Dunia Kultivasi

Dunia Kultivasi
Bab 376 - Pertarungan Suami dan Istri


__ADS_3

"Jika kau bertarung denganya... menurutmu apakah ada peluang untuk menang ?" Lan Xun bertanya dengan cemas.


"Suamimu ini tidak akan pernah kalah, jadi jangan cemaskan hal-hal kecil. Aku hanya butuh sedikit waktu untuk meningkatkan Kultivasiku dan membunuhnya akan semudah menginjak seekor semut." Shen Yu berkata dengan percaya diri.


Sebenarnya dia sendiri tidak memiliki keyakinan penuh untuk menang, Yin Leng adalah Keturunan Dewa Iblis Besar. Menurut Ibunya kekuatan dari garis keturunan ini sangatlah luar biasa.


Jika melihat dari presetasi kemenangan Shen Yu, setidaknya 40 persen dia akan menang. Walaupun Shen Yu menyembunyikan semuanya sampai akhir, bukan berarti Musuh juga tidak melakukan hal yang sama.


Shen Yu memang bisa membunuh Kultivator diatas Tingkatanya, tapi kasusnya dengan Yin Leng sangat berbeda. Alasanya adalah karena mereka berdua sama-sama memiliki Seni Beladiri yang sudah diluar akal sehat Dunia ini, lebih baik dia berbohong kepada Lan Xun dan membuatnya tidak khawatir akan keselamatanya.


"Aku tahu kau itu sangat kuat... tetapi tetaplah berhati-hati dan jangan terlalu sombong." Lan Xun memutuskan untuk mempercayai Shen Yu dan memeluknya dengan erat.


Shen Yu mengusap punggung Lan Xun dengan tenang betkata, "Aku mengerti... bagaimana jika setelah ini kalian berempat ikut denganku, aku ingin menjelajahi Dunia yang Misterius dan memeriksanya. Apakah kau tertarik ?"


"Aku akan pergi... disini sangat membosankan dan sesekali kita harus pergi berjalan-jalan." Lan Xun berkata dengan semangat.


"Kalau begitu bangun dan beritahu yang lainya !" Shen Yu duduk dengan santai.


Lan Xun berdiri dan mengambil sebaskom air, dia membasuh seluruh tubuh Shen Yu dan membersihkan dirinya sendiri.


"Ngomong-ngomong apa yang ingin kau lakukan dengan Menara Bakat ?" Lan Xun merias dirinya di cermin dan bertanya dengan penasaran.

__ADS_1


"Biarkan mereka menggunakanya dan yang lebih penting, aku akan menggunakanya terlebih dahulu. Aku dan Fei Si belum sempat menggunakanya, jadi aku sedikit penasaran dengan apa yang akan aku dapatkan !" Shen Yu berkata dengan jujur.


"Yah... aku dulu mendapatkan Teknik Pedang Emosi. Aku sempat mempelajarinya dan itu sangatlah hebat !" Lan Xun berkata dengan jujur.


"Kebetulan sekali... aku juga seorang Sword Master. Bagaimana jika aku melihatnya dan mengajarimu Niat Pedang ?" Shen Yu berniat untuk sedikit mengajari Lan Xun dan melihat Teknik Pedang Emosi.


"Oke... jika Kakak yang manis ini kalah, hadiah apa yang akan kuterima ?" Lan Xun sedikit memancing Shen Yu.


"Apapun yang kau inginkan." Shen Yu tersenyum dan berkata, "Tapi... jika kalah kau juga harus melakukan semua perintahku dan tidak boleh mengeluh."


"Bagaimana aturanya ?" Lan Xun dengan cepat menyetujuinya.


"Oke... ayo kita pergi ke arena." Lan Xun memakai pakaianya dengan senyum yang bahagia.


Shen Yu Merobek Ruang Hampa dan muncul ditengah Arena milik Istana Jiwa Bintang. Dusana ada beberapa orang yang ingin bertarung, tetapi Shen Yu meminta mereka turun dan menunggunya selesai.


Mereka semua sama sekali tidak keberatan dan merasa sangat bersemangat melihat pertarungan Shen Yu. Berita ini menyebar dengan cepat dan hampir setengah anggota dari Istana Jiwa Bintang datang melihat ini, termasuk para Tetua itu sendiri.


Lan Xun mengeluarkan Pedang miliknya dan Aura dingin menyebar dengan cepat. Shen Yu memadatkan Niat Pedang miliknya dan membentuk sebuah Pedang.


"Majulah !" Shen Yu meminta Lan Xun untuk menyerang.

__ADS_1


Aura Dingin meledak dan Lan Xun terbang kearah Shen Yu dengen tusukan yang terlihat kuat. Shen Yu tersenyum dan menengkisnya dengan Badan Pedang miliknya.


Lan Xun memutar tubuhnya dan menebas kearah Shen Yu dengan momentum yang mengerikan. Tetapi Shen Yu dengan mudah menangkisnya seolah serangan Lan Xun bukanlah masalah yang besar.


Lan Xun terus menerus menebas Shen Yu dengan gila, tetapi gerakan pertahanan milik Shen Yu sangat sempurna dan Lan Xun mulai sedikit kelelahan.n


*Klang... Klang... Klang...*


"Gadis kecil... untuk memahami Niat Pedang kau harus tenang tapi mematikan, jika kau memiliki kegelisahan akan sulit untuk memunculkan Niat Pedang. Jadi aku akan sedikit keras padamu kali ini !" Shen Yu tersenyum dan momentumnya berubah dengan cepat.


Semua orang akhirnya mengerti kalau ini bukanlah pertengkaran diantara mereka, Shen Yu hanya sedikit mengajari Lan Xun tentang Niat Pedang. Jadi semua orang tidak akan mau melewatkan kesempatan ini untuk mendapat pengajaran langsung dari Shen Yu.


Setelah beradu beberapa puluh gerakan, Shen Yu dengan cepat mengubah gerakanya dari bertahan menjadi serangan. Lan Xun menyipitkan matanya dan Gerakanya didorong kebelakang oleh Shen Yu.


Tetapi semangat juangnya masih sangat tinggi dan senyum yang indah tercetak disudut mulutnya. Lan Xun sangat menyukai hal ini dan entah kenapa dia merasa ada sesuatu yang ada didalam dirinya ingin keluar.


Shen Yu menyipitkan matanya dan merasakan Tekanan Jiwa yang kuat dari tubuh Lan Xun, Yin Qi mulai berkumpul didalam dirinya dan ekspresi Lan Xun menjadi lebih bermartabat.


Tatapanya kosong seolah wanita yang ada didepanya ini bukan Lan Xun, Gelombang Aura meledak dari tubuh Lan Xun dan mendorong Shen Yu kebelakang.


Dibelakangnya muncul bayangan Wanita cantik yang sangat besar, sosoknya memakai sebuah Mahkota dan Pedang ditanganya memancarkan Aura yang luar biasa.

__ADS_1


__ADS_2