ENDING LOVE

ENDING LOVE
BAB 66


__ADS_3

Di villa Adit, Reyhan dan Dinda sangat khawatir dengan keadaan Chloe. Sebab sedari tadi ponsel Chloe sangat susah dihubungi. Tak jauh beda dengan Yuda, ia hanya diam melamun memikirkan Mamanya. Ia sangat tidak tega melihat Mama nya kesakitan.


"Mas, kok Chloe susah banget ya dihubungi, aku takut ada apa-apa"


"Sabar sayang, ini aku masih hubungin Adit" tak lama telpon puj tersambung ke Adit.


"Bro lo kemana aja sih, astaga gue khawatir banget. Lo sama Chloe nggak apa-apa kan?" Tanya Reyhan dengan panik


"Sorry bro. Istri gue nggak apa-apa. Tapi dia harus istirahat total, kandungannya lemah. Gue besok pagi berangkat Rey. Istri gue lagi istirahat"


"Yaudah, lo hati-hati ya. Lo istirahat aja dulu. Anak lo aman sama gue."


"Rey gue mau ngobrol sama Yuda" Yuda sangat senang karena mendapat telpon dari Papanya.


"Pa, Mama nggak apa-apa kan? Adik Yuda juga nggak apa-apa kan? Papa kapan kesini? Yuda pengen lihat Mama" tanpa terasa air mata Yuda menetes.


"Mama sama Adik nggak apa-apa Nak, Mama lagi tidur. Papa besok pagi berangkat. Kalau sekarang kasihan Mama." Akhirnya Yuda pun mengiyakan perkataan Adit. Ingin rasanya Yuda melihat Mamanya.


Karena sudah larut, Yuda pun beristirahat di kamar atas. Begitupun dengan Tasya yang sudah lelah ia sudah tertidur di lantai bawah. Sangat susah untuk memejamkan mata. Karena sedari tadi Yuda hanya memikirkan Chloe saja.

__ADS_1


Di rumah sakit, Chloe sudah tertidur sebelum Adit kembali. Adit yang menghampiri Chloe sangat tidak tega melihat keadaan istrinya. Karena sangat lelah juga, akhirnya Adit memilih untuk tidur di sofa.


Esok paginya Dokter sudah memeriksa keadaan Chloe dan pagi ini ia diperbolehkan pulang. Tak lupa Dokter memberikan obat penguat kandungan untuk Chloe dan menyarankan agar tak capek sama sekali.


"Mas.."


"Hmm" dengan dingin nya Adit menjawab


"Boleh nggak kalau kita mampir ke toko roti dulu, aku pengen roti. Laper"


"Hmm iya" tak lama mereka sampai di toko roti. Chloe sibuk memilih roti mana yang akan ia beli, Adit yang melihatnya sebenarnya ingin tertawa melihat kepolosan Chloe seperti anak kecil saja.


"Kamu mau nggak? Nih aku suapin" tanya Chloe sambil menyodorkan sepotong roti.


"Aku nggak laper"


"Hmm yaudah , maafin aku" mendengar kata maaf Adit merasa bersalah juga karena mendiamkan Chloe. Akhirnya Adit menepikan mobilnya .


"Tolong ikuti apa yang aku mau, demi kebaikan anak kita. Dirumah kan udah ada Bik Rumi, apa kurang? Besok aku panggilin 3 pembantu buat dirumah"

__ADS_1


"I-iya Mas. Aku janji bakal terus ikutin kemauan kamu" jawab Chloe sambil terisak.


"Kamu mau beli apa lagi? Setengah jam lagi kita sampai. Kita mampir beli bahan makanan ya, deket sini ada pasar"


"Kamu jarang kesini kenapa kamu tau banget" tanya Chloe penasaran


"Tau dong."


Setelah dari pasar Chloe dan Adit segera menuju villa, karena hari sudah mulai siang. Dan di villa, Yuda juga terus menanyakan kabar kedua orang tuanya.


Di villa, Dinda yang pertama kali melihat mobil Adit segera memanggil Reyhan dan menghampirinya. Yuda yang mendengar suara Dinda pun segera berlari ke depan.


"Mama... Papa"


"Kangen ya sama Mama? Mama juga kangen banget sama kamu, maafin Mama ya. Gara-gara Mama sakit kamu jadi Mama titipin"


"Din, Mas Rey makasi banget yaa udah jagain Yuda pas aku nggak ada"


"Kalau Yuda nggak kita jagain, ntar si princess cerewet itu marah besar sama kita" mereka semua pun tertawa ketika mendengar Tasya di sebut sebagai princess cerewet.

__ADS_1


__ADS_2