya bukanlah Saudara Kandung dari Han Sao.


Tang Yu Rou mewarisi Marga Tang yang merupakan langsung dari keluarga Ayahnya. Hubunganya dengan Keluarga Han tidak terlalu akrab terutama Han Cuyin, hal ini merupakan hal yang biasa baginya mengingat Keluarga Han ingin Han Sao menjadi Kaisar Dinasti Besar Tang.


Wajar saja kalau Han Cuyin sangat mewaspadai dirinya untuk keselamatan Han Sao, walaupun begitu hubunganya dengan Han Sao sama sekali tidak ada konflik.


"Kalian semua mari satukan kekuatan kita dan segera Bukan Makam Kaisar, aku sudah tidak sabar untuk masuk kedalam !" Teriak Tetua Wen dengan keras.


Semua orang mengangguk dan memobilisasi Qi mereka, mereka semua menembak kerah depan dan Gelombang Qi yang kuat menabrak Ruang Hampa.


Setelah beberapa waktu pusaran hitam muncul dan ini adalah pintu masuk kedalam Makam Kaisar, Shen Yu baru tahu hal ini dan sangat penasaran dengan apa yang ada didalamnya.


Satu persatu masuk kedalam pusaran itu dan Tian Bai melihat kearah Shen Yu, "Kali ini aku akan mengandalkanmu, semoga kau tidak mengecewakanku nanti !"


Shen Yu mengangkat bahunya dengan santai dan tidak terlalu peduli dengan hal ini, tetapi dia merasakan sesuatu yang aneh didalam hatinya. Seolah ada perasaan Nostalgia yang tiba-tiba menyelimuti hatinya.

__ADS_1


Tian Bai segera menggerakan Kapalnya dan masuk kedalam Pusaran, Aliran Ruang yang kacau dirasakan oleh Shen Yu dan memberikanya sedikit manfaat.


Setelah beberapa waktu akhirnya mereka melihat sebuah cahaya dan keluar dari Pusaran Ruang, menurut Shen Yu hal ini hampir mirip dengan koridor Ruang yang diciptakan dengan paksa.


Shen Yu melihat sekelilingnya dan melihat pemandangan yang luar biasa, sesuai dengan perkataan dari Tian Bai. Aliran Ruang ditempat ini sangat menakutkan, jika dia melihat lebih jauh maka akan banyak Retakan Ruang yang sangat besar.


Semua orang terlihat sangat mual setelah melewati Pusaran Ruang, tetapi berbeda dengan Shen Yu. Hal ini merupakan sesuatu yang sudah biasa baginya, penguasaan dalam Hukum Ruang Hampa membantunya untuk melewati efek samping semacam ini.


"Sepertinya kau sangat ahli dalam bidang ini, dari mana kau mempelajarinya ?" Tian Bai melihat kearah Shen Yu yang terlihat baik-baik saja.


"Anda tidak memiliki kelayakan untuk mengetahui siapa Masterku, yang perlu Anda tahu adalah tempat ini adalah Taman Bermain bagiku." Shen Yu berkata dengan percaya diri.


Shen Yu melihat sekitarnya dan tidak sabar untuk pergi, "Bagaimana... apakah kita akan pergi sekarang atau nanti !"


*Boom.*


Ledakan terdengar sangat keras dan salah seorang Kultivator Tingkat Dewa berlari kearah Shen Yu dan Tian Bai. Pria itu bernama Bu Liang dan berasal dari Perompak Langit, pakaianya terlihat berantakan dan dibelakangnya dia dikejar oleh ribuan Serangga Pemakan Jiwa.

__ADS_1


"Saudaraku... tolong bantu aku menyingkirkan hama ini ?" Bu Liang berkata dengan panik dan berlari kearah Shen Yu dan Tian Bai.


"Sialan... jika kau ingin mati maka matilah sendiri !" Tian Bai berkata dengan kesal dan membawa Shen Yu lari.


Serangga Pemakan Jiwa memang tidak terlalu kuat tetapi sangat berbahaya jika berkumpul dalam jumlah yang besar. Bahkan Kultivator Tahap Menengah Tingkat Dewa tidak akan memiliki keberanian untuk melawanya secara langsung.


"Jika kalian tidak ingin membantu maka tetaplah ditempat ini dan tahan mereka untukku." Bu Liang mengeluarkan Pedang miliknya dan Qi Pedang melesat kearah Tian Bai.


Shen Yu melihat Qi Pedang yang bergerak kearahnya dan membalasnya dengan Qi Pedang Bulan, tapi perbedaan Tingkat menjadi keterbatasan Shen Yu dan membuat mereka berdua terlempar ketanah.


Bu Liang segera mempercepat gerakanya dan melesat lurus kedepan, Shen Yu menatapnya dengan kebencian dan Tian Bai merasa sangat marah.


"Nak... kita harus berpencar untuk melewati masalah ini, aku yakin kau memiliki cara untuk lolos dan aku juga akan memikirkan cara. Pergilah pusat daratan dan kita akan bertemu lagi disana !" Tian Bai memberikan arahanya dan percaya kalau Shen Yu akan mampu menjaga dirinya sendiri.


"Baiklah." Shen Yu menyetujuinya dan segera terbang kearah yang berlawanan.


Sejak awal hal ini juga merupakan keberuntungan untuk lepas dari pengawasan Tian Bai, Shen Yu tidak ingin diawasi oleh orang lain dan lebih suka untuk bergerak sendiri.

__ADS_1


Menyingkirkan Serangga Pemakan Jiwa bukan masalah besar untuknya, jadi dia dengan cepat menyetujui perintah dari Tian Bai.


"Tunggu saja kau Bajingan... jika Tuan Muda ini bertemu denganmu maka kau akan berakhir buruk nanti !" Shen Yu mengutuk Bu Liang dan tidak terima dijadikan sebagai umpan untuknya melarikan diri.


__ADS_2