ENDING LOVE

ENDING LOVE
BAB 61


__ADS_3

"Mama kesini sama siapa?"


"Sama Papa tadi, tapi dia buru-buru ada urusan sama rekan bisnisnya. Nanti dia kesini kok"


"Oh ya, kenapa Dewa bisa kesini? Bukannya kamu terakhir cerita dia udah pindah ke Bandung?"


"Nggak tahu Ma, aku juga nggak habis fikir kenapa dia balik dan mau rebut aku dari Mas Adit"


"Apa kamu pindah ke luar kota aja?"


"Nggak bisa Ma, nggak segampang itu juga Mas Adit pindah tugas rumah sakit"


"Terus ? Mama takut terjadi apa-apa sama kamu , sama kandungan kamu juga"


"Mas Adit pasti bakal ngelindungin aku Ma, Mama tenang aja yaa"


Terdengar suara Yuda di depan kamar Chloe. Yuda menghampiri Chloe dengan membawa setangkai bunga mawar, ia sengaja membelinya hanya untuk menghibur Mamanya.


Tasya lah yang memberi ide , ketika Dinda sakit Tasya lah yang sering memberi bunga mawar. Anak gadis itu memang selalu memberi keceriaan. Chloe yang menerima bunga dari Yuda menciumi kening Yuda hingga Yuda kegelian.


"Makasi sayang, maafin Mama ya"

__ADS_1


"Mama nggak pernah salah, Yuda sayang Mama" Chloe pun tersenyum tersentuh


"Oh ya Mama sama Mami makan dulu yaa, bentar lagi Mas Adit balik kok"


Para ibu-ibu itu hanya menuruti kemauan Chloe. Mereka semua makan tak terkecuali Chloe. Yuda menyuapi Chloe dengan telaten. Jika sudah seperti ini Yuda sangat persis dengan Adit. Adit akan melakukan apapun demi Chloe. Bahkan nyawa akan dia berikan untuk Chloe.


Tok..tok..tok


"Kamu udah sembuh sayang?" ke empat orang yang ada diruangan Chloe membulatkan matanya ketika tahu siapa yang datang.


"De..dewa"


"Kamu ngapain disini? Belum puas kamu nyelakain menantu saya dan cucu saya?" Mami Ajeng melototi Dewa


"Dewa, asal kamu tahu Mas Adit itu lebih baik dari kamu. "


"Oh ya, buktinya kemarin dia nggak bisa lindungin kamu"


Bruk..


Adit datang dari arah pintu dan memukul keras wajah Dewa, hidung Dewa mengeluarkan darah. Namun Adit terus memukuli Dewa. Lebih tepatnya adalah mereka saling pukul hingga menyebabkan kegaduhan di ruangan Chloe.

__ADS_1


Chloe mencoba melerai, namun ego mereka berdua sudah tak bisa berdamai. Adit sangat menaruh kebencian kepada Dewa. Begitupun dengan Dewa.


"Baj*ngan, belum puas lo nyelakain istri sama anak gue"


"Chloe pantesnya sama gue, bukan sama lo"


"Kalo dia pantesnya sama lo, kenapa lo lepasin dia dulu, dasar beg*k"


"Dok, Dok sudah Dok. Ini rumah sakit, banyak pasien terganggu" 2 satpam menghampiri Adit dan Dewa untuk melerai mereka berdua


"Gue bakal berusaha buat ngedapetin Chloe lagi. Inget itu" teriak Dewa


"Br*ngsek"


Chloe mengelus punggung Adit terus menerus. Berusaha menenangkan Adit. Tak mudah menenangkan lelaki yang emosi. Namun hanya ini yang bisa Chloe lakukan.


"Mas, sabar . Kamu jangan emosi gitu"


"Kamu denger, aku nggak bakal diem aja kalau sampai dia berani ganggu atau rebut kamu lagi. Kamu cuman sama aku , selamanya jadi istri aku" jelas Adit dengan menatap tajam ke arah Chloe


"I..iya Mas" Adit memeluk erat Chloe dengan keadaan masih setengah emosi.

__ADS_1


Para ibu dan Yuda yang melihat semuanya hanya bisa diam, Yuda melihat lekat-lekat Chloe. Ia merasa kasihan dengan Mamanya, begitu tega ada seseorang yang menyakiti Mamanya dan calon Adiknya.


Yuda pun berjanji pada diri sendiri, bahwa ia akan menjaga Mama, Papa dan calon Adiknya . Ia tak akan membiarkan siapapun menyakiti atau mengganggu keluarganya.


__ADS_2