
Di suatu sisi, ada Hana yang lagi mainin handphone milik Hiro, berhubung orang nya lagi gajelas... Hana ngecekin isi ponsel Hiro yang ternyata dia menggunakan wallpaper Lea di hape nya, serta banyak sekali galeri Lea dan dirinya di ponsel nya...
Hana paham betapa cintanya Hiro ke Lea, dia pun ngecek yang lainya.
Saat dia sedang asik membuka hal lain, ada chat masuk dari Mura...
"Hei Hiro, mau kah kamu berkunjung kesini? Aku ada hal penting yang mau kutunjukan" isi pesannya.
Mura tak tahu tentang keadaan Hiro saat ini, Hana pun memberikan chat itu kepada Hiro.
"Hey, ini ada pesan dari teman mu" ucap Hana yang langsung memberi ponsel nya ke Hiro.
Hiro dengan tatapan kosong mengambil ponsel nya dan membaca isi pesan itu. Dari Mura, dia langsung menarik nafas panjang dan menghembus nya lagi...
"Yaa,, tolong bawa aku kesana" ucap Hiro ke Hana.
Dengan lemas, Hiro berdiri, Hana pun membuka lubang yang langsung menuju ke rumah Mura.
Hiro dan Hana pun sampai ke rumah Mura, lalu mereka masuk dan melihat keaadan rumah Mura yang heboh
Hiro yang terheran pun bertanya ke Mura
"apa yang terjadi mur?" tanya Hiro
"hehe... Hehe kamu pasti terkejut Hiro" Ucap Mura yang ketawa ketiwi
"apa, apa yang terjadi" Ucap Hiro
"istri ku hamil" ucap Mura
Hiro terdiam seketika
"hamil?!" ucap Hiro
"iyap, aku bakal jadi bapak bapak" ucap Mura
"jir, yang hamil itu istrimu yang keberapa" tanya Hiro
"Sayangg kesini bentar" Mura yang memanggil istrinya
Lalu istrinya menghampiri Hiro dan Mura lalu memperkenalkan diri
"Namaku Cecilia, istri pertama Mura dan juga istri Mura yang hamil, aku berterimakasih untuk beberapa waktu yang lalu karena berhasil merubah kepribadian Mura" Ucap Cecilia
"sama sama." jawab Hiro
"aku juga berterimakasih padamu Hiro, omong omong Hiro kenapa kau daritadi sangat murung, tatapan mu itu kosong banget apa yang terjadi?" Tanya Mura
__ADS_1
"entahlah aku tak bisa mengungkapkan dengan kata kata" ucap Hiro
"kalau begitu ikut aku" ucap Mura
Hiro pun mengikuti Mura ke suatu tempat, tempat itu lumayan dekat dengan rumah Mura, ternyata itu adalah taman kecil yang dipenuhi bunga bunga yang indah lalu mereka duduk dibangku taman
"bagaimana menurutmu?" tanya Mura
"sangat indah namun saat ini aku sedang tak bisa berbahagia.." jawab Hiro
"begitu ya.. coba ceritakan masalahmu, aku sebagai sahabat sejati akan mencoba membantu sebisa mungkin" ucap Mura
"mura.. Jadi ini dimulai dari beberapa hari yang lalu saat aku berpisah dengan Pixie.. semua berjalan baik baik saja lalu aku pulang, disaat perjalanan pulang aku dikhianati.." ucap Hiro
"dikhianati?! Oleh siapa?" tanya Mura dengan tatapan serius
"Oleh Zazel." jawab Hiro
"Zazel, dia kan yang ada di tim sepak bola mu waktu itu, dia juga sempat menghajarku.. sudah kuduga ada yang tak benar dari orang itu" ucap Mura
"Iya, dia merebut Lea dariku..." ucap Hiro
"apa?! Yang benar saja" ucap Mura
"kudengar mereka akan melaksanakan pernikahan, sekarang aku tak bisa apa apa, orang yang paling kucintai meninggalkan ku saat ini.." ucap Hiro
"apa itu?" tanya Hiro
"Lea tak pernah meninggalkan orang yang dicintainya, aku adalah teman masa kecilnya jadi aku paham betul sifatnya, kau harus merebutnya kembali Hiro" ucap Mura
"tak pernah meninggalkan orang yang dicintainya ya... Tapi bagaimana cara merebutnya?! Mereka akan menikah, mereka pasti sudah melakukan itu..." Ucap Hiro yang putus asa
"Mengacau." Ucap Mura
"mengacau?" tanya Hiro
"ya benar, kau harus merebut kembali apa yang seharusnya kau miliki. Kamu datang ditepat hari pernikahan mereka lalu kacaukan itu semua, kamu kan paling jago soal mengacaukan sesuatu" Ucap Mura
"terimakasih Mura, Karna mu aku jadi kembali bersemangat" Ucap Hiro dengan tatapan yakin
"nahh gitu dong baru sobatku hahaha" Ucap Mura
Lalu mereka pun tertawa bersama sama.
