
Chloe menatap wajah suaminya dengan sangat penasaran. Chloe yakin wanita tadi sangat berpengaruh di hidup Adit. Wanita itu memang cantik, tinggi, bertubuh langsing. Lain dengan Chloe yang saat ini sudah bertubuh gemuk karena hamil.
"Dia Amel, namanya Amelia. Dia mantan aku. Dia ninggalin aku 6 tahun lalu karena pindah ke Amerika ikut dengan orang tuanya. Dia ninggalin aku waktu aku sedang berusaha untuk mengejar cita-citaku menjadi dokter. " Chloe masih setia mendengarkan
"Aku baru selesai sama study ku , kemudian aku di pekerjakan di rumah sakit Om Burhan, saat itu aku nggak punya apa-apa. Aku belum sekaya ini. Mungkin kamu bisa tanya soal keluargaku sama Mama atau Papa. Karena mereka sahabat terbaik Mami Papi. " memang benar Mama dan Papa Chloe pernah bercerita bahwa keluarga Adit adalah sahabat baik sejak SMA.
"Dia cewek matre, dia cuman mau uangku. Saat aku susah dia pergi. Aku juga nggak tahu kenapa dia masih ingat rumah ini. Setelah dia pergi aku sama sekali tak berpikir untuk pacaran, sampai aku ketemu kamu dan kita nikah" jelasnya lagi
"Mas, maaf aku datang disaat kamu udah di atas. "
"Kamu beda, kamu nggak kayak dia. Aku pernah janji sama dia, kalau aku sukses aku bakal nikahin dia. Dan kamu tahu apa jawabannya, dia nggak mau nikah. Gila kan"
"Terus buat apa pacaran kalau nggak nikah Mas"
__ADS_1
"Maka dari itu, waktu kita ketemu dirumah ku. Aku nggak mau pacaran sama kamu, aku mau kita nikah."
"Yaudah, nggak usah dipikirin lagi yaa. Oh iya Mami sama Papi kok lama Mas yaa" tak lama Mami Ajeng dan Papi Derry datang dengan membawa kue.
"Assalamu'alaikum anak-anak Mami"
"Wa'alaikum salam Mi, kok lama banget. Kita baru aja makan malem" tanya Adit
"Maklum Pi, namanya juga lama nggak ketemu"
"Iya tapi Papi jadi obat nyamuk " Chloe dan Adit saling pandang kemudian tertawa
"Udah-udah Mi , Pi. Mami sama Papi makan dulu yaa Oi siapin." Chloe beranjak dari sofa tapi di tahan Mami Ajeng
__ADS_1
"Kita udah makan sayang. Kamu duduk aja, nanti cucu Mami capek"
Mereka saling bergurau di ruang keluarga. Chloe tak menyangka mertuanya ini sangat menyayangi nya dengan tulus. Ini lah yang membuat Chloe tak menyesal meskipun menikah cepat dengan Adit. Memiliki keluarga yang sama hangat nya dengan keluarga sendiri .
Jam sudah menunjukkan pukul 10 malam. Tak terasa pembicaraan mereka sudah cukup memakan waktu banyak. Chloe dan Adit berpamitan naik dulu.
"Mas, kamu kalau marah kenapa serem banget?" Tanya Chloe dengan sangat polos. Membuat Adit bingung harus menjawab apa
"Kamu jangan macem-macem sayang. Aku bisa lebih ganas loh" goda Adit yang dengan sengaja tangannya meraba-raba kemana-mana. Kemudian Chloe memukul tangan suaminya
"Ini bukan ganas, tapi mesum. Udah ah aku mau tidur Mas. Kamu tidur gih. Besok emang nggak kerumah sakit" Adit membaringkan tubuhnya dikasur dan memeluk perut Chloe.
Tak perlu waktu lama Adit dan Chloe pun terlelap dalam mimpi. Chloe sangat bahagia karena dia mempunyai suami yang setia seperti Adit. Bahkan ketika mantan yang dulu dicintainya datang kembali Adit sama sekali tak goyah. Ia tetap ingat ada istri dan calon anaknya.
__ADS_1