
Di Bandung Adit sangat di sibukkan dengan jadwal meeting. Rafa adalah teman semasa kuliah Adit. Ia kini menjadi pengusaha dan sekaligus menjadi klien Papi Derry sejak lama.
"Hai bro.." suara serak Rafa mengagetkan Adit yang sedang menunggu di sebuah cafe.
"Eh, Fa. Apa kabar? Wah terakhir kita ketemu udah lama banget ya" mereka berdua berpelukan.
"Terakhir waktu wisuda , lo udah jadi guru olahraga di sebuah kampus terus jadi dokter"
"Haha bener tuh. Eh ngomong-ngomong udah nikah belum?"
"Udah Dit, baru 2 bulan yang lalu. Lo sendiri gimana?"
"Wah pengantin baru. Gue juga udah, anak gue udah 1 sekarang kelas 3 SD"
"Nggak mau nambah nih?"
"Masih proses Fa. Yaudah yuk kita mulai aja meetingnya"
__ADS_1
Mereka memulai meeting dengan santai. Adit dulu adalah mahasiswa jurusan kedokteran, dan Rafa jurusan bisnis. Mereka memang bukan teman dekat. Karena Adit hanya dekat dengan Reyhan.
Tak terasa waktu sudah menjelang sore. Akhirnya Rafa pamit pulang begitupun Adit yang langsung menuju villa nya ditemani oleh Robi.
Setelah sampai di villa Adit segera masuk dan mandi karena sudah sangat gerah.
Malam harinya Adit yang sedang melanjutkan pekerjaannya tiba-tiba mendengar ponselnya berbunyi. Ia menyimpul senyum saat nama "istriku" tertera di layar ponsel Adit
"Hallo sayang"
"Jadi sayang, aku pulang agak siangan ya. Besok aku telpon kalau udah berangkat. Kenapa? Kangen ya?"
"Kangen banget. Ini anak kamu juga kangen, nggak sabar dapet oleh-oleh." Chloe tertawa
"Oh siap bos. Oh ya sayang, aku lanjutin kerjaan dulu ya, biar besok bisa pulang lebih cepat."
"Siap suamiku, semangat ya"
__ADS_1
Setelah telepon dimatikan, Chloe berjalan menuju dapur dimana terlihat Mami Ajeng sedang mengupas buah untuk Chloe.
"Mami... Mi. Besok Mas Adit pulang siangan."
"Bagus, besok pagi-pagi Mami bakal ke pasar sama Bik Rumi. Kamu dirumah aja , biar nanti Mbak Riana bantu hias rumah." Chloe tersenyum kemudian memeluk Mami Ajeng.
Hari dimana Adit berulang tahun telah tiba. Sedari tadi Chloe sangat sibuk mendekor ruang keluarga layaknya perayaan acara anak SD. Bermacam-macam warna balon pun sudah tergantung rapi. Ditemani Mama Riana dan Papa Rudy, Dinda dan Reyhan juga terlihat hadir disana. Mami Ajeng? Ah dia sedang bingung memilih aneka sayuran, buah dan membeli ayam. Bik Rumi yang membantu membawa belanjanya juga sudah kewalahan.
Sampainya dirumah, Mami Ajeng dan Bik Rumi segera berkutan dengan masakan. Tentu saja Mama Riana dan Dinda juga membantu. Sedangkan Chloe menggendong Denis di ruang tamu. Tasya dan Yuda juga tak kalah sibuk mengganggu Denis yang terlelap di gendongan Chloe.
Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 11 siang, Chloe juga sudah menelpon Adit berkali-kali memastikan jam berapa ia akan pulang. Bukan hanya rindu, namun Chloe sangat tidak sabar melihat reaksi Adit mengetahui bahwa Chloe hamil dan sudah menginjak usia 5 minggu.
"Mi Chloe ke atas dulu ya" Mami Ajeng mengangguk dan tersenyum
Karena perjalanan menuju Jakarta tak memakan waktu lama, Chloe segera bersiap-siap berganti baju dan membungkus kado untuk Adit. Tentu saja dengan wajah yang selalu tersenyum dan tanpa terasa air matanya menetes ketika ia mengusap perut ratanya. Ia masih ingat bagaimana rasanya kehilangan anak kedua nya beberapa bulan lalu. Chloe berjanji bagaimanapun ia akan menjaga apa yang sudah dititipkan kepadanya.
Sudah sekitar 1 jam Chloe dikamar, Dinda menghampirinya memberi tahu bahwa Adit sudah berada di jalan dekat rumah mereka. Chloe menghapus air matanya kemudian turun membawa 1 kotak kecil.
__ADS_1