
Pagi ini Chloe akan berbelanja diluar, mengingat beberapa bahan makanan sudah habis. Rencananya ia akan mengajak Yuda berbelanja. Tentunya diantar oleh Pak Udin. Adit belakangan ini memang sangat sibuk.
"Mas, kamu hari ini kerumah sakit?" Tanya Chloe dengan manja
"Kenapa sayang? Kangen ya sama aku. Maaf ya aku sibuk banget, sampe nggak peduliin kamu" Adit mengecup bibir Chloe membuat Chloe susah bernafas.
"Mas, lepas. Aku nggak bisa nafas"
"Aku gemes sama kamu. Sebentar aja sayang. Mumpung Yuda lagi libur pasti dia belum bangun" Chloe pun menuruti suaminya dan pagi ini niat hati akan pergi berbelanja malah mereka berolahraga ranjang.
"Mas sakit" Chloe mengeluh sakit dibagian bawahnya yang lecet.
"Kita kerumah sakit ya" Chloe menggeleng
"Malu"
"Yaudah aku beliin salep di apotek rumah sakit ku dulu ya"
"Nggak boleh, temenin aku aja" Chloe menarik tubuh suaminya dan memeluknya erat.
"Tapi luka mu harus cepat diobatin sayang, bisa-bisa beberapa hari kedepan aku nggak dapet jatah. Kamu juga belum pakai baju"
"Hmm, kenyal. Pakai baju gih , kalau udah tegoda aku nggak bisa tahan" tambahnya lagi
"Hehe iya aku pakai baju dulu, kamu minta tolong Pak Udin aja Mas buat beliin"
"Pinter istriku. Aku kebawah dulu ya sayang. Kamu mandi lagi gih biar seger" Chloe menjawab dengan anggukan
Yuda yang baru bangun menuju dapur untuk sarapan, namun tak menemukan makanan disana. Yuda melihat Adit yang tergesa-gesa memcari seseorang.
__ADS_1
"Pa nyari siapa?"
"Nyari Pak Udin. Kamu lihat nggak?"
"Yuda baru bangun Pa, Mama mana ? Yuda laper"
"Mama sakit, Papa pesenin makanan aja ya" Yuda hanya mengangguk pasrah.
Yuda berjalan kembali menuju kamarnya, namun belum sempat menutup pintu ia dikejutkan oleh suara seseorang.
"Kakaaaakkkk, Aca bawa kue"
"Tasya, pagi banget kamu kesini? Tumben"
"Kak, cobain kue buatan Aca sama Bunda. Enak banget. Tante cantik mana Kak?"
"Iya Kak jangan lama-lama" Adit yang melihat kedatangan Tasya tersenyum , ia sampai rela jauh-jauh datang kesini untuk memberi kue pada Yuda
"Tasya, udah lama?"
"Eh Om, baru kok. Nunggu Kak Yuda mandi. Tante cantik mana Om? Kata Kak Yuda sakit ya, boleh Aca jengukin?"
"Iya sedikit nggak enak badan Ca, sebentar ya Om panggilin"
Dikamar Yuda bergegas mandi. Bagaimanapun ia harus tampil sesempurna mungkin dihadapan Tasya. Bahkan ia sampai memakai sabun 3x untuk membuat tubuhnya wangi.
"Nah ganteng banget" gumam Yuda
Yuda menghampiri Tasya yang duduk sambil mengayun-ayunkan kakinya. Benar-benar bidadari cantik sekali. Tak lama setelah mereka berdua ngobrol. Chloe dan Adit turun menemui Tasya.
__ADS_1
"Hallo sayang" Tasya berlari memeluk Chloe
"Tante cantik sakit apa? Tante coba dong kue buatan Aca"
"Cuman sedikit nggak enak badan aja sayang. Kamu yang bikin atau Bunda?"
"Aca sama Bunda "
"Astaga Yuda kamu pakai parfum berapa botol sih, baunya nyengat banget. Ganti baju sana" ucap Adit
"Papa ih, Yuda biar kelihatan keren didepan Tasya" jawab Yuda setengah berbisik pada Adit, Adit hanya mengheleng-gelengkan kepala.
Tasya sangat betah bila sudah berada dirumah Chloe. Baginya Chloe sama dengan Bundanya yang sangat perhatian. Mereka sekarang sedang berkutat didapur.
Gara-gara Adit mengajak berolahraga membuat Chloe tak sempat masak sarapan, melainkan makan siang. Tasya dengan telaten juga membantu Chloe. Keduanya bertukar cerita dan sesekali tertawa.
Beda dengan Adit dan Yuda yang sedang berselisih di kebun belakang dekat dapur.
"Papa kenapa sih gangguin tanaman Yuda mulu?"
"Habis nya Papa tanem nggak bisa berdiri-berdiri dari tadi."
"Papa tuh nanemnya salah, sini belajar dari Yuda"
"Aduh, kamu itu anak kecil ngajarin yang tua. Kamu lanjutin aja yaa. Papa capek"
"Yah Papa curang"
Chloe yang mendengar kegaduhan di taman belakang, menghampiri mereka berdua. Chloe hanya menggelengkan kepala melihat keduanya tak akur. Ia kembali masuk dan mengomel.
__ADS_1