
Suatu siang yang cerah, terdapat suatu pemuda yang pekerja keras dan baik hati, ia bernama Hiro. Dia adalah pendiri kelas seni budaya di sekolahnya. Dia sedang duduk termenung, sambil berpikir.
"Jika memang seni sebagus yang mereka pikirkan, maka mengembangkannya juga tidak buruk"
Di satu sisi, ada anak buahnya yang mengetuk pintu,
'"Ya, silahkan masuk"
"Ketua! ada anggota pemerintah yang tertarik untuk melihat seni dari kelas kita dan dia juga datang untuk melihat sekolah kita!"
Mendengar itu pun, Hiro jadi bersemangat serta kegirangan. Ia pergi untuk pergi bersiap siap. 2 jam berlalu. Ia melihat kedatangan seorang pemerintah, dan di waktu bersamaan, ada seorang anak pengemis yang sedang memungut sampah di daerah situ. Hiro merasa keheranan, apa yang di lakukan pemerintah adalah diam sambil berjalan di atas karpet merah. Tak lama, anak pemerintah turun dari mobil sambil membawa coklat makanan, dan ia membuang bungkus itu sembarang dan hal itu membuat geram Hiro, di saat ada seorang yang berkuasa dan kaya seperti pejabat itu, ia sama sekali tak peduli dengan rakyat yg tak mampu. Hal ini muncul dari pikiran Hiro
"Jika memang mereka tak mau membantu, setidaknya mereka peduli!"
Dan pemerintah itu melihat lihat seni Hiro yang memang pada dasarnya ia berbakat, tetapi Hiro masih geram dengan menunjukan wajah datar dan tatapan polos. Hiro berhasil memenangkan uang senilai 3.000.000 rupiah, saat akan di berikan kepada Hiro, pemerintah melihat wajahnya sambil berkata
"Hei nak, apa kamu ga senang dapet uang ini?"
__ADS_1
"Simpan uang mu! Dan pergunakan itu untuk membantu, bukan melebih lebihkan" ucap Hiro sambil menunjukan wajah yang marah
mendengar itu, satu ruangan pun terkejut. Hiro pun keluar dari gedung sekolah. Di luar Hiro duduk di bangku taman dan melamun,
"Apakah keadilan itu nyata?" ucap Hiro sambil melamun sampai tak sadar ada yang datang
"Hei apa yang kau lakukan di luar sini?"
"Kau siapa?" Hiro yang kebingungan
Orang itu menawari sebatang rokok kepada Hiro, namun Hiro menolak hal itu, orang itu menyalakan rokok dan menyebatnya
"Apa yang kau maksud?"
" Aku merasa dunia memang tak adil, aku merasa keadilan tak mutlak, aku merasa hanya di negara kita dunia itu terasa mimpi buruk, aku berencana mewujudkan impian semua orang, mereka hanya ingin tidur di atas kasur empuk dan memakan makanan enak"
Hiro mengerti apa yang di katakan nya
__ADS_1
"Ya, aku juga berpikir begitu, namun, aku tak tahu apa yang harus di lakukan"
"Apa lagi? Kita harus melawan itu dan memutar balikan dunia yang fanatik ini!" Ucap Dia yang penuh percaya diri
Mendengar itu Hiro langsung bersemangat dan bertekad melawan kenyataan di dunia ini!
"Suatu saat, aku akan mewujudkan semua mimpi remaja di negara kita, dan aku tak akan mundur dari apa yang aku ucapkan" ucap Hiro berbicara dengan tegas
"Jika kau memang ikut, maka aku akan berada di samping mu!"
"Ya, aku akan membentuk organisasi ku sendiri, dan merebut kembali apa yang menjadi hak kita!" Ucap dia sambil berdiri!
"Oh ya, siapa nama mu?"
"Nama ku Hiro, dan kau?"
"Aku Zen, semoga kita dapat terus bersama sampai berhasil mewujudkan apa yang kita inginkan!"
__ADS_1
"YA"
~bersambung