
Sore hari Chloe sudah keluar dari rumah sakit. Namun Adit tak bisa menjemput karena ia mengantarkan Mami Ajeng berbelanja keperluan acara pengajian. Akhirnya Mama Riana lah yang menjemputnya.
Sudah sejak pagi Adit memang mengatakan bahwa ia tak bisa mengantarkan pulang. Meski kecewa namun Chloe tak bisa berkata apalagi jika sudah menyangkut Mami Ajeng.
"Ma, Mas Adit belum pulang anter Mami?"
"Belum sayang, paling bentaran juga dateng. Kamu istirahat dulu aja ya"
"Chloe disini aja Ma, nunggu Mas Adit dateng"
"Tapi jangan bantu-bantu loh ya. Mama nggak mau kamu masuk rumah sakit lagi" Chloe tersenyum dan mengangguk.
Cukup lama dia menunggu Adit, sekitar 1 jam. Akhirnya ia tertidur di sofa dengan bersender di senderan sofa. Adit yang baru datang melihat istrinya menjadi terkejut kenapa istrinya menunggu di sofa bukannya di kamar. Tanpa membangunkan, Adit menggendong Chloe ke lantai atas untuk istirahat.
"Hmmm Mas. Kamu baru dateng. Aku masakin dulu ya. Kamu mau dibikinin minum apa?"
"Jangan, kamu lanjut tidur aja sayang. Aku bener-bener minta maaf nggak bisa jemput kamu tadi"
"Iya nggak apa-apa" memang terlihat kecewa dan Chloe tak bisa menyembunyikan itu.
"Aku bikinin susu ya? Kamu akhir-akhir ini jarang minum susu"
__ADS_1
"Aku bisa sendiri kok Mas. Bentaran aja, pinggang ku agak sakit"
Namun bukan malah menuruti Chloe , Adit berjalan turun untuk membuatkan Chloe susu. Adit tahu bahwa sebenarnya Chloe kecewa dengannya.
Di bawah sudah ada Mami Ajeng dan Mama Riana yang sedang memasak.
"Dit Chloe mana?" Tanya Mami Ajeng
"Dikamar Mi, mau istirahat. Ini Adit mau bikin susu"
"Biar Mami aja yang bawain"
Dikamar Mami Ajeng melihat Chloe sedang rebahan dengan bermain ponsel. Chloe juga terkejut melihat Mami Ajeng yang mengantarkan susunya
"Mami.."
"Lagi apa sayang? Mami ganggu ya?"
"Eh nggak Mi"
"Cucu Mami nggak apa-apa kan?"
__ADS_1
"Nggak apa-apa kok Mi. Oh ya Mi, nanti kalau Mami butuh bantuan atau apa panggil Chloe ya. Chloe bantu kok"
"Suamimu pasti marah kalau kamu sampai capek"
"Chloe nggak enak sama Mami, cuman tidur terus"
"Udah jangan dipikirin. Kamu minum gih susunya"
Malam acara pengajian, Chloe segera bersiap untuk turun. Ia sangat cantik memakai hijab. Adit melihat Chloe seperti itu jadi terpesona . Karena kecantikan Chloe jadi semakin bertambah.
Sebenarnya Adit sudah melarang Chloe untuk turun . Namun Chloe memaksa karena tak enak dengan Mami Ajeng. Bagaimanapun juga ia tak mau disebut menantu yang seenaknya saja. Saat acara selesai, Adit menyuruh Chloe naik duluan ke kamar. Karena Adit masih berbincang-bincang dengan teman bisnis Papi Derry.
Jika Adit tak memilih menjadi Dokter, mungkin ia akan sukses membangun perusahaan sendiri. Untung saja ketika ia libur kuliah dulu, ia selalu ikut dengan Papi Derry menyelesaikan pekerjaan kantor. Jadi tak terlalu awam untuk Adit melakukan semuanya.
Karena lelah, Chloe mencoba membaringkan badannya di ranjang, namun tak bisa tidur. Karena biasanya ia tidur dipeluk oleh Adit. Sudah beberapa jam menunggu , Adit tak kunjung naik.
"Mas, kamu masih lama nggak? Aku nggak bisa tidur. Aku boleh turun?" isi pesan Chloe. Ia sengaja mengirim pesan kepada Adit. Tak lama Adit membalas pesan nya
"Tunggu sayang, biar aku yang keatas. Kamu jangan turun"
Mereka saling mengirim pesan layaknya sedang berjarak jauh saja. Padahal Adit diruang tamu dan Chloe sedang dikamar. Karena jika Chloe tak meminta izin untuk turun. Sudah bisa dipastikan Adit akan marah kepadanya.
__ADS_1