ENDING LOVE

ENDING LOVE
BAB 57


__ADS_3

Esoknya Adit bangun lebih pagi karena tak tahan ingin segera mandi. Karena sedari kemarin siang ia memang tak mandi sama sekali karena permintaan Chloe. Pagi ini ia merasa sangat segar. Chloe terlihat masih tertidur pulas.


Huweekk...huwekk


"Sayang kamu kenapa?" Belum sempat dijawab Adit, Chloe sudah berlari ke kamar mandi.


"Nggak apa-apa Mas, baunya bikin mual. Kepala ku sakit. " rintih Chloe sambil memijit pelipisnya.


"Kamu mual karena aku mandi? Badanku lengket banget, aku jam 10 mau kerumah sakit sayang."


"Aku mau tidur. Kamu turun aja, aku masih mual"


"Ketus banget astaga. Sabar Dit sabar. Mungkin karena pengaruh kehamilannya" batin Adit sambil mengelus dadanya.


Chloe berjalan gontai menuju ranjang, dan berbaring disana. Adit yang melihatnya hanya bisa menghela nafas kasar. Memang baru ini Chloe bersikap seperti itu, karena saat kehamilan Yuda dulu Chloe hanya bersikap biasa bahkan terkesan manja.


Adit berjalan lesu ke bawah. Terlihat Yuda yang sudah siap untuk berangkat sekolah. Yuda sudah rapi dan menyiapkan sarapan roti untuk Adit dan Chloe.


"Pagi Pa. Mama mana?"


"Hmm. Mama mu dikamar" jawab Adit dingin


"Mama sakit Pa? Papa kenapa?"


"Hmm masa Papa nggak di bolehin mandi sama Mama kamu. Emang adik kamu nyiksa banget"


"Yaelah Pa, gitu aja nyerah. Papa turutin aja kemauan Mama. "

__ADS_1


"Astaga Yuda, Papa dari siang kemarin belum mandi. Kalau permintaan Mama mu yang lain sih mungkin Papa turutin. "


Adit yang tak mau kalah dari anaknya terus membela dirinya sendiri. Dan tak jauh beda dengan Adit , Yuda juga tak mau kalah. Chloe yang tiba-tiba turun mendengar perdebatan mereka berdua hanya bergeleng dan berdehem.


"Tuh kan Mama mu bangun, kamu sih berisik"


"Papa yang berisik Ma"


"Kalian berdua sama aja"


"Yaudah aku berangkat ya sayang, aku pulang sore. Kamu mau dibeliin apa?"


"Aku mau martabak Mas."


"Ok, pulang dari rumah sakit aku beliin ya. " Adit mencium kening Chloe namun Chloe menghindar karena tak mau mencium aroma Adit lebih lama. Adit hanya bisa bersabar. Dan lain dengan Yuda, ia sudah tertawa didalam hatinya karena melihat Papanya tersiksa.


"Yuda berangkat Ma"


Beberapa saat setelah Adit berangkat, ada yang memencet bel pintu rumah Adit. Chloe pikir ada barang Adit yang tertinggal. Namun ketika ia membuka pintu, Chloe sangat terkejut dengan siapa yang datang.


"Assalamu'alaikum"


"Wa'alaikum salam, Sisil?"


"Chloe. Gue kangen banget"


"Gue juga kangen Sil, masuk yuk"

__ADS_1


"Loh kok sepi banget, pada kemana?"


"Mas Adit baru berangkat, sama Yuda. Ya tiap hari kayak gini Sil. Oh ya lo mau minum apa?"


"Hmm apa aja deh"


Chloe berjalan ke dapur dan membuatkan orange juice. Dan mengambilkan beberapa cemilan.


"Lo apa kabar Sil?"


"Baik, lo sendiri?"


"Seperti yang lo liat. Lo kenapa nggak dateng di acara Kak Dedi sama Nita?"


"Gue ada urusan, ini aja gue sempetin pulang mumpung gue bisa libur. Hmm Chloe, perut lo? Lo hamil?"


"Hehe iya Sil, anak kedua"


"Yaampun lama banget ya berarti gue di luar negri. Sampai sahabat-sahabat gue mau punya 2 anak."


"Bisa aja lo"


Mereka mengobrol cukup lama, sampai tiba waktu jam makan siang. Chloe pun memesankan makanan di luar untuk mereka berdua makan siang. Chloe juga memesankan makanan untuk Adit, karena tadi pagi tidak sempat memasak.


Ia sengaja tak memberi tau Adit jika akan memesankan makanan. Chloe tahu sikapnya tadi pagi membuat Adit kesal. Setelah makan Sisil berpamitan pulang, karena ada urusan.


"Chloe, gue pulang dulu ya. Salam buat Pak Adit sama Yuda"

__ADS_1


"Iya, makasih ya Sil, udah mampir"


Chloe pun kembali masuk dan naik ke lantai atas. Dia memilih membaca buku-buku novel yang sempat ia beli beberapa bulan yang lalu.


__ADS_2