
Karena tak tahu asal usul gadis tadi, Adit dan Chloe memilih merawatnya dulu dirumah sakit, karena anak itu belum sadar sama sekali. Chloe datang setiap saat. Bahkan ia merawat anak itu sama seperti merawat Yuda ketika sakit. Ketika Chloe sedang asyik menonton televisi sambil menemani anak gadis itu, muncul berita anak hilang.
Chloe melihat dan meneliti muka anak hilang itu. Dan dia adalah anak yang sekarang ia rawat dirumah sakit sekarang. Chloe segera menghubungi nomor yang tertera. Tak lama ketika Chloe menunggu panggilan terjawab anak gadis itu terbangun.
"Bun...da" ucap anak itu dengan lirih
"Iya sayang, sebentar lagi bunda jemput"
"Iya hallo, dengan siapa?" Terdengar suara di seberang sana.
"Hallo dengan Pak Reyhan?"
"Iya saya sendiri, ini dengan siapa?"
"Saya ingin memberi tahu bahwa anak gadis anda berada dirumah sakit, kemarin dia mengalami kecelakaan dan suami saya membawa nya ke rumah sakit. Saya tidak tahu harus menghubungi siapa karena anak anda belum sadar" jelas Chloe
"Ibu serius? Beri saya alamat rumah sakitnya. Saya kesana sekarang juga"
Setelah memberikan alamat rumah sakit , kini Chloe bisa sedikit lega. Karena anak ini ada yang menjemput. Adit yang baru saja menangani pasien masuk ke ruangan anak itu. Adit kasihan kepada Chloe karena ia tak bisa beristirahat.
Harus mengurus suami, mengurus rumah, mengantar anak sekolah. Dan sekarang menemani anak yang belum tahu orang tuanya. Dalam waktu beberapa jam kedepan Adit tak ada pasien lagi jadi ia memilih menemani Chloe.
Tok...tok..tok...
__ADS_1
"Permisi, apa anda yang menelepon saya tadi. Saya Reyhan." Ucap seseorang dengan tergesa-gesa. Adit yang rebahan di sofa terkejut mendengar nama Reyhan. Chloe mengangguk dan Reyhan yang melihat anak nya pun menghampiri.
"Maafin Ayah Nak, seharusnya Ayah anter kamu kesekolah" Reyhan menangis
"Rey..han"
" Adit"
"Astaga lo apa kabar? Lo kok disini?" Reyhan dan Adit adalah sahabat sejak SD, mereka harus terpisah karena Reyhan pindah ke Jerman setelah lulus SMP.
"Gue baik, lo sendiri?"
"Seperti yang lo lihat, gue sangat baik. Ini anak lo?"
"Iya kayak sama siapa aja" sementara Chloe hanya mengernyitkan dahi heran melihat mereka berdua dan mengacuhkan Chloe.
"Mas, kamu kenal Pak Reyhan?"
"Eh iya sampai lupa. Kenalin Rey, istri tercinta gue namanya Chloe"
"Chloe"
"Reyhan"
__ADS_1
"Reyhan ini sahabat aku dari SD sayang, dia pindah ke Jerman waktu lulus SMP" Chloe hanya manggut-manggut saja mendengar penjelasan Adit
Reyhan dan Adit bercengkrama sangat lama. Mereka sudah sangat lama tidak bertemu. Waktu pernikahan Adit ia ingin sekali mengundang Reyhan, namun tak ada yang bisa dihubungi.
Mereka saling bertukar dan mengingat masa lalu. Masa saat mereka pernah bolos sekolah saat SD hanya untuk menjenguk wanita idaman mereka. Dan masa dimana mereka berpisah.
"Pak Reyhan makan dulu. Tadi saya pesen makanan diluar"
"Jangan panggil Pak, panggil Mas aja. Saya seumuran Adit kok" Reyhan tersenyum
"Oh iya Mas Reyhan. Eh Tasya udah bangun Nak. Makan dulu sayang, Tanye suapin ya"
"Tasya mau sama Bunda"
"Kemana Bundanya Rey?"
"Dirumah Dit, dia lagi hamil anak kedua gue. Dia tadi mau ikut cuman gue larang. "
"Yah gue kira kemana" jawab Adit dengan nada yang mengejek.
"Sama Ayah dulu ya sayang, Bunda dirumah . Sebentar kita pulang"
"Siang Dokter Adit, pasien ini akan saya periksa kembali. Bila sudah stabil bisa langsung pulang"
__ADS_1
"Iya Dok silahkan"