"Aku benar benar berterimakasih kepada mu, kau sekarang menjadi teman baik ku, meski di awal pertemuan kita adalah orang yang terlihat tak akan pernah akur..." ucap Hiro
"Yaa ga masalah, aku juga senang berteman dengan mu" ucap Mura
__ADS_1
"Baiklah, kalau begitu aku pergi dulu ya" ucap Hiro
Hiro pun tos dengan Mura dan pergi menghampiri Hana, Hana sedang makan kue di pesta yang Mura gelar, Hiro pun menghampiri Hana dan menyuruh nya untuk segera pulang.
Hiro dan Hana pun pulang, Hiro mendapat semangat nya kembali karena diberi tahu fakta fakta oleh Mura, dia pun sampai di depan pintu rumah pak Dapon. Saat hendak masuk, ada seseorang menghampirinya.
"Hey Hiro!" ucap orang itu.
"Ehh Ray, apa ada?" tanya Hiro
Orang itu adalah Ray
"Jadi begini, aku izin dulu untuk pergi ke luar negeri ya, mau jalan jalan, takut nya kamu nyariin atau apa" ucap Ray
"Hmm yaa boleh kok, bersenang-senang lah" ucap Hiro
Ray pun pergi setelah meminta izin sama Hiro, Hiro pun masuk kerumah pak Dapon dan memulai pelatihan dasarnya.
Di suatu bandara, Luvin berhasil sampai lagi ke indo usai dari jepang, Luvin masih tak sadar kalau ada sakura yang mengikutinya, entah kenapa... Sabit Luvin yang seharusnya dilarang ada di bandara, dia bisa membawanya...
"Huh... Tunggu aku teman sialan" ucap Luvin
Saat Luvin berjalan keluar bandara, ada Sakura yang lagi di kejar oleh satpam disana karena membawa senjata berupa katana.
Esok hari pun tiba, Hiro sedang melihat ke cermin usai mandi, dia melihat tubuh nya yang semakin hari semakin kurus, padahal latihan dia selama ini sangat konsisten...
Sementara itu, Yudo yang saat ini sedang berada di markas preman. Yudo datang sendiri, dia di kepung oleh preman preman disana.
5 eksekutif preman disana berkumpul, serta boss preman ada juga disana, dan banyak anggota yang mengepung nya.
"Apa kemauan mu datang kesini?" tanya boss preman.
"... Kalian... Menyebalkan" ucap Yudo
Tiba tiba tangan kanan Yudo membesar dan melendung, hingga terlihat tanganya ada warna Cyan... Melihat pergerakan aneh, 5 eksekutif itu hendak menghentikan pergerakan Yudo, namun Arman yang sudah paham kalau itu tak bisa di hentikan, dia pun menggunakan Chin nya dan pergi menghilang sejauh mungkin.
"Big Bang Impact!!"
Tangan Yudo yang membesar dan melendung tadi,, tiba tiba meledak dengan dahsyat... Ledakan itu sangat keras dan jangkauan nya sangat besar.
Ledakan itu berjalan hingga 2000m jauh nya, 2 kota yang ada disana pun tersapu akibat ledakan Yudo, dan tinggi nya mencapai 2,5 km.
Arman yang melihat kejadian itu pun, berlutut dan menyaksikan kemusnahan massal yang dilakukan oleh Yudo, dia tak percaya hal ini akan terjadi pada teman temanya, dia pun memukul tanah sembari menetes air mata.
Di tempat kejadian itu, Yudo baru saja bangkit. Baju dan celananya Hilang, dia telanjang,, Terlihat bekas ledakan yang begitu Hebat, sampai membentuk sebuah lubang yang sangat besar, tentu tak ada yang selamat dari sana.
"Saat nya pulang" ucap Yudo tanpa dosa sedikit pun.
__ADS_1
-Bersambung