
Chloe memang bukan tipe wanita yang suka berbelanja setiap hari. Karena 1 kali ia pergi keluar, ia akan langsung menyetok makanan yang habis. Karena memang semenjak menikah Chloe sangat malas jika harus keluar sendiri tanpa Adit.
Seperti biasa jika berbelanja dengan Adit, mereka akan berbagi tugas agar cepat . Chloe bagian cemilan dan Adit bagian minum. Saat sedang asyik memilih cemilan, Chloe dikagetkan oleh seseorang.
"Aduhh.." rintih anak kecil itu
"Astaga kamu nggak apa-apa sayang?"
"Nggak apa-apa Tante, makasi"
"Mama kamu mana ? Kamu mau pilih cemilan ya?"
"Mama disana Tante. Aku mau ini" menunjuk salah satu snack diatas.
"Ini buat kamu. "
"Makasi Tante, aku kesana dulu" dia melambai kan tangan kepada Chloe. Tak lama Adit datang membuyarkan pandangannya.
"Siapa sayang?"
"Nggak tahu Mas, tadi dia kepleset. Aku bantuin. Lucu ya senyumnya manis banget"
__ADS_1
"Kalau mau yang kayak gitu, kita harus sering-sering sayang"
"Apa sih Mas. Loh Yuda mana? Ih kamu anaknya ditinggal kalau ilang gimana. Udah anak cuman satu. Aduh ayo cari Mas." Oceh Chloe dengan panik padahal Yuda sedari tadi sibuk memilih cemilan di belakang Adit.
"Mama kenapa Pa?"
"Tanya aja sama Mama mu, lagi dapet mungkin" Yuda hanya manggut-manggut saja
Setelah sampai rumah Chloe sudah sibuk memilah-milah cemilan di kulkas. Ia baru tersadar bahwa belum memasak makan malam. Dengan cepat Chloe mengambil beberapa potong ayam di kulkas dan menggorengnya. Terlihat Adit yang baru saja turun dengan pakaian santai begitupun dengan Yuda. Mereka memang sangat mirip, mulai dari sifat dan kebiasaan.
Adit yang melihat Chloe sedang memasak dan menyiapkan semua sendiri merasa tidak tega dan langsung membantunya.
"Masak apa sayang?"
"Aku bantu ya. Aku siapin piring"
"Jangan Mas, aku aja. Kamu tunggu aja sama Yuda" Adit hanya menurut saja. Ia sangat bersyukur memiliki Chloe. Wanita yang tidak banyak mengeluh dan menuntut.
Tak lama Chloe sudah siap dengan makan malamnya. Ia dengan telaten menyiapkan semuanya. Mereka meyantap makan malam tanpa ada yang berbicara.
Ketika sudah didalam kamar, Chloe memilih bermain ponsel di atas ranjang. Terlihat Adit yang sedang membaca data-data pasien. Chloe yang melihatnya pun tergugah untuk menghampirinya.
__ADS_1
"Mas kamu nggak capek??"
"Sebentar sayang, dikit lagi. Kalau nggak di cek sekarang besok aku nggak bisa pulang sore." Jelas Adit
"Mas, mungkin nggak sih kalau Yuda bener-bener suka sama Tasya?" Adit pun mengernyitkan dahinya bingung
"Mereka masih kecil sayang, masa depan mereka masih jauh"
"Tapi kamu mau kan punya mantu Tasya? Aku suka gemes kalau lihat dia senyum"
"Mau dong, apalagi besanan sama sahabatku. Udah pasti aku orang pertama yang bahagia." Adit berkata dengan wajah yang berseri
"Mas"
"Hmm kenapa sayang?"
Cup..
Chloe mengecup bibir Adit singkat. Lalu ia berlari ke ranjang dan tidur. Adit yang melihat tingkah istrinya hanya menggelengkan kepala dan tersenyum.
Esok sore, Chloe sudah sangat repot bersiap-siap untuk ke rumah Reyhan. Ia akan membawa kue buatannya untuk buah tangan. Yuda? Jangan ditanya lagi anak itu kini sedang memghabiskan 1 botol parfum demi agar dapat awet wangi di depan Tasya.
__ADS_1
Adit yang sudah siap dari tadi lebih memilih duduk di ruang tamu, sambil menggosok-gosok hidung karena gatal mencium bau parfum Yuda yang menyengat. Beberapa saat Chloe dan Yuda siap dan menghampiri Adit