
Shen Yu dan Ruo sudah menunggu untuk waktu yang cukup lama. Tetapi mereka tidak peduli dan mengisi waktu mereka dengan mengobrol dengan santai.
"Saudara Shen !" Teriak salah seorang yang berada dilantai dua.
Shen Yu menoleh kesumber suara dan melihat Jun Yang yang berlari kearahnya. Jun Yang terlihat senang melihat Shen Yu dan memberi hormat.
"Saudara Jun tidak perlu terlalu sopan, bisakah kau tidak mengatakan apapun tentang identitasku karena aku tidak ingin terlalu mencolok !" Shen Yu sedikit memberikan peringatan.
"Saudara Shen tidak perlu khawatir, mulutku akan tertutup dengan rapat !" Jun Yang sedikit memperhatikan Ruo dan berkata, "Salam kenal Nona... saya adalah Jun Yang, kenalan dari Saudara Shen. Kalau boleh tahu siapa nama Nona ?"
"Nama saya Ruo... senang berkenalan dengan Tuan Jun Yang." Ruo tersenyum dan berkata dengan pelan.
Wajah Jun Yang menjadi merah, dia berfikir kalau Ruo ini adalah keindahan yang sangat luar biasa. Jun Yang benar-benar iri dengan Shen Yu yang memiliki keindahan seperti ini disisinya.
"Lalu apa yang dilakukan Saudara Shen dan Nona Ruo di Paviliun Harta Karun, apakah Saudara Shen ingin mengikuti Judi Batu !" Jun Yang sedikit penasaran dengan apa yang ingin dilakukan Shen Yu.
"Apakah ada sesuatu yang spesial tentang Judi Batu ini ?" Shen Yu bertanya dengan santai.
"Saudara Shen sepertinya baru mendengar ini, Batu yang dijual ditempat ini semuanya berasal dari reruntuhan kuno. Terakhir kali seseorang sangat beruntung mendapatkan Artifak Tingkat Penciptaan dan dibeli dengan harga yang cukup mahal." Jun Yang berkata dengan jujur.
"Sebenarnya aku tidak suka berjudi." Shen Yu menyentuh dagunya, "Tetapi aku suka menang. Setelah ini aku akan mencobanya !"
Jun Yang tersenyum dengan paksa dan berfikir, (Memangnya hanya kau yang suka menang.)
Ruo tertawa melihat tingkah laku Shen Yu, baru kali ini dia melihat Shen Yu bercanda dengan santai. Biasanya Shen Yu selalu serius dan terlihat kaku, hal ini membuat Ruo lega.
__ADS_1
Seorang Pelayan dan Lelaki Tua berjalan kearah Shen Yu. Lelaki Tua itu adalah Manager di tempat ini.
"Tuan Muda maafkan saya karena telah membuat Anda menunggu. Ini adalah Manager ditempat ini !" Pelayan itu berkata dengan sopan.
"Tidak masalah !" Shen Yu melihat kearah Manager dan berkata, "Berapa banyak Giok Energi Murni yang Anda miliki ?"
"Nak... Berapa banyak uang yang kau miliki ?" Manager itu bertanya dengan dingin dan berfikir Shen Yu bermaksud untuk membodohinya.
Shen Yu sedikit kesal dengan sikap Manager dan berkata, "Cukup banyak... bahkan jika kau menjual Paviliun Harta Karun milikmu, aku masih sanggup untuk membayarnya ?"
"Nak... apa kau tahu... perkataanmu itu sama saja dengan menggali kuburanmu sendiri !" Manager itu sedikit marah dan Aura membunuh keluar dari tubuhnya.
"Hahaha... Manager sepertimu memangnya apa yang bisa kau lakukan. Bahkan Wu Zong tidak memiliki keberanian berbicara seperti itu kepadaku !" Shen Yu tertawa dengan gila.
Manager itu menyipitkan matanya dan berkata, "Apakah maksudmu Wakil Pemimpin Wu Zong dari Serikat Perdagangan ?"
Ruo tertawa dengan manis dan Jun Yang sedikit kesal dengan pernyataan Shen Yu yang tidak tahu malu. Tetapi dengan identitas, tidak mungkin Shen Yu membual tentang Wu Zong yang merupakan Wakil Pemimpin dari Serikat Perdagangan.
"Kalau boleh tahu siapa Anda sebenarnya ?" Manager tidak berani mengambil resiko dan menyinggung orang yang memiliki hubungan dengan atasannya.
Shen Yu mengeluarkan Token yang sebelumnya diberikan oleh Wu Zong dan menunjukkannya. Manager itu sangat terkejut melihat Shen Yu memiliki Token Tamu dari Serikat Perdagangan.
"Maafkan saya Tuan Muda... Orang Tua ini benar-benar buta dan tidak bisa melihat pahlawan !" Manager itu menundukkan kepalanya dan meminta maaf.
Jika kondisi ini diketahui oleh orang-orang Seikat Perdagangan kalau dia berani bersikap tidak sopan kepada Tamu Penting, hidupnya mungkin akan berakhir.
__ADS_1
"Lupakan... apa yang aku minta segera kumpulkan. Aku tidak ingin membuang waktuku !" Shen Yu tidak ingin memperpanjang.
"Ya... ya... saya akan segera mengumpulkan semuanya untuk Anda." Manager berkata dengan gugup dan melihat Pelayan, "Kamu layani Tuan Muda ini dengan baik !"
Pelayan itu mengangguk dengan patuh dan Manager pamit pergi dari tempat itu, segera dia berniat mengumpulkan pesanan Shen Yu.
Jun Yang hanya bisa menggelengkan kepalanya, Shen Yu ini terlalu luar biasa. Bahkan Manager yang selalu sombong tidak bisa berkutik didepanya.
"Saudara Jun... bagaimana jika sekarang kita pergi ketempat Perjudian Batu !" Shen Yu berkata dengan santai.
"Baik... Saudara Shen... Nona Ruo mari ikuti saya ?" Jun Yang menunjukan jalan.
Shen Yu dan Ruo mengikuti Jun Yang menaiki tangga. Tempat Perjudian Batu berada dilantai empat, Jun Yang sendiri sering datang ke Paviliun Harta. Jadi dia sangat hafal tentang lokasi dari semua tempat.
"Hahaha... Aku beruntung !" Teriak salah seorang yang memegang Manik berwarna merah muda.
Shen Yu memperhatikan Manik itu dan menghela nafas. Ruo tidak tahu apa yang sedang dipikirkan Shen Yu.
"Ada apa Tuan Muda ?" Ruo bertanya kepada Shen Yu.
"Tidak apa-apa... Aku hanya menyayangkan kalau Manik Pesona itu adalah barang rusak." Shen Yu berkata dengan jujur.
Jun Yang mendengarkan komentar Shen Yu dan memperhatikan Manik Pesona dengan cermat. Tetapi dia tidak menemukan sesuatu yang salah tentang Manik Pesona itu.
Setelah beberapa Pria itu memasukan Qi miliknya kedalam Manik Pesona. Aroma yang wangi menyebar ke semua tempat, Pria itu tersenyum dengan bangga.
__ADS_1
"Hei... bisakah aku membeli Manik Pesona itu ?" Kata salah seorang laki-laki dengan pakaian yang cukup mewah.