ENDING LOVE

ENDING LOVE
BAB 81


__ADS_3

Sampainya di kantor, Robi yang melihat Adit sudah memasuki ruangannya segera mengikuti Adit. Robi menyampaikan bahwa ia sudah berhasil menemukan tempat tinggal Dewa. Karena memang sejak datang dari penjara, Adit sudah menyuruh Robi untuk melacak tempat tinggal Dewa.


"Pagi Pak. Pak saya sudah melacak tempat tinggal Pak Dewa"


"Bagus. Kamu langsung hubungi polisi dan segera kesana. Sebelum dia melarikan diri"


"Baik Pak"


Tak lama Robi sudah sampai di kantor polisi dan menuju tempat tujuan. Di tempat itu terlihat sangat sepi sekali, rumah yang berdiri ditengah-tengah kebun tebu yang jadi tempat persembunyian Dewa selama ini.


Robi dan anggota polisi mengatur strategi. Robi dan 2 anggota polisi mengepung pintu belakang, dan 3 anggota lainnya mengepung bagian depan. Namun sialnya rumah itu sudah sepi.


"Pak, sepertinya target kita sudah melarikan diri"


"Sial. Kita harus berpencar . Dia pasti belum jauh dari sini" tiba-tiba ponsel Robi berdering


"Rob gimana?"


"Maaf Pak, Pak Dewa sudah melarikan diri. Saya dan anggota polisi akan berpencar untuk mencarinya. "


"Temukan dia sampai dapat" kemudian Adit mematikan telepon


Di rumah, Chloe dan Mami Ajeng sedang membaca majalah di ruang tamu dan sesekali mereka berbincang-bincang. Sejak Mami Ajeng pindah , Chloe sangat senang karena tidak merasa sendiri. Biasanya jika Adit dan Yuda tidak dirumah, Chloe hanya berdua dengan Bik Rumi.

__ADS_1


"Oh ya Nak, nanti malem gimana kalau kita makan malem di restoran favorit Mami"


"Hmm boleh Mi. Kebetulan Chloe juga bosen dirumah"


"Pasti Adit sibuk banget sampai jarang ajak kamu sama Yuda jalan"


"Iya Mi. Mas Adit sering pulang telat. Kadang Mami udah tidur Mas Adit belum dateng"


"Iya gitulah pekerjaan Papi mu"


"Nggak apa-apa Mi, Mas Adit kerja kan buat Chloe , Yuda dan juga Mami sekarang" Mami Ajeng tersenyum mendengar menantunya bisa sangat mengerti pekerjaan Adit.


Malam harinya, Chloe sudah siap dengan dress selutunya yang sangat pas dibadan langsingnya. Begitupun dengan Mami Ajeng yang sangat cantik memakai kemeja. Tak lama Adit dan Yuda keluar dari kamar dengan memakai kaos santai.


"Mi, sayang. Bentar ya aku angkat telepon dulu"


"Hallo, gimana?"


"Maaf Pak, kita udah berpencar tapi target belum ketemu. Saya berniat akan memantau terus rumah ini"


"Jangan sampai dia lolos lagi" telepon pun terputus.


"Klien ya Mas?"

__ADS_1


"Eh, iya sayang klien. Oh ya lusa aku ada kerjaan di Surabaya. Klien ku yang ini nggak mau ke Jakarta. Harus aku yang kesana"


"Berapa hari Mas?"


"Nggak lama kok, cuman 2 hari aja"


"Kenapa harus ke Surabaya sih. Disini kan bisa" Chloe menjawab dengan wajah murung.


Mereka menikmati makanan dalam diam. Chloe belum rela jika harus ditinggal Adit ke Surabaya meskipun hanya 2 hari. Adit yang melihat expresi Chloe menjadi takut untuk memulai pembicaraan.


"Ma... kamu marah?" Tanpa sadar Yuda menahan tawanya melihat Adit tam dihiraukan oleh Chloe


"Mi, Mami mau coba ini. Enak Mi" Chloe mencoba mengalihkan pembicaraan.


"Mama sayang, jangan marah dong. Kan cuman 2 hari. Janji kok setelah itu aku langsung cepet pulang. Aku disana sama Robi"


"Aku mau bayar dulu" Chloe berjalan menuju kasir


"Kamu sih Dit, ngomongnya dirumah aja. Ini kan tempat umum"


"Mumpung Adit inget Mi" Yuda tak lagi bisa menahan tawanya


"Papa sih, kurang rayuannya."

__ADS_1


"Bantuin Papa dong. Nanti pulang dari Surabaya Papa bawa oleh-oleh" jawab Adit mencoba menyogok anak nya. Yuda yang mendengarnya hanya tertawa.


__ADS_2