Fight For Everyone

Fight For Everyone
Sebuah Ikatan


__ADS_3

Rizky dan Hiro duduk bangku taman, sementara pak Dapon menjelaskan sesuatu tentang Chin, ya Hiro belajar Chin dari pak Dapon yang memang sudah masternya


"jadi yang harus kau ketahui pertama kali adalah, JURUS UTAMA" ungkap pak Dapon


"jurus utama?"


"jurus utama adalah jurus yang kamu kuasai dari Chin mu, jadi saat kamu membangkitkan Chin, kamu akan menguasai satu teknik dan menjadikan itu teknik pamungkas" ucap pak Dapon


"terdengar keren!" ucap Hiro


"sebagai contoh, aku akan menyuruh Rizky untuk melakukanya, coba keluarkan jurus pamungkas mu" ucap pak Dapon


"haa? Di tempat seperti ini?" tanya Rizky


"tenang saja, jika kerusakannya fatal, aku akan memperbaiki nya" ucap pak Dapon


Rizky menarik nafas dan menghelanya cukup lama, dia berdiri dan menyiapkan pedang nya, pak Dapon duduk di samping Hiro sembari menjelaskan.


Rizky mengambil kuda kuda nya, dia menarik nafas dan menghembuskan nya, tiba tiba keluar sesuatu berbentuk bulat dan transparan yang keluar dari tangan kanan Rizky yang sedang memegang pedang.


Tiba tiba aura itu semakin besar dan membesar, sehingga membuat room seperti milik Trafalgar Law. Hiro lumayan terkesan dengan teknik room itu, lalu tiba, muncul aura seperti efek hitam dari arah Rizky, aura itu mulai bergoyang goyang.


Seketika, banyak gembok gembok di area sekitar, gembok itu berjejer datar di Seperti garis datar yang menandai akan sesuatu, gembok itu juga berada di perut Hiro, Hiro melompat dan gembok itu turun ke paha, Hiro jongkok dan gembok itu ada di kepala, kini dia paham kalau gembok itu menandai area horizontal yang datar.


Saat Hiro melihat sekitar, dia melihat pak Dapon yang sedang tiarap, kemudian Hiro mengikuti pak Dapon tiarap. Setelah charge lumayan lama, Rizky menarik pedangnya keluar, dan WOSHH...!!


Seluruh area sekitar room nya terpotong dengan sangat rapih, termasuk pohon, tiang, dan lampu jalan. Hiro yang melihat itu seakan ga percaya, ternyata fungsi dari gembok tadi adalah menandai sesuatu yang akan di serang nya, beruntung dia tiarap.


"itu bagus, sekarang aku akan membereskan semuanya" ucap pak Dapon


Pak Dapon mengangkat tangannya sampai ke atas, di telapak tangannya muncul cahaya berwarna kuning, cahaya itu semakin terang dan terang hingga membuat Hiro silau dan menutup mata. Saat dia membuka nya, keadaan sekitar sudah bersih dan normal kembali.


"apa yang terjadi?" tanya Hiro yang kebingungan


"aku menggunakan kekuatan ku, membuat tempat ini bersih lagi dan membuat semua dunia berpikir kalau kejadian ini tak pernah terjadi, harus sampe segitu nya banget ya" ungkap pak Dapon


Hiro kagum dengan kekuatan pak Dapon dan Rizky, jurus pamungkas nya benar benar luar biasa dengan area yang gede mampus. Pak Dapon kelihatan megangin biji nya dari tadi, dia terlihat kesakitan.


"itu lah yang namanya jurus pamungkas, kamu memusatkan aura Chin mu di tempat yang ingin kamu mau keluarkan, lalu kamu akali itu dan jadi lah" ungkap pak Dapon

__ADS_1


"astaga gawat!!!, nanti jam 6 ada anime bocchi the metal slug yang bakal tayang!! Aku harus cepet pulang " ucap Rizky


"owh ya, nanti pas sampe rumah mandi dulu, jangan lupa sholat" ucap pak Dapon


Rizky mengacungkan jempol nya dan berlari pulang. Kini sisa Hiro dan pak Dapon berdua.


