
Pertempuran tak Terelakan telah terjadi antara Hiro dan kawan kawan vs The Clown, saat mereka sedang fokus, ada seseorang yang masuk dari pintu belakang...
Hiro sedang bertarung dengan Vonix yang menggunakan sebuah tombak panjang dari Chin nya, dia nampak kewalahan karena tanpa senjata dan hanya bisa menghindar, serang demi serangan dia hindari demi mendapat celah.
Sementara Messa dan Silvi masih berusaha mendekat dari eksekutif bertopeng sedih, sebut saja Nani.
Dalang dibalik banyak nya tindakan aneh dan abnormal di semua anggota the Clown, sekaligus teman Hiro dan sekawanan Mura adalah ulah Nani, dia bertipe Chin penyembuh, yang membuat dia bisa mengendalikan orang layak nya boneka hanya dengan memasukan pil khusus ke dalam mulut orang itu.
Nani juga bisa mengeluarkan tali boneka yang tipis dan banyak namun juga tajam dan sakit, dia mengayunkan tali itu terus menerus ke arah sekitar nya, membuat Messa dan Silvi tak bisa mendekat.
Sementara Ravel masih menghindar dan menghindar dari serangan Padro yang membabi buta, dia pernah mencoba untuk menyentuh nya dan menancap palu, namun tubuh nya di penuhi besi dan armor yang tebal.
Sedangkan Luna dan Aartox sedang gelud dengan orang yang satunya, sebut saja Andre, Andre dengan lihai mampu mengatasi mereka berdua, meski mereka berdua sudah menggunakan Chin sekalipun.
"Sekali lemah, tetap lah lemah" ucap Andre
Andre dengan cepat menunduk dan berlari layaknya tikus namun dengan 2 kaki, dan dia berhasil menyerang bahu kanan Aartox.
Beruntung bahu kanan Aartox dilapisi Chin batu penguat, sehingga batu itu hanya runtuh tanpa melukai tanganya sedikit pun.
"Kalau begini terus, kita semua bakalan mati..." ucap Luna
Sementara Charlie masih kejar kejaran dengan Meta, Yamada masih bertarung dengan Mina.
Mina sangat gesit menghindari serangan Yamada, sampai suatu ketika, dia berhenti untuk berbincang sedikit.
"Untuk ukuran kepala hydra seperti mu, kau buruk" ucap Mina
Mendengar itu, Yamada menundukkan kepalanya lalu tertawa sedikit...
"Itu lumayan menggelitik, nona. Aku adalah versi terlemah dari 5 kepala hydra, kau beruntung menemui ku saat ini" ucap Yamada
__ADS_1
"Aku tidak beruntung, namun kau kurang beruntung" Jawab Mina
"Kau ini harus belajar memandang segalanya, agar kau tak tenggelam dari kehampaan. Dan satu lagi, cobalah untuk tidak kehilangan fokus" ucap Yamada sambil menunjuk ke arah bawah Mina
Melihat itu, Mina langsung melihat kebawah sekaligus bersiaga. Dan benar saja, ada sebuah genangan bayangan yang langsung membentuk sebuah tangan tinju dan meng uppercut Mina dari bawah, Mina terpental ke atas dan topeng nya sempat lepas.
Dia berhasil berdiri dengan sempurna, tanpa topeng. Melihat sosok Mina, Yamada lumayan terpukau, Wajah Mina sangat lah cantik, rambut nya yang hitam pekat, mata nya yang indah, dan semua dari wajahnya sangat cantik.
"(Damn)" pikir Yamada
Melihat Yamada wajahnya memerah, Mina langsung mengeluarkan sifat aslinya.
"ehhh... K-kamu...." ucap nya sambil malu malu dan memerah di wajah
Mina adalah seorang kuudere yang malu malu, bersifat cool saat memakai topeng bertujuan menyembunyikan paras nya yang cantik.
"M-maaf, kita harus tetap bertarung" ucap Yamada
Mina pun kembali tersadar dan menembakan sebuah bola listrik ke arah Yamada, Yamada berhasil menghindar ke kiri, namun dia hilang fokus dan terkena pukulan cepat dari Mina.
Hiro terpental ke atas sedikit dan terjatuh, Vonix pun menghampirinya sembari mengejek nya.
"Inikah kekuatan rumor itu, 5 kepala hydra yang uwow banget? Hahaha" ucap Vonix
"(Ini... Apa... Aku, lemah?, tidak, aku sudah berjanji, untuk menjadi kuat dan... Melindungi teman teman ku)" Pikir Hiro
"Heh, kamu... Merepotkan..." ucap Hiro
Tiba tiba Vonix merasa pukulan kuat dari perutnya dan dia terpental cukup jauh sambil kesakitan memegangi perutnya.
Dia melihat Hiro yang berdiri sendiri dan di aliri aura emas di sekitar nya.
__ADS_1
"Aku... Akhiri ini" ucap Hiro
Aura emas yang mengelilingi nya, menyatu perlahan menjadi sebuah pedang yang lumayan gede dan keren, pedang berwarna emas menyala dan ber aura.
"jink, curang coeg ada plot armor" ucap Vonix
Vonix mengubah luka pukulan Hiro menjadi sebuah pedang besar yang berbentuk sisir tajam.
Mereka berdua pun maju dan memulai pertarungan ronde kedua.
Sementara itu, Silvi dan Messa sudah melihat celah untuk mengalahkan Nani.
"Aku tau, ikuti aku..." ucap Messa
Mereka pun bergerak bersama.
Begitu juga dengan Ravel, dia melihat ada sebuah lubang untuk bernapas si Padro, dia pun memiliki rencana.
"Oy kau cewek gliter, bantu aku disini, dan kamu cowok tangan batu tetap tahan dia, aku akan segera kesana..." ucap Ravel
Charlie sedang menahan pukulan si Meta dengan pipa, berusaha agar Meta tak menyentuhnya.
"Usaha sampeyan bakal muspra, surrend wae dan jadi-"
Tiba tiba si Meta ditendang tepat di kepala nya oleh Pixie, Pixie yang lagi di mode cewek, dia punya boing boing besar. Meta pun terpental namun masih bisa bangkit.
"Senajan aku wis lemesin, kok?" ucap Meta yang kebingungan.
"Kayanya mending jadi cewek aja kamu Pixie, ekhem, boleh pegang ga?" ucap Charlie
"Jangan gila woy! Ayo bangun lagi..." ucap Pixie
__ADS_1
Mereka semua berusaha masing masing dan kembali bangkit, semua kawan Hiro berjuang termasuk Hiro itu sendiri...
-bersambung