ENDING LOVE

ENDING LOVE
BAB 15


__ADS_3

9 bulan kemudian...


Hari demi hari ku lalui dengan bahagia bersama Mas Adit. Kedua calon mertua ku juga sangat menyayangiku, bahkan mereka akan mengajakku pergi ke villa keluarga mereka yang berada di Bandung.


Sebenarnya mereka juga mengajak Mama Papa , tetapi Papa sangat sibuk akhir-akhir ini. Mama juga tidak bisa meninggalkan Papa sendiri dirumah. Sudah beberapa bulan ini aku tidak membantu Papa di kantor, karena disibukkan dengan mata kuliah yang menumpuk mengingat sebentar lagi aku akan wisuda.


Aku sangat bersyukur sudah selama ini aku mengenal Mas Adit dan jarang sekali kami bertengkar se sepele apapun masalah kami.


"Sayang, kamu udah banyak persiapan buat kita nginep di villa lusa pagi?" Tanya Mas Adit kepadaku saat kami sedang makan siang bersama di kantin kampus.


"Udah Mas. Tinggal masukin aja ke koper nanti. Oh iya kita berapa hari disana?"


"Mungkin 3 hari sayang, Mama sama Papa nanya ya??"


"Oh nggak kok, jaga-jaga aja kalau Mama Papa nanya nanti. "


"Yaudah udah jam segini, kamu buruan masuk gih ke kelas. Kalau udah mau pulang kamu telpon aku aja." Ucapnya


"Iya Mas, dadah sampai nanti. " aku memberikan kissbye ku kepadanya.

__ADS_1


Keesokan harinya Mas Adit sudah menjemputku pagi sekali. Dan tak sesuai dengan realita aku belum mandi, rambut sangat berantakan ketika menyambut Mas Adit datang.


"Mas, kamu pagi banget dateng, aku belum mandi" ujarku sambil menyisir rambutku menggunakan jari-jariku


"Sengaja mau liat kamu kayak gini, Mama Papa ada??"


"Ada Mas lagi sarapan. Kamu langsung ikut sarapan gih, aku mau mandi dulu." Dijawabnya dengan anggukan saja


"Pagi Ma, Pa. Boleh Adit ikut sarapan?" Mas Adit memang mulai membiasakan memanggil orang tua ku dengan Mama Papa. Lain denganku yang masih saja kaku memanggil orang tua Mas Adit dengan Mami Papi.


"Eh mantu Mama, ayo sini Nak . Chloe emang kebiasan bangunnya akhir-akhir ini lebih siang. "


Setelah aku bersiap, aku dan Mas Adit segera berangkat ke kampus. Rencananya hari ini aku akan izin untuk 4 hari kedepan, sengaja aku tambah 1 hari untuk beristirahat sesampainya di rumah.


Pulang dari kampus aku dan Mas Adit singgah sebentar ke supermarket dekat kampus untuk membeli keperluan yang kemarin terlupa.


Jam sudah menunjukkan pukul 5 sore, kami sangat lelah seharian dari kampus, lalu membeli perlengkapan yang lain.


Mas Adit singgah dirumahku terlebih dahulu, dia ingin meminta izin lagi ke Mama Papa kalau ingin mengajakku ke Bandung.

__ADS_1


"Assalamu'alaikum Ma" ucap Mas Adit


"Wa'alaikum salam Nak. Ayo masuk dulu"


"Iya Ma. Oo iya Ma Adit besok mau ngajak Chloe ke Bandung 3 hari ya Ma. "


"Astaga kamu izin sama Mama Papa udah 3 kali ini loh. Pasti diizinin kok, kalian kan nggak pergi berdua"


"Makasih Ma Pa"


Cukup lama Mas Adit berada dirumah ku, berbincang-bincang dengan Mama Papa. Saling membicarakan pekerjaan. Mas Adit dengan pasien-pasiennya yang ramai dan Papa dengan perkembangan bisnis yang pesat.


Tak terasa jam sudah menunjukkan pukul 11 malam. Karena Mama Papa khawatir jika Mas Adit pulang larut seperti ini, Papa menyuruh Mas Adit menginap saja.


Dan tentu saja besok kami berangkat sedikit siang. Mengingat Mas Adit belum menyiapkan baju dirumah.


Papa menyuruh Mas Adit untuk tidur di kamar tamu di bawah. Aku yang sedari tadi sedang rebahan di kamar tak tahu jika Mas Adit menginap dirumahku.


Esok pagi, aku terkejut melihat lelaki sedang mengusap-usap rambut basahnya di depan pintu kamar tamu.

__ADS_1


__ADS_2