
Setelah makan malam Adit belum juga sampai rumah. Tentu saja Chloe khawatir, ia menelepon Adit namun tak kunjung diangkat. Chloe merebahkan badannya ke ranjang namun ia kesulitan karena perutnya yang semakin besar. Biasanya Adit lah yang menjadi sandaran jika dia ingin berbaring.
Beberapa menit Chloe memejamkan mata dan tertidur dengan keadaan duduk dan memegang beberapa bantal . Terdengar suara pintu di ketuk namun karena sangat lelah Chloe sama sekali tak mendengar. Akhirnya Adit masuk dan melihat istrinya tertidur sambil duduk. Ia mengusap pipi tembam Chloe.
"Mmm... Mas, kamu baru pulang??" Tanya Chloe dengan suara seraknya.
"Iya , maaf ya telat banget pulang. Kamu nunggu sampai ketiduran"
"Nggak apa-apa. Aku siapin makan malam dulu yaa. Kamu mandi aja" Chloe hendak berdiri namun Adit menahannya
"Nggak usah sayang, aku mau langsung tidur aja, masih kenyang juga"
"Loh kamu makan diluar Mas?"
"Bekal kamu tadi siang masih ada disini, jadinya masih kenyang sayang. Aku mandi dulu yaa"
"Yah keliahatannya dia lagi capek banget, besok aja deh minta jatahnya" gumam Adit
__ADS_1
Setelah Adit masuk ke kamar mandi. Chloe merasa raut muka Adit ada yang aneh. Sesaat dia baru ingat bahwa Adit menyuruhnya memakai baju yang kemarin di beli. Sebenarnya Chloe sangat lelah, tapi sangat dosa bila tak melayani suami. Dengan inisiatif Chloe segera berganti baju dan duduk menunggu Adit.
Adit sangat terkejut melihat penampilan istrinya. Dia yang telanjang dada pun menjadi panas dingin karena malam ini Chloe sangat sexy.
"Katanya capek?? Kok sengaja goda gitu ?" Tanya Adit
"Aku nggak mau dosa Mas, nggak apa-apa aku capek. Masih kuat kok"
"Bener nggak apa-apa sayang, perut kamu nggak lagi keram kan??" Chloe menggeleng. Adit sangat senang karena istrinya mau melayani meskipun sedang lelah.
"Ok, aku nggak mau sia-sia in makanan di depan mata. " tambah Adit
Hampir 2 jam mereka berolahraga ranjang, mereka berdua akhirnya tumbang dan karena sangat lelah mereka pun tertidur dengan keadaan telanjang dan hanya di tutupi selimut.
Matahari pagi sudah menyapa pasangan yang sedang terlelap. Namun rasanya mereka enggan bangun karena masih lelah . Chloe melihat jam dinding sudah menunjukkan pukul 9 pagi.
"5 menit lagi sayang, kamu makin hari makin empuk. Enak banget dipeluk" goda Adit
__ADS_1
"Aku tau aku gendut banget Mas, tapi kaki kamu nindihin perutku. Terus ini udah siang banget, aku nggak enak sama Mami" Chloe mengomel namun Adit malah mengeratkan pelukannya.
"Kamu kalau ngomel bikin gemes. Biarin ah Mami masak sendiri."
"Ih enak aja, kasihan Mami Mas. Kamu nih durhaka tau."
"Kalau kita beli rumah sendiri gimana??"
"Nanti aja mikirin rumah Mas, lebih baik kita fokus sama anak kita. Kalau kita pindah kasihan Mami. Terus aku juga nggak mau pindah jauh-jauh dari Mama."
"Aku bakal bicarain sama Papa dan Papi juga. Kita cari rumah deket sini. Oh iya ngomong-ngomong aku libur sekarang. Please ya temenin tidur dulu"
Chloe pun pasrah menemani Adit sampai siang. Adit memeluk tubuh Chloe sangat erat. Sebenarnya Adit tak benar-benar tidur. Ia hanya ingin berduaan dengan istrinya.
Tak terasa sudah pukul 11 siang, Chloe segera bangkit dan mandi. Ia merasa tak enak dengan Mami Ajeng.
"Mi, maafin Oi yaa. Oi bangun siang banget. Biar Oi yang cuci piring Mi. Mami duduk aja yaa. "
__ADS_1
"Kamu ini bangun-bangun udah nerobos kayak kereta aja sayang. Nggak apa-apa . Pasti Adit yang maksa bangun siang yaa. "
"Maaf ya Mi" Chloe memegang tangan Mami Ajeng. Mami Ajeng pun mengangguk.