
Tak ada yang bisa mengatur jodoh kecuali Tuhan. Itulah kalimat yang tepat untuk Nita dan Kak Dedi. Mereka bertemu karena perjodohan. Lain dengan Adit dan Chloe yang memang dari awal sudah saling mencintai.
Chloe memakai dress panjang , dan terdapat belahan di bagian roknya. Sedangkan Adit memakai jas warna navy warna senada dengan dress Chloe. Yuda? Jangan di tanya lagi, laki-laki itu sudah sangat bosan menunggu orang tuanya berdandan tak kunjung selesai.
Ingin rasanya Yuda mengajak Tasya, namun Tasya sedang ada acara keluarga di luar kota selama beberapa hari. Sejak keberangkatan Tasya, Yuda sedikit pendiam dari biasanya.
"Astaga Malaikat jatuh " ucap Yuda sambil terus menganga melihat Mama nya yang sangat cantik. Tak heran jika Tasya saja memanggil nya Tante cantik.
"Mama emang cantik dari dulu. Kamu baru tau" jawab Adit dengan bangga
"Udah yuk ,Yuda udah 1 jam nunggu Papa sama Mama di atas. Lama banget"
"Baru juga 1 jam. Kamu ini cerewet banget.
"Kayak Mama kamu" bisik Adit ke Yuda
"Apa? Aku cerewet? Oh ok. Kalau Mama udah diem, kalian berdua baru tau ya" ancam Chloe
"Jangan sayang, rumah sepi kalau kamu nggak ngomel. Eh maksud aku nggak ngomong"
__ADS_1
"Suruh Papa tidur di gudang Ma" Yuda mengompori Chloe.
Adit sengaja tak menyuruh Pak Udin untuk mengantar mereka ke acara Nita. Mengingat Pak Udin sedikit tak enak badan. Lagi pula acara ini di adakan malam. Acara pernikahan Nita di selenggarakan di hotel mewah. Sama mewahnya dengan pernikahan Adit dan Chloe dulu.
Sudah banyak tamu yang datang disana, dan tak banyak juga yang Chloe dan Adit kenal. Hanya orang tua Nita yang Chloe kenal. Sangat disayangkan karena Sisil tak bisa datang, karena dia memilih bekerja di luar kota.
Nita dan Kak Dedi sangat serasi di pelaminan. Dibalut dengan kebaya putih dan jas putih. Mereka seperti raja dan ratu. Adit dan Chloe yang baru datang menghampiri Nita dan Kak Dedi dan menyalami mereka.
"Ya ampun Nita cantik banget. Selamat ya, Kak Dedi selamat yaa"
"Makasi Oi. Makasi lo udah mau dateng, andai Sisil disini"
"Selamat ya untuk kalian berdua, semoga langgeng" kini giliran Adit yang berbicara
"Makasi Pak Adit. Amin"
"Selamat Tante Om"
"Makasi anak ganteng" memang muka datar Yuda tak bisa diubah. Hanya ketika di dekat Tasya dia sangat ceria.
__ADS_1
"Mas, mau minum? Aku ambilin ya" Adit hanya mengangguk
"Pa... Papa dulu nikah sama Mama dimana?"
"Sama juga dihotel, tapi nggak disini. Deket rumah sakit Papa" Yuda hanya manggut-manggut.
"Papa kenal Mama dimana? Papa dijodohin sama Mama?"
"Nggak Nak. Papa sama Mama emang udah saling cinta dari awal ketemu. Kita ketemu dulu di cafe, laki-laki di pelaminan itu dulu suka sama Mama. Dia pernah deket sama Mama."
"Ha? Om Dedi pernah suka sama Mama?"
"Iya, tapi dia dijodohin sama sahabatnya Mama. Terus Papa ketemu deh sama Mama. Deket terus nikah. Dapet kamu" jawab Adit sambil mengacak rambut Yuda.
"Romantis. Yuda juga pengen kayak Papa , Yuda pengen nanti nikah sama Tasya" mata Adit melotot
"Masih kecil. Pikirin masa depan dulu"
Chloe menghampiri Adit dan Yuda dengan membawa minum. Adit tersenyum melihat istrinya yang sangat perhatian. Mereka bertiga menikmati acara malam ini. Di sela-sela acara Adit seperti melihat seseorang yang ia kenal, sedang berbincang-bincang dengan tamu yang lain.
__ADS_1