ENDING LOVE

ENDING LOVE
BAB 14


__ADS_3

Keesokan harinya aku berangkat ke kampus terlalu siang, padahal malam hari Sisil dan Nita sudah mengajakku untuk datang pagi karena hari ini ada acara kampus. Acara lomba olahraga antar jurusan kampus. Sampai saat ini aku masih penasaran dengan guru olahraga di kampus ku, karena semenjak aku kuliah disana tak pernah sekalipun melihat guru olahraga tersebut  dan hanya mendengar dari pembicaraan orang-orang.


Aku berangkat diantar supir dengan tergesa-gesa. Sesampainya di dalam suasana sedang ramai-ramainya . Aku mencari Sisil dan Nita kesana kemari. Dan santainya mereka sedang makan di kantin kampus. 


"Chloe.. lama banget sih. Udah yuk ke area lapangan." ajak Nita


Tempat duduk jurusan ku lumayan dekat dengan meja juri lomba. Dan dengan mata melotot terkejut, mulut menganga aku melihat Mas Adit disana. Aku sangat tidak percaya bahwa guru olahraga di kampusku adalan calon suamiku. Astaga betapa bodohnya diriku.


Mas Adit melihatku sedang berexpresi terkejut, dia pun memberi isyarat bahwa aku harus segera menutup mulutku. Lagi-lagi dia memberi senyuman tulus kepadaku. Wajahku memerah karena malu. 


Tak terasa waktu berlalu begitu cepat, dan pengumuman jurusan lomba akan di umumkan besok. Kami pun bergegas membubarkan diri masing-masing. Aku ingin sekali menemui Mas Adit tetapi aku melihatnya sangat sibuk. Jadi aku memilih untuk masuk ke dalam kelas bersama dua sahabatku.


Saat sedang asyik-asyik nya bermain ponsel, Mas Adit datang ke kelas ku dan membuat sebagian kelas ku sangat heboh. 

__ADS_1


"Boleh aku minta nomor teleponmu, sejak kita kenal aku belum punya nomormu." kata Mas Adit


"M..Mas Adit ngapain kesini? "


"Aku minta nomor teleponmu sayang." Mas Adit mengucapkan itu di depan teman-teman kelasku, dan membuat mereka bertanya-tanya


"Ini udah . "


"Sebentar pulang tunggu aku di depan kampus, aku anter kamu pulang yaa. Aku selesai in urusanku sama guru-guru yang lain dulu. " setelah mengucapkan itu Mas Adit beranjak pergi dari kelasku.


Bagaimana tidak tubuh berototnya lah yang membuat para wanita menjadi tersanjung. Aku pun begitu. Tak heran para mahasiswa juga ada yang mengidolakannya. Karena hari ini tak ada mata kuliah sama sekali, aku Sisil dan Nita segera pulang.


Sisil dan Nita sengaja menemaniku menunggu Mas Adit, sudah lebih dari 1 jam Mas Adit tidak keluar dari ruang guru. Ketika kami sedang asyik membahas tugas mata kuliah, penglihatan ku tak sengaja menangkap Mas Adit yang sedang ngobrol dengan Tina teman SMA dulu. Sesekali Mas Adit tersenyum. Aku pun mengajak Nita dan Sisil untuk segera pergi dari sana.

__ADS_1


"Yuk Sil, Nit kita pulang aja. Males gue disini, panas." kataku sambil menarik lengan mereka berdua.


"Loh kenapa? Pak Adit belum keluar Chloe. Nanti lo dicari. " 


"Sayang mau kemana? Maaf aku baru selesai." tiba-tiba Mas Adit berhenti di depanku


"Aku mau pulang sendiri, kamu anterin aja tuh cewek tadi pulang. Permisi" jawabku tak menatapnya sama sekali


"Astaga dia cuma mau cari Bu Deby , kebetulan beliau nggak masuk jadinya aku yang nerima tugas kuliah nya sementara. Aku anter yaa...."


"Eh maaf Pak saya potong obrolannya, kita permisi dulu ya Pak. Kalian lanjut aja. Permisi" ucap Sisil tiba-tiba dan diangguki oleh Mas Adit


"Kita pulang ya, aku anter sayang. Jangan marah yaa, aku nggak ada apa-apa sama dia. Sumpah." jelasnya

__ADS_1


"Yaudah maaf..." Mas Adit memelukku di area kampus. Astaga aku bisa merasakan betapa kakunya otot lengan yang mendekapku saat ini.


__ADS_2