ENDING LOVE

ENDING LOVE
BAB 59


__ADS_3

Chloe mulai berteriak minta tolong, namun hanya sunyi senyap yang ia rasakan. Dewa yang sudah mencoba menenangkan Chloe akhirnya kehilangan kesabaran dan menampar pipi Chloe dengan keras.


Dewa juga terpaksa mendorong tubuh Chloe ke tembok.


"Akhhh. Perut ku sakit. Akhhh tolong" Chloe merintih kesakitan . Ia memegangi perutnya berharap kandungannya tidak kenapa-kenapa.


"Chloe, kamu kenapa?"


"Aku nggak kuat , perutku sakit"


Adit melihat jam tangannya , sudah cukup lama Chloe di kamar mandi namun tak kunjung kembali. Akhirnya ia menyusul ke kamar mandi.


Tak jauh dari sana , Adit mendengar suara rintihan. Adit pun berlari kearah sumber suara. Betapa terkejutnya ia ketika melihat Chloe terjatuh di lantai sedang memegangi perutnya.


Adit melihat Dewa dengan tatapan membunuh. Pukulan keras mendarat sempurna di pipi Dewa hingga membuatnya tersungkur.


"Lo apain istri gue? Kalau sampai ada apa-apa sama kandungan istri gue. Gue sumpah nggak akan lepasin lo"


"Gue mau lo tinggalin istri lo, gue masih cinta banget sama dia"


"Mas.. pe..rut ku sakit ba..nget"

__ADS_1


"Kita kerumah sakit sayang, kamu tahan ya. "


"Awas lo, lo pegang kata-kata gue. Dasar br*ngsek"


Adit melangkah dengan cepat sambil menggendong Chloe, tanpa terasa darah segar mengalir di kaki Chloe. Dinda dan Reyhan yang melihat pemandangan itu pun ikut panik. Tak terkecuali Yuda. Ia sangat takut terjadi apa-apa dengan Mamanya dan adiknya.


"Rey, sorry gue buru-buru. Istri gue kesakitan. Gue kerumah sakit dulu. "


"Iya iya bro. Lo hati-hati. Gue ikut kesana, biar Yuda bareng mobil gue aja. " Adit pun mengangguk


"Nak, kamu sama Om Rey dulu ya. Papa kerumah sakit bawa Mama"


"Sus tolong istri saya"


"Dok, tolong istri saya. Dia pendarahan" ucap Adit ke Dokter Intan dengan sangat panik


"Iya Dok, Dokter Adit tenang dulu."


Adit menunggu dengan panik, tak lama keluarga Reyhan datang dan terlihat Yuda yang menangis. Reyhan berusaha menenangkan Adit.


"Gimana istri saya Dok?"

__ADS_1


"Ibu Chloe tidak apa-apa , apa sebelumnya ibu Chloe sempat terjatuh Dok?"


"Terjatuh? "


"Iya terjatuh atau terdorong mungkin.?" Adit mengepalkan erat tangannya. Ia tahu pasti Dewa yang telah melakukan ini kepada istrinya


"Saya tidak tahu pasti Dok, saya hanya tahu istri saya sudah kesakitan"


"Hmm, saya mohon kepada Dokter Adit untuk lebih menjaga kehamilan Ibu Chloe. Kehamilannya yang kedua ini memang sangat sensitif dibandingkan kehamilan yang pertama."


"Baik Dok terima kasih"


"Dit ada apa sebenarnya?"


"Mantan pacar istri gue balik lagi, tadi gue lihat istri gue lagi sama mantannya. Tapi gue nggak tahu pasti. Gue cuman lihat istri gue kesakitan,  terus pendarahan"


"Sabar bro. Kita tunggu aja istri lo sadar dulu, baru kita cari kepastian" Adit mengangguk setuju. Ia kini hanya bisa berdoa agar istri dan anaknya tidak kenapa-kenapa.


Sementara di luar sana Dewa merasa sangat bersalah karena telah mencelakai Chloe. Dewa benar-benar tidak mengetahui kehamilan Chloe. Dibalik rasa bersalahnya , Dewa memang sangat ingin kembali dengan Chloe.


Memulai semuanya dari awal kembali, jika harus merelakan segalanya , kini Dewa akan mengangguk mantap agar bisa bersama Chloe. Namun berbeda dengan Chloe saat ini, ia sudah tidak lagi mencintai Dewa seperti dulu, yang ada sekarang ia hanya mencintai Adit suaminya.

__ADS_1


__ADS_2