ENDING LOVE

ENDING LOVE
BAB 55


__ADS_3

Huweeekk... huwek


Pukul 5 pagi Chleo sudah terbangun karena sangat mual. Dia turun dari ranjang dan berlari ke kamar mandi. Ia memuntahkan sisa makanan tadi malam. Dan membuatnya seketika sangat lemas dan pucat.


Adit yang mendengar istrinya mual-mual menjadi panik, dan berlari ke kamar mandi.


"Sayang kamu kenapa?"


"Nggak apa-apa Mas, cuman masuk angin. Kayaknya AC nya terlalu dingin"


"Kita kerumah sakit sekarang" Adit menggendong Chloe


"Nggak usah Mas, aku istirahat aja. Paling bentaran udah enakan kok" namun Adit tak menurut. Ia malah menggendong Chloe keluar kamar. Dan menurunkannya di mobil. Bahkan ia lupa jika ada Yuda dirumah karena sangat panik dengan Chloe


"Sabar ya, kamu senderan dulu sayang"


Tak lama mereka sampai dirumah sakit tempat Adit bekerja. Ia meminta tolong suster yang ada disana untuk membawa Chloe ke ruang rawat. Adit menelepon Dokter Intan untuk segera ke rumah sakit.


"Selamat pagi Dokter Adit"


"Pagi juga Dokter Intan. Dok tolong segera periksa istri saya. Tadi dia mual-mual" Dokter Intan segera memeriksa Chloe dan tersenyum melihat hasilnya.


"Selamat Dok, Ibu Chloe sedang hamil. Usia kandungannya sudah memasuki minggu ke 6" Adit tak bisa mengontrol kebahagiannya. Ia menciumi pipi Chloe, terlihat Chloe juga sangat bahagia.


"Makasi sayang"

__ADS_1


"Iya Mas. Aku udah boleh pulang kan? Yuda sendirian dirumah Mas"


"Astaga aku lupa. Aku pulang dulu sebentar ya. Kamu disini dulu. Aku suruh suster buat jaga kamu sampai aku balik" belum sempat Chloe menjawab Adit sudah keluar ruangan.


Dalam perjalanan Adit hanya senyum-senyum sendiri di dalam mobil. Ia sangat bahagia , lebih dari apapun. Adit juga berharap anak keduanya adalah perempuan. Yuda juga sangat menginginkan adik perempuan.


Sampai dirumah , Adit berlari menuju kamar Yuda. Namun tak terlihat Yuda disana. Terdengar suara dentingan piring di dapur. Terlihat Yuda sedang sarapan sendiri.


"Papa cariin ternyata kamu disini, ikut Papa sekarang. Mama dirumah sakit" ucap Adit dengan nada ngos-ngosan. Dan setelah mendengar kabar Chloe dirumah sakit. Yuda berdiri dari meja makan dan berlari ke kamar untuk berganti baju.


"Yuk Pa"


"Yud, kita ini cuman mau kerumah sakit, kamu kayak orang mau apel malem minggu aja"


"Aduh Pa, biar tetep ganteng nih. Udah ah yuk kasihan Mama"


"Ma, Mama sakit apa? Mama demam? Tadi kenapa nggak bangunin Yuda?" Berondongan pertanyaan pun keluar dari mulut Yuda


"Mama nggak sakit sayang, Mama disini karena adik kamu harus diperiksa"


"Ha? Adik? Yuda mau punya adik Ma? Serius?"


"Yeay akhirnya Yuda bakalan punya temen. Ma habis dari rumah sakit, Yuda mau kerumah Aca boleh nggak?"


"Nggak boleh, kamu harus temenin Mama mu"

__ADS_1


"Ya elah Pa, ini kan kabar baik. Aca harus tau. Pasti dia seneng"


"Kalian ini sehari nggak berantem nggak bisa ya? Yaudah boleh deh kamu ke rumah Aca. Tapi hati-hati , biar dianter Mbah Udin."


"Iya Ma"


Tak terasa hari sudah senja, Chloe pun sudah diperbolehkan pulang. Rencananya ia akan segera menelepon Mami Ajeng dan Mama Riana. Ia tak sabar mendengar ucapan kebahagiaan para orang tua.


Sedari pulang dari rumah sakit, Adit tak pernah meninggalkan Chloe. Bahkan hanya untuk mengambil minum saja Adit akan berlari lebih dulu untuk mengambilkan.


"Mas.."


"Iya sayang, kamu pengen apa?"


"Aku mau peluk" Adit mengernyitkan dahi dan hanya menurut saja


"Gini?"


"Kamu jangan mandi ya, aku suka aroma kamu. Kalau kamu habis mandi aku pasti mual lagi"


"Tapi sayang, aku dari pagi belum mandi. Bau asem nih"


"Nggak. Malah ini yang wangi Mas" Adit dengan terpaksa menuruti permintaan Chloe


"Mas, aku pengen makan udang goreng"

__ADS_1


"Udang? Tumben banget. Yaudah aku pesenin aja ya"


"Aku mau kamu yang beli terus kamu yang masak" Adit menghembuskan nafas kasar dan berjalan keluar kamar. Adit pun pergi ke swalayan yang lumayan jauh dari rumah demi mendapatkan udang pesanan Chloe.


__ADS_2