Fight For Everyone

Fight For Everyone
KufLife Tournament #5


__ADS_3

Sebelumnya: Hiro berhasil bertarung sampai ke semifinal, serta dia mengetahui sifat dari Yamada, salah satu petarung terkuat. Yamada adalah orang yang netral dan tak berpihak pada siapapun, serta memiliki 2 partner lelaki dan perempuan.


Hiro sampai ke UKS dan melihat Pixie yang sudah tersadar dari pingsan nya.


"Kami melihat mu Hiro, kau keren!" Ucap Charlie


"Yahh, i do my best" ucap Hiro


"Maaf Hiro, aku kalah melawan Abang ku, dia bukanlah manusia lagi, dia monster sejati layaknya beruang kutub" ucap Pixie


"Tak apa, aku paham bahwa kau mungkin tak bisa mengalahkan Abang mu, tapi aku melihat kamu melakukan yang terbaik" ucap Hiro yang menenangkan Pixie


Pixie sedikit lega. Hiro datang ke ranjang yang terdapat Zen disana yang belum bangun, Hiro masih sedikit kesal dengan orang yang mengepung zen.


Hiro teringat sesuatu, saat tadi dia terkepung, dia merasa bahwa orang yang mengepung itu adalah orang yang sama saat mengepung Zen.


Hiro menggenggam tangannya dan berjalan ke arah luar.


"Silvi, ikut aku sekarang" ucap Hiro


"Ah ya" ucap Silvi yang menurut


Hiro dan Silvi pergi ke sembarang arah untuk mencari salah satu preman yang mengepung Hiro tadi, dia berencana untuk mencari tahu siapa pemimpin atau dalang di balik pengepungan ini.


Hiro berhasil menemukan 4 orang yang sedang berjalan, dia ingat kalau itu adalah salah satu orang yang mengepung Hiro tadi, Hiro dan Silvi langsung mendatangi 4 ornag itu.


"Hei, tunggu dulu, aku ingin... Menanyakan sesuatu... Kepada kalian" ucap Hiro yang sambil mempletekan jarinya


Orang itu nampak ketakutan duluan dan gemetar, tapi salah satu dari mereka mulai maju dan menyerang.


Saat salah satu preman itu ingin menyerang Hiro, dia di tendang oleh Silvi tepat di perutnya. Orang itu terlempar tak jauh dan merasa kesakitan, 3 dari orang itu mulai memohon ampun sambil berlutut


"Mohon, ampuni kita, aku akan turuti apapun yang kamu mau, ampuni kami!" Ucap 3 preman itu


Hiro berhasil membuat mereka tunduk, dan Hiro langsung menyuruh mereka mengantar ketempat boss mereka berada.


Hiro sampai di suatu base camp tempat orang yang mengepung Hiro, disana adalah gedung tua yang ditinggali.

__ADS_1


Hiro masuk ke dalam sana dan melihat banyak sekali preman yang tidur dan beristirahat. Dia terus masuk dengan 4 preman di samping dia.


Sepanjang jalan, Hiro menjadi pusat perhatian para preman di sana, Hiro merasakan hawa membunuh dari preman preman itu.


Hiro sampai di tempat ketua preman itu, dan ternyata dia adalah salah satu peserta Tournament yang berhasil masuk semifinal.


"Mwhahaha, kau yang mendatangi ku ya? Aku cukup terkejut. Lantas, apa yang membuat mu datang kemari?" Tanya boss preman


"Ga usah basa basi lagi, aku tau kau yang lakukan pengepungan kepada ku, dan juga kawan ku. Aku mau kau membayar semuanya" ungkap Hiro


*Mwhahaha.... Jnngn membuat ku tertawa anak bodoh, kau ga lihat di sini ada 200 bawahan ku yang sudah siap menyerang mu kapan saja?" Ucap boss preman itu


"Lantas? Apa aku takut?" Ucap Hiro yang menantang


Boss preman itu nampak ketar ketir sedikit dan menelan ludahnya.


"Cih, dengar sini, aku akan membantai mu, bahkan sampai membunuh mu di pertandingan nanti, karena lawan mu di semifinal adalah aku!" Ucap boss preman


"Owh begitu kah? Aku ga takut, dan akan menunggu hal itu, dan lihat saja, siapa yang akan mendapat hal itu" ucap Hiro


Hiro dan Silvi langsung pergi dari tempat kotor itu sembari melepaskan 4 preman yang di Sandra tadi.


Melihat Pixie yang sudah bisa beridiri dengan Aartox yang dapat beridiri kembali, Hiro langsung mengajak mereka kembali ke arena karena pertandingan selanjutnya akan segera dimulai.


Mereka berjalan ke arena, namun saat perjalan, mereka sempat berpapasan dengan orang misterius berjubah yang hanya numpang lewat.


Saat orang itu berpapasan dengan Hiro, Hiro merasa hawa yang sangat mencolok darinya, mulai dari bau, dan segalanya mulai terlintas dipikirannya, Hiro berhenti sejenak dan menoleh ke orang itu yang berjalan santai pergi.


"Ada apa Hiro?" Tanya Aartox


"Ga ada, ayo jalan lagi"


Mereka semua sampai ke arena dan langsung duduk ke kursi penonton, 5 menit lagi pertandingan akan dimulai.


5 menit berlalu, ya pertandingan tentu saja di mulai dengan di awali sorakan penonton dan ocehan komentator


"Selamat datang! Dia Tournament KufLife Semifinal! Di pertandingan kali ini, kita akan mengambil 2 orang terkuat yang akan memasuki Final! Siapakah mereka? Tanpa banyak bacot, langsung aja kita panggil petarung pertama!"

__ADS_1


"Seorang anak dari pemilik acara, sekaligus monster di pertandingan kali ini, Golsky!"


Golsky memasuki arena pertandingan


"Dan petarung netral kita, sipaling kull bet, Yamada!"


Yamada memasuki pertandingan


Lonceng berbunyi, yang menandakan pertarungan di mulai.


Terlihat perbedaan tubuh yang dimiliki Yamada dan Golsky, tapi perbedaan tubuh bukalah segalanya.


"Uhh... Aku melihat sedikit aura seram dari mu, kau berhasil masuk ke semifinal tanpa kesulitan kan? Aku terk-"


Belum sempat menyelesaikan kata katanya, Yamada langsung meninju biji Golsky dengan keras.


Tentu sebagai pria, Golsky kesakitan dan memegangi bijinya yang habis di jotos itu.


"Arghh... Lato lato ku" ucap Golsky yang kesakitan


Yamada menarik kerah baju Golsky dan berkata


"Gausah sok keras, lu cuma cecenguk yang modal tubuh doang"


Yamada menendang kepala Golsky dengan keras hingga satu area pertandingan bunyi.


Telinga Golsky keluar darah disertai dirinya yang tumbang.


Kemenangan di dapat oleh Yamada


Pixie terkejut dengan yang lain, ornag yang dikiranya monster itu, dapat di kalahkan dengan 2 gerakan saja.


Hiro harus lebih mewaspadai ornag itu, dan dia berambisi bahwa tak akan kalah dari Tournament itu.


Pemilik acara, serta Lea pun kaget dengan apa yang dilihatnya, dia seakan tak percaya dengan hal ini.


"Huhhh... Dia... Di kalahkan?" Ucap pemilik acara

__ADS_1


Yamada yang baru keluar arena langsung di acungkan jempol oleh 2 partner nya. Dan kali ini pertandingan di menangkan Yamada.


-bersambung


__ADS_2