ENDING LOVE

ENDING LOVE
BAB 42


__ADS_3

Setiap Yuda bangun , Adit tak pernah meninggalkan Chloe tidur. Ia selalu menemani Chloe. Padahal pagi ini Adit ada pemeriksaan pasien operasinya. Ia tak mau membiarkan Chloe begadang sendiri.


"Mas ini udah jam setengah 5 loh. Kamu tidur aja, nanti jam 7 aku bangunin . Yuda belum mau tidur"


"Nggak apa-apa sayang, Yuda kalau lagi minum susu lucu yaa. Pipinya tembem"


"Papa boleh yaa, minum yang sebelahnya Nak?"


"Ih Mas, kamu nih. Boleh sih. Tapi kalau anak kita udah nggak bangun sepagi tadi"


"Yah namanya juga bayi bangunnya pasti jam-jam segitu sayang. Boleh yaa, 5 menit deh"


"Nggak boleh. Kamu tidur aja gih, kamu berisik, nanti Yuda bangun kamu yang harus susuin."


"Tega bener" Adit sengaja memanyunkan bibirnya. Chloe mengecup singkat bibir Adit


"Yang lama sayang." Chloe melotot ke arah Adit


"Oh ya sayang, kita rencananya kapan bakal pindah ke rumah baru?"


"Nggak tau juga Mas, bekas jahitan ku juga masih sakit banget. Susah pakai jalan. "


"Terus berapa lama? Kamu nggak mau gitu bebas bikin adiknya Yuda?" Goda Adit, Chloe mencubit perut Adit

__ADS_1


"Anak kamu belum 1 minggu dirumah. Nanti 3 atau 5 tahun lagi"


"Iya kalau aku bisa tahan"


Adit segera melesat ke bawah selimut. Pagi ini memang sedikit mendung, kalau bukan karena ada pemeriksaan di rumah sakit, mungkin Adit enggan pergi dan hanya ingin menemani anak nya.


Adit berangkat ke rumah sakit dengan wajah yang ceria. Bagaimana tak ceria, putra pertamanya sudah lahir. Ia juga sangat gemas pada Yuda, baru beberapa menit saja duduk ia sudah sangat merindukan pipi gemas anaknya.


"Hallo, istriku?" Adit sengaja melakuka video call karena memang pasiennya belum datang ke ruangannya


"Mas, kamu bilang ada pemeriksaan? Kok video call? Kamu pasti janjian sama suster gatel itu yaa?"


"Astaga, suami telepon malah di omelin. Dia udah ditelan bumi"


"Oh gitu, terus kenapa kamu telepon Mas?"


"Bukan nggak pakai baju, nih Yuda laper lagi"


"Hei Nak, jangan banyak-banyak minumnya. Sisain buat Papa yaa"


"Haha. Udah fokus kerja dulu sana. Ribet nih Mas. Dadah"


"Iya dadah sayang"

__ADS_1


Hanya beberapa detik melihat anak laki-lakinya sudah bisa mengobati rasa rindunya. Selang beberapa menit pasien Adit sudah datang. Di rumah Adit, Mami Ajeng dan Mama Riana sengaja menemani Chloe di kamar. Mereka bermain bersama cucu mereka.


Mama Riana membawa banyak sekali mainan padahal Yuda masih bayi dan masih belum mengerti apa-apa. Namun mobil-mobil an dan lainnya sudah di bawa Mama Riana.


"Ma, Mi maaf ya kamar Chloe berantakan. "


"Iya nggak apa-apa Nak, Mami beresin dulu bentar"


"Jangan Mi, biar Chloe aja"


Dengan menahan sakit , Chloe segera membereskan kamar yang memang sejak tadi belum sempat ia bereskan. Chloe sangat bahagia mertua dan Mama nya sangat menyayangi Yuda.


Mama Riana cukup lama berada di rumah Mami Ajeng. Mereka berdua sangat asyik mengobrol dengan Yuda. Dan sesekali hanya di balas dengan menggeliat saja. Yuda juga sangat nyaman dengan nenek dan oma nya.


"Mi, kalau beberapa bulan lagi Chloe sama Mas Adit pindah boleh nggak?"


"Kalian tega biarin Mami sendirian?"


"Nggak gitu Mi, yaudah nanti aja Chloe sama Mas Adit pindah."


"Kamu nggak betah ya di rumah Mami?"


"Betah banget Mi, Mami manjain Chloe banget. Papi juga . Tapi kalau misal Mas Adit yang ajak Chloe pindah, Chloe nggak bisa larang atau nolak. Mas Adit juga udah bayar lunas rumah itu"

__ADS_1


"Nanti ya Nak, Mami masih pengen rawat cucu Mami dulu"


"Iya Mi, Chloe juga nggak mau buru-buru pindah"


__ADS_2