
Hiro Dan Lainnya Pun Berangkat Ke Villa Yang Ada Dipuncak Dengan bis... Perjalanan Lumayan Jauh
Hiro Pun Merasa Bosan Di Bis, Dia Melirik Ke Mura Yang Sedang Melihat Video Di HP nya
"Baru Baru Ini Organisasi Internasional Ya itu INTERPOL Kembali Menangkap Para Kriminal Kelas Kakap, Kriminal Itu pun Langsung di eksekusi oleh pemerintah dunia" Terdengar Dari HP Mura
"INTERPOL? Apa itu" Hiro Bertanya Ke Mura
"Jadi Kamu Belum Tau ya, INTERPOL adalah organisasi yang dibuat pemerintah dunia untuk menangkap para kriminal yang melakukan kejahatan internasional, INTERPOL ada 7 Divisi tersebar di masing masing benua" Jawab Mura
"kriminal?! Eh berarti kita bisa ditangkap gak sih" Aartox Yang Tiba tiba menyela pembicaraan
"Untungnya Mereka Hanya Meladeni kriminal kelas internasional, jadi tak mungkin untuk mereka Meladeni orang seperti kalian" Ucap Mura.
Setelah itu pun mereka sampai di lokasi tujuan namun...
"apa apaan ini?! Kenapa kita berhenti disini" Ravel Yang Berteriak
"Maaf Kami Hanya Bisa Mengantar Sampai Sini Saja, Dikarenakan Villa Yang Ada Dipuncak Itu Tak Bisa dijangkau oleh bis jadi kalian harus melanjutkan perjalanan dengan mendaki puncak" Ucap Sopir Bis
"jalan?! Males banget" Ucap Aartox
"Perjalanannya Tidak Jauh kok, kalian hanya butuh 15 menitan untuk sampai kesana" Jawab Sopir Bis
Lalu Mereka Pun Melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki dibawah panasnya matahari.
15 Menit kemudian mereka pun sampai ke villa itu, villa itu terlihat sangat megah namun anehnya berada ditengah hutan dan lumayan jauh dari pemukiman warga.. Teman teman Hiro pun janggal dengan semua ini dan memiliki Firasat buruk
"Hiro kamu yakin ini bener villanya?" tanya Lea
"bener kok, Langsung masuk aja diluar sini panas" Jawab Hiro
Mereka Pun masuk ke villa itu dan Aartox merasa aneh
"kok kaya ditinggalin seseorang ya" ucap aartox
__ADS_1
"namanya juga villa ya buat orang tinggal lah, gas ae mumpung ada tv gede kita nobar" jawