ENDING LOVE

ENDING LOVE
BAB 10


__ADS_3

Bruuk..   


"Aduh, sorry-sorry nggak sengaja" kataku sambil memegangi lengannya 


"Chloe.. Kamu ke kampus hari ini?" tanya nya


"Oo Kak Dedi, ha..hai. Sorry kak" ucapku ke Kak Dedi


"Nggak apa-apa Chloe. Oh iya aku kesana dulu yaa." dia beranjak pergi sambil tersenyum


"Lo kenal sama dia?" tanya Nita


"Baru kenal kemarin, kenapa?"


"Gue saranin lo jangan deket-deket dia deh, gue denger dari kakak gue dia udah punya gebetan, cantik , langsing lagi. Gue juga denger pacarnya itu geng yang populer gitu." jelas Nita


"Haha, geng? Udah kayak gengnya si Tina aja. Gue nggak ada apa-apa sama dia Nit." jawabku


"Yakin? Dia yang ada apa-apa sama lo, lo nggak liat tatapannya seneng banget liat lo ke kampus?"


"Udah ah, yuk masuk dulu. "

__ADS_1


Kami pun segera masuk ke dalam ruangan pendaftaran, tanpa sepengetahuan ku ada yang sedari tadi melihatku dan terus memperhatikan ku. Kurang lebih 20 menit kami sudah menyelesaikan semuanya, dan menuju ke kantin kampus karena Sisil dan Nita belum sarapan. Entah memang jodoh atau apa, aku bertemu Kak Dedi lagi. Dia sedang duduk berdua dengan wanita yang aku lihat tdi sedang berboncengan dengannya. 


Kak Dedi tersenyum kepadaku, aku hanya membalas dengan senyuman seadanya. Kami memilih tempat yang sedikit jauh dari meja Kak Dedi. Sisil dan Nita tidak tahu bahwa ada Kak Dedi disana, mereka menurut saja ketika aku menyeret tangan mereka memilih tempat sedikit jauh.


"Kamu dari tadi lihatin anak baru itu, kamu kenal dia?" tanya wanita itu sambil mengunyah makanan 


"Beebb, aku ngomong sama kamu. " teriak wanita itu kesal kepada Kak Dedi


"Eeh I..Iyaa sayang, kamu ngomong apa tadi?" jawab Kak Dedi


"Kamu suka ya sama cewek tadi? Dari tadi lihatin nggak kedip. Nggak perih tuh mata?" ucapnya sebal dengan suara yang dapat terdengar sama-samar olehku


"Aduh, bisa nggak sih jangan teriak-teriak. Malu tahu."


Wanita itu melewatiku dengan tatapan yang sinis. Lain dengan Kak Dedi yang masih sempat-sempatnya melemparkan senyum kepadaku. Aku penasaran siapa sebenarnya wanita itu, apa yang dibilang Nita benar?


Setelah 2 jam an kami di kantin kampus, akhirnya Sisil pun mengajak pulang. Aku pun segera menghubungi supirku untuk menjemput kami kembali.


2 tahun kemudian........  


Waktu berjalan begitu cepat, aku merasa tak ada yang berubah di dalam hidupku semenjak aku putus dengan Dewa, laki-laki yang begitu aku cintai. Bahkan aku tidak tahu kabarnya sampai sekarang, ingin rasanya aku menghubunginya namun aku takut menyakiti diriku sendiri nantinya.

__ADS_1


Aku pun sudah berusaha untuk mencari pengganti Dewa, yang jelas bukan Kak Dedi yang masih berpacaran dengan Kak Mia yang 1 angkatan dengannya. Kak Mia adalah kakak kandung Tina ketua geng populer di SMA ku dulu. Aku baru tahu setelah aku kuliah baru 1 tahun disini.


Kak Mia dan Tina mendatangiku dan mencaci ku karena dia berpikir aku akan merebut Kak Dedi darinya. Bagaimana mereka tidak melabrak ku , Kak Dedi terus saja mendekatiku.


Hari ini aku sengaja keluar sendiri ke sebuah cafe dekat rumahku. Aku sengaja tidak mengajak Sisil dan Nita.


Aku sengaja berangkat sedikit sore sekitar pukul 4 sore. Aku pun segera memesan minum .


Sekitar 5 menit pesananku datang, saat sedang damai nya sendiri seorang pria datang ke mejaku


"Hai.. boleh aku duduk disini?" Tanya pria itu tiba-tiba


"Eeh, boleh mas duduk aja. " jawabku. Pria itu bertubuh tinggi, berotot, sedikit brewokan, dan satu lagi dia tampan. Bahkan lebih tampan dari Kak Dedi.


"Kamu sendirian?" Dan aku hanya menjawab dengan anggukan.


"Oh iya namaku Adit, Aditya Saputra" ucapnya sambil mengulurkan tangannya ke arahku.


"Oh iya, namaku Chloe mas. Evita Chloe Diana. " dia terus menatapku dengan sesekali tersenyum


"Kamu keturunan bule yaa? Nama kamu bagus . "

__ADS_1


"Ah bukan, Mama aku emang suka nonton film-film barat, mungkin dia terispirasi dari sana." Jawabku asal.


Kami terus mengobrol, saling tanya jawab mengenai kehidupan masing-masing. Tanpa terasa waktu sudah pukul 7 malam.


__ADS_2