
Esok siang, Adit telah bersiap untuk melakukan operasi pada pasien nya. Ditemani 3 suster. Hari ini Mama Riana dan Mami Ajeng yang menemani Chloe di rumah sakit sembari menunggu Adit.
Chloe sangat bosan berada terus dirumah sakit, apalagi tidak ada Adit disampingnya. Sesekali Chloe berdiri dan berjalan sebentar agar tak merasa lelah tidur. Chloe mengajak Mama Riana dan Mami Ajeng untuk keluar di depan ruang rawat Chloe. Tak jauh dari tempat nya duduk, Chloe melihat seseorang yang sangat ia kenal sedang berjalan menuju ruang operasi.
"Kayak kenal.. ah tapi nggak mungkin" batin Chloe
"Kenapa Nak?" Tanya Mama Riana
"Nggak apa-apa Ma, Oi mau masuk. " Mama Riana dan Mami Ajeng pun menuntun Chloe masuk ke ruang rawat kembali.
Malam hari pun tiba, namun Adit belum juga ke ruangan Chloe. Padahal Chloe sudah sangat ingin melihat suaminya . Tak lama pintu di ketuk oleh seseorang yang ternyata itu adalah Adit. Adit segera masuk dan mencium Chloe. Tak lupa mencium perut Chloe. Karena merasakan sentuhan, kandungan Chloe merespon.
"Hai jagoan, lama ya nunggu Papa. Maafin Papa Nak. Kamu nggak nakal kan ?" Adit mengajak calon bayi mereka berbicara.
"Aku nggak nakal Pa" Chloe menjawab dengan suara yang mirip bayi.
"Maaf sayang aku lama. Kamu tahu nggak siapa yang aku operasi tadi?" Tanya Adit
"Siapa Mas?"
__ADS_1
"Ayah nya mantanmu itu , yang waktu itu kita ketemu di villa Papi. Aku tuh heran , kenapa sih dia selalu muncul di kehidupan kita" Adit mengucapkan dengan raut muka sedikit kesal.
"Ha? Sakit apa Mas? "
"Kena penyakit saraf, terus harus di operasi. Aku bener-bener benci sama laki-laki itu." Adit memukul tembok yang berada di belakang Chloe.
"Mas, kamu nggak boleh gitu. Lagian dia udah nggak pernah ganggu aku. "
"Dia tahu aku yang operasi ayahnya, berarti dia juga tahu kamu ada di deket aku"
"Yaudah Mas, nggak usah dipikirin. Mas besok aku pulang jam berapa?"
"Aku ke ruangan Dokter Intan dulu yaa, biar tahu besok jam berapa kamu boleh pulang. Tadi juga dokter Intan katanya mau ketemu aku"
Adit menemui dokter Intan dan segera menanyakan keadaan Chloe. Besok pagi Chloe sudah di perbolehkan pulang. Namun harus di jaga extra. Adit mendengarkan dengan seksama. Dokter Intan menyarankan agar Adit selalu siaga menjaga Chloe.
Setelah menemui Dokter Intan, Adit kembali ke ruangan Chloe. Dia tak sengaja menabrak seseorang.
"Maaf-maaf pak saya tidak sengaja" kata Adit sopan.
__ADS_1
"Maaf Dok..... loe lagi. Bosen gue ketemu loe" ucap Dewa sinis
"Loe kenapa sih bawa ayah loe ke rumah sakit ini? Emang nggak ada rumah sakit lain? Loe tu ganggu hidup gue tahu nggak" jawab Adit tak kalah sinis.
"Chloe mana?"
"Ngapain loe nanya istri gue. Istri gue dirumah"
"Harusnya bukan loe yang nikahin dia, loe tuh nggak pantes buat dia." Dewa menunjuk-nunjuk bahu Adit
"Nggak tahu diri loe." Adit meninggalkan Dewa dengan perasaan kesal.
Bruk
Adit menedang pintu ruangan Chloe dengan keras, membuat Mami Ajeng dan Chloe terkejut
"Astaga Mas, kamu kenapa.?"
"Dia itu emang laki-laki br*ngsek"
__ADS_1
"Duduk dulu Mas, kamu istirahat dulu yaa." Adit mengangguk , dia masih sangat kesal dengan kata-kata Dewa.
"Pasti Mas Adit ketemu Dewa" gumam Chloe