"omong omong, apa yang mau kau lakukan Hiro?" tanya pak Dapon


Hiro benar benar Baru ke inget tentang misi nya, dia menepok palanya karena lupa


"aku nanti ada misi buat ngintai musuh, tadi aku lagi cari orang buat nemenin, eh aku malah sampai sini" ucap Hiro


"musuh? siapa musuh mu?" tanya pak Dapon


"sekelompok orang, ada berandal dan preman" ucap Hiro


"jadi kamu bermusuhan Ama 2 musuh sekaligus ya?" tanya pak Dapon


"engga, aku cuma memperhatikan mereka dan bersiaga kalau akan terjadi bentrok" ucap Hiro


"..."


"kau mengingat kan ku kepada diriku yang dulu ya, Hiro" ucap pak Dapon


Hiro tak mengerti apa maksud pak dapon, dia berbalik dan berntanya


"maksudnya?" tanya Hiro


"dulu aku sama seperti mu, aku adalah salah satu pentolan di sekolah ku yang doyan gelud" ucap pak Dapon


"salah satu, pak Dapon nomer berapa?" tanya Hiro


"aku nomer 3 di antara sekolah ku dan teman teman ku, waktu SMA, kami sangat doyan tawuran, namun hanya kita bertiga saja yang memegang nama sekolah saat tawuran" ungkap pak Dapon


"maksudnya?" tanya Hiro


"aku memiliki sahabat saat SMA, mereka teman seperjuangan ku, yang satu bernama Yao, dia adalah yang terkuat (orang yang mengasuh Yamada dan yang lain) dan teman ku yang terkuat kedua,....."


"kenapa pak?" tanya Hiro

__ADS_1


"dia sebenarnya sudah mati sih, dia bernama Leeteuk, dia adalah ketua preman terkenal pertama" ucap pak Dapon


"(pertama? Jadi ketua preman yang di serang Hiroi itu adalah yang kedua)" ucap Hiro dalam hati


"bagaimana bisa kalah? Pasti dia kuat kan?" tanya Hiro


"waktu itu, kami berusia 34 tahun lagi gelud Ama anak kantor sebelah, saat kami sedang berlari, ada seseorang yang menghalau kami, dia terlihat masih muda seumuran 15 tahun... Dia menghalau kami dan berhasil mengalahkan beberapa pasukan kami seorang diri, kami mencoba melawannya waktu itu... Tapi kami imbang, saat Yao dan aku kewalahan, Leeteuk si ketua preman menyuruh kami semua untuk kabur sementara dia menahannya, lalu saat kami berhasil kabur, esok hari nya dia temukan tak bernyawa" ucap pak Dapon


"kasihan sekali dia" ucap Hiro


"yang ku ingat, wajahnya mirip sekali Sepertimu Hiro, dia lumayan tinggi dan berjubah serta mata merah yang menyala" ucap pak Dapon


"(tunggu....) mirip dengan ku... Berjubah... Mata merah... Apa cara bicara nya lambat dan seram gitu?" tanya Hiro


"yahh, kurang lebih begitu, kenapa?" tanya pak Dapon


Hiro benar benar syok disini, ternyata pembunuh ketua preman ke satu, sekaligus teman pak Dapon, adalah Hiroi. Hiro menutup mulutnya seakan tak percaya ini.


"kamu gimana tentang misinya? Ajak aja teman yang pernah kau ajak main bola itu" ucap pak Dapon


"hmm benar juga!" ucap Hiro


"Saran aku sih Bayu dan Fahmi, mereka sebenarnya kuat dan kompak, namun ketutupan Ama mereka yang sering kelahi" ucap pak Dapon


"baik"


Hiro menghubungi Fahmi dan Bayu, mereka bisa! Hiro bersiap ketemuan di tempat yang di beritahu


"terimakasih pak Dapon ada ilmunya" ucap Hiro


"ya, hati hati Hiro, jangan mati ya" ucap pak Dapon


Hiro berlari ke arah sana, namun di hatinya masih ada rasa tak percaya,


"(Kakak, sebenarnya sekuat apa dirimu)" ucap Hiro


-bersambung


__ADS_1


__ADS_2