
"Mas, udah malam nih. Aku pulang yaa? Takut Mama nyariin "
"Eh iya nggak kerasa , yaudah aku anter yaa?"
"Jangan ah, nanti ngerepotin . Aku minta jemput supir aja"
"Udah ayo aku anter, aku bawa mobil kok" aku pun menyetujuinya.
Di perjalanan hanya ada obrolan ku yang mengarahkan jalan ke rumah. Aku juga bingung harus memulai percakapan yang bagaimana.
Tanpa aku sadari ternyata memang rumah kami searah. Tapi aku tidak tahu pasti dimana rumahnya.
Sekitar 30 menit kami pun sampai dirumahku, tanpa menunggu lama aku pun segera melepaskan seatbelt dan segera keluar.
"Mas, makasi yaa udah diantar. Aku langsung masuk yaa." Ujarku sambil menatapnya.
"Oo iya, sama-sama. Dadahh" jawabnya sambil melambai-lambai tangan ke arahku. Disertai senyuman tentunya.
Di dalam aku melihat Mama Papa sedang berbincang-bincang dengan dua orang di ruang tamu. Kali ini mau tidak mau aku harus menghampirinya dan menyalami tamu Mama Papa.
__ADS_1
"Nah ini anak Mama dateng. Ayo salam Nak sama Tante Ajeng sama Om Derry. " ucap Mama ketika melihatku datang.
"Hallo Tante Om, namaku Chloe" kataku sambil tersenyum
"Cantik banget mbak Riana anaknya gadisnya" puji Tante Ajeng
"Makasi Tante, Chloe keatas dulu yaa" dan hanya di angguki oleh Tante Ajeng
"Oo iya mbak Riana, sama Mas Rudy kapan nih kita mau jodohin anak kami sama anak kalian??" Tanya Tante Ajeng.
"Apa secepatnya aja ya Jeng, Chloe juga sebentar lagi mau selesai kuliah." Ujar Mama
"Mm, gimana kalau hari minggu besok mbak? " kini giliran Om Derry berbicara
Tak terasa mereka ngobrol sampai pukul 10 malam, Tante Ajeng dan Om Derry pun segera berpamitan. Mama Papa mengantarnya sampai ke depan, Tante Ajeng pun mengingatkan Mama lagi agar membujukku untuk datang besok pertemuan keluarga.
Malam ini aku hanya berdiam diri di dalam kamar. Tiba-tiba aku terfikirkan wajah Mas Adit yang tadi menghampiriku di cafe.
Wajahnya seperti tidak asing ketika aku melihat wajah Om Derry, seperti orang yang mirip.
__ADS_1
Apakah Om Derry ayahnya Mas Adit? Gumam ku
Tanpa sadar Mama masuk ke kamarku, dan menyadarkan lamunanku.
"Chloe.."
"Iya Ma kenapa? Om Derry sama Tante Ajeng udah pulang??" Tanyaku
"Udah baru aja pulang, oh iya besok kamu ada acara nggak? "
"Nggak sih Ma, emang kenapa. Besok rencananya Chloe mau dirumah aja" jawabku sambil merebahkan badan di ranjang.
"Mm gimana kalau besok kamu ikut Mama aja, Mama besok diundang dirumah Tante Ajeng. Kan dia baru pindah nggak jauh kok dari rumah kita" jelas Mama merayu ku
"Aduh Chloe bisa bosen Ma disana, palingan kalian aja yang asyik ngobrol"
"Mama juga sekalian mau kenalin kamu sama anaknya Tante Ajeng, dia ganteng lho Nak, berotot lagi. " imbuh Mama sambil mencubit-cubit lengan ku.
"Emang Tante Ajeng itu sedeket apa sih sama Mama, kok main jodoh-jodohin Chloe. Chloe kan bisa cari sendiri Ma"
__ADS_1
"Tante Ajeng itu sahabat baik Mama Nak, dia sahabat Mama sejak Mama masih SD sampai sekarang. Dulu waktu Mama masih pacaran sama Papamu, kami berempat sering ngedate tahu. Hampir tiap malam minggu malah" jelas Mama panjang lebar, aku tidak menyangka ternyata selama itu persahabatan mereka. Aku mengira mereka baru kenal
"Yaudah deh Chloe mau. Yaudah ah Chloe mau tidur Ma. Capek." Mama langsung mencium keningku dan pergi