ENDING LOVE

ENDING LOVE
BAB 93


__ADS_3

Terlihat dibawah sudah gelap gulita. Dan beberapa sudah mengambil posisi untuk bersembunyi. Tak lama terdengar suara mobil Adit. Adit yang turun di ikuti Robi menjadi bingung karena rumah terlihat sepi di depan.


Ia membuka pintu utama, terlihat gelap. Robi juga bertanya-tanya dalam hatinya karena tidak biasanya rumah bosnya itu terlihat sepi.


"Maaf pak, tumben rumah Bapak sepi? Apa Ibu Chloe dan Nyonya Ajeng sedang keluar?"


"Aku juga nggak tau Rob. Tapi tadi istri saya nelpon terus nanya udah sampai mana"


"Sayang... Mami... Bik Rumi... kalian dimana?" Teriak Adit.


Kemudian suara balon meletus tepat diatas kepala Adit, dan mereka semua keluar dari persembunyian.


"Kejutan..." ucap mereka bersama-sama. Adit yang belum mengerti bahwa hari ini hari ulang tahunnya hanya mengernyitkan dahinya bingung.


Chloe berjalan dan menyanyikan lagu ulang tahun dengan membawa kue dari arah dapur, terdapat juga lilin bertuliskan "Happy Birthday 35th Aditya"


Adit sangat terkejut, bahkan ia lupa hari ulang tahunnya. Ia tersenyum, entah sedari kapan air matanya pun menetes. Ia sangat terharu melihat semuanya.


"Papa. Selamat ulang tahun. Yuda sayang Papa" Yuda berlari dan memeluk Adit

__ADS_1


"Makasih Nak. Papa juga sayang Yuda"


"Kamu yang siapin ini semua?"


"Kita semua yang siapin Mas, aku yang buat rencana. Oh ya tiup lilin dulu dong"


Suara ramai memenuhi kediaman Adit, tawa bahagia dan tangis bahagia menghampiri nya bersamaan. Adit hanya ingin meminta beberapa hal. Ia ingin sekali anak perempuan untuk menjadi bagian dari keluarganya, dan ingin selalu bisa melindungi dan mencintai Chloe juga Yuda.


Setelah Chloe mencium tangan Adit untuk mengucapkan selamat ulang tahun, kini giliran Reyhan, Dinda, Mama Riana, Papa Rudy, Mami Ajeng dan jangan lupa Tasya. Dengan percaya diri dan lucunya dia memeluk Adit sama dengan Yuda.


"Ini kado dari aku Mas. Buka dong sekarang"


Adit membuka tali pita yang mengunci kotak kecil pipih yang diberikan Chloe. Ia sangat terkejut dengan apa yang ada didalamnya. Bahkan ia tak sadar air mata nya menetes kembali.


"Coba kamu baca suratnya biar kamu percaya" jangan ditanya lagi, Adit memeluk Chloe dengan sangat erat.


"Makasih sayang, kamu udah kasih aku malaikat kedua. Aku harap dia perempuan"


"Bukan kedua Mas, tapi ini malaikat ketiga kita" tiba-tiba Adit tersadar calon anaknya yang telah tiada. Bahkan ia terus mencium perut rata Chloe.

__ADS_1


Kini mereka semua makan siang bersama, senyum bahagia tak sedikitpun hilang dari wajah Chloe.


"Oh ya, kok kalian semua kayak biasa aja waktu tau Chloe hamil?"


"Kita semua udah tau kali" jawab Reyhan dengan santainya


"Mami juga tau?"


"Mami orang pertama yang tau Mas. Waktu kamu berangkat kerja, aku beli tespack. Terus positif, karena kurang yakin aku sama Mami kerumah sakit deh"


"Jadi waktu aku ke Bandung, kamu udah hamil?" Chloe mengangguk


"Astaga sayang, tega banget nggak bilang"


"Kan aku bikin kejutan Mas"


Semua yang ada disana hanya tertawa melihat kepolosan Adit yang tidak tau apa-apa kali ini. Namun Adit sangat bahagia karena Tuhan sudah mempercayakan ia dan Chloe untuk dititipkan seorang anak.


Hari semakin sore, Reyhan, Dinda dan Tasya juga sudah pulang karena sedari tadi Denis sudah terlelap di pelukan Dinda. Mama Riana dan Papa Rudy juga memutuskan untuk ikut pulang.

__ADS_1


"Mama kenapa nggak nginep sini? Chloe masih kangen" tiba-tiba air mata Chloe menetes.


"Astaga sayang, Mama besok-besok masih bisa kesini. Jangan nangis, nanti cucu Mama ikut sedih" Chloe menghapus air matanya dan kemudian naik ke kamarnya.


__ADS_2