
Sudah sekitar 1 jam kami dijalan akhirnya kami pun sampai dirumah ku. Karena jalanan sangat macet jarak yang seharusnya di tempuh kurang lebih setengah jam, malah bertambah. Dia sangat tertegun melihat rumahku, dia melihat banyak bunga di halaman depan. Aku mempersilahkan Kak Dedi masuk, karena tidak enak sudah merepotkan.
"Kak masuk dulu." ajak ku
"Aduh untuk sekarang lagi nggak bisa, aku di tunggu Mama dirumah. Lain kali yaa" jawabnya disertai senyuman tulus.
"Oh gitu yasudah, hati-hati. Masih ingat jalannya kan?" tanyaku meyakinkan nya lagi karena aku takut dia tersesat.
"Iya ingat. Dadah.." dia melambaikan tangan sambil tersenyum.
Aku pun segera masuk ke rumah, karena sudah sangat lelah. Setelah aku masuk keadaan rumah sepi. Aku hanya melihat bibi memasak di dapur. Ternyata aku baru ingat kalau Mama Papa belum pulang karena urusan mereka yang sangat mendesak tadi.
Setelah aku berganti pakaian aku hanya berdiam di kamar dan bermain ponsel. Membuka sosmed ku sembari tiduran. Tak lama setelah aku scroll instagram ku, aku melihat foto Dewa dengan menggandeng tangan wanita lain. Mereka bergandengan dengan mesranya di foto itu. Aku tersenyum miring memikirkan betapa cepatnya dia mendapatkan penggantiku, bahkan aku saja masih sangat mencintainya sampai detik ini.
__ADS_1
Karena penasaran aku membuka akun sosmed Dewa, tak banyak foto bersama wanita itu disana, bisa disimpulkan bahwa mereka mungkin baru saja menjalin hubungan. Entahlah apa dia memang sengaja untuk membuatku cemburu atau benci kepadanya. Masih terngiang pula saat dia mengatakan akan menikahiku .
Tak terasa juga air mataku tiba-tiba menetes. Dan setelah lelah menangis aku pun memilih tidur, sembari menunggu Mama Papa datang. Jam sudah menunjukkan pukul 7 malam, aku terbangun dan langsung turun ke bawah untuk makan. Aku sangat lapar karena tadi niat ku hanya tidur sebentar, tak terasa sampai malam.
"Hai, sayang kamu baru bangun?" sapa Mama
"Iya Ma, tadi Chloe ketiduran." jawabku
"Yaudah kamu makan dulu, kalau memang masih ngantuk kamu tidur aja lagi."
Sekitar 15 menit aku pun selesai makan, dan bergegas ke atas karena aku ingin segera rebahan kembali mengingat kepalaku masih terasa berat.
Keesokan paginya tiba-tiba Sisil dan Nita datang kerumahku saat aku akan pergi ke kampus lagi untuk menyelesaikan beberapa urusan.
__ADS_1
"Tumben kalian kesini? Kemarin gue tungguin kemana aja?" tanyaku sedikit sebal karena kemarin rencananya kami akan pergi ke kampus bersama.
"Sorry-sorry, gue sma Nita udah kesana , tapi udah sekitar jam 10 an. Kita nyari lo nggak ada." jelas Sisil
"Gue udah pulang jam segitu, gue kesana terlalu pagi . Untung aja kampus udh buka, jadinya gue nggak balik." jawabku
"Kita mau kesana nih sekarang, bareng ya?"
"Yaudah yuk, gue juga mau berangkat ni. Ma Chloe berangkat yaa..." teriak ku ke Mama
"Iya hati-hati sayang."
Kami berangkat bertiga ke kampus dengan diantar oleh supirku. Jalanan hari itu sudah mulai padat. Aku hanya melihat-lihat ke samping kiri jendelaku melihat jalanan yang mulai dipenuhi dengan manusia bertujuan berbeda. Tak sengaja aku melihat motor Kak Dedi sedang melaju dengan kecepatan sedang, dia tak sendiri melainkan bersama seorang wanita. Yang sepertinya aku pernah melihatnya. Ada rasa sedikit kecewa disana, memang seharusnya aku jangan berharap dulu ke lelaki yang belum genap 24 jam mengenalku.
__ADS_1
Motor Kak Dedi pun sudah jauh mendahului mobil ku. Tak terasa kami sudah sampai di kampus. Kami berjalan bertiga menuju ruang pendaftaran karena akan menyelesaikan beberapa urusan. Sesaat aku akan memasuki ruangan tiba-tiba ada yang menabrak ku.