ENDING LOVE

ENDING LOVE
BAB 68


__ADS_3

Malam harinya Dinda dan Chloe kembali memasak untuk makan malam. Yuda dan Tasya juga sudah lapar dan menunggu di meja makan. Di meja makan pun tak ada yang berbicara sama sekali. Chloe sesekali melirik kearah Adit yang terlihat masih marah.


Reyhan yang sudah menyadari raut wajah Adit juga tak berani bertanya banyak. Ketika makan malam selesai Adit langsung menuju kamarnya.


"Akhirnya selesai juga Din, pinggangku rasanya mau patah nih" ucap Chloe setelah cucian piring dan masalah dapur selesai.


"Aku ke kamar dulu ya Chloe. Mas Rey minta kerokan dari tadi" Chloe pun mengangguk


"Mas aku pijitin ya, kamu pasti capek yaa" Chloe mencoba mencairkan suasana. Adit tak menolak, namun ia juga tak menjawab ucapan Chloe.


Tiba-tiba ponsel Adit berdering. Tertera nama Mami disana. Chloe menggoyang-goyang kan bahu Adit untuk memberi tahunya.


"Mas ini Mami nelpon"


"Angkat aja"


"Hallo Mi"


"Nak, kamu sama Adit masih berapa hari disana?" Terdengar suara Mami Ajeng sedikit panik.


"Besok sore aku sama Mas Adit udah pulang kok Mi. Emang kenapa Mi? Kok Mami kayak panik gitu."

__ADS_1


"Papi sakit Nak. Tadi dikantor Papi pingsan penyakit asmanya kumat lagi, ini Mami dirumah sakit" sudah bertahun-tahun Chloe menikah dengan Adit ia tak pernah tahu bahwa Papi Derry mempunyai penyakit asma.


"Papi punya penyakit asma Mi? Yaudah Mi besok Chloe sama Mas Adit berangkat pagi aja. Biar cepat sampai. Mami sabar ya."


"Papi kenapa?"


"Papi masuk rumah sakit Mas. Kata Mami asma nya kambuh"


"Aku bilang Reyhan dulu, kita besok berangkat pagi aja"


Niat hati ingin beristirahat, tak jadi karena malam ini Chloe harus packing baju untuk besok kembali pulang. Dan besok ia harus bangun lebih pagi karena menyiapkan sarapan sebelum berangkat.


Adit yang sedang berbaring di sebelah Chloe terbangun dan hendak membantu Chloe. Sedari tadi Adit melihat Chloe sesekali mengusap-usap perut dan punggung nya.


"Eh Mas. Nggak usah, tinggal dikit kok"


"Ini masih setumpuk gini kamu bilang dikit. Tuh pinggang kamu sakit kan."


"Nyeri dikit Mas. Kamu aja yang istirahat. Sebentar aku pijitin ya" Adit berdiri dari posisi duduknya dan berjalan memutar. Adit menggendong Chloe dan membaringkannya di tempat tidur yang Adit tiduri tadi.


Adit menarik selimut untuk menyelimuti Chloe. Dan ia melanjutkan pekerjaan Chloe. Chloe sangat terharu melihat perhatian Adit . Lelaki yang sedari tadi marah kepadanya kini telah perhatian kembali.

__ADS_1


Pukul 1 malam tiba-tiba Chloe terbangun , ia melihat Adit masih melanjutkan packing-packing.


"Mas kamu belum tidur? Sini aku yang lanjutin yaa. "


"Pinggang kamu masih sakit?"


"Hmm dikit Mas. Perutku agak sakit ni"


"Kita ke dokter ya?" Adit meninggalkan pekerjaan nya dan menggandeng Chloe untuk duduk


"Nggak apa-apa Mas. Nanti ilang sendiri kok. Kamu pasti capek. Aku yang lanjutin yaa"


"Jangan sayang kamu istirahat aja"


Tok..tok..tok... pintu kamar Adit tiba-tiba ada yang mengetuk.


"Rey ada apa? Tumben"


"Dit istri gue kontraksi. Gue mau bawa dia ke rumah sakit. Gue titip Tasya yaa. Dia masih tidur di kamar" Reyhan menjelaskan dengan nafas yang terengah-engah.


"Loh bukannya belum waktunya ya?"

__ADS_1


"Gue nggak tau, tiba-tiba perutnya mules. " Adit pun mengangguk.


__ADS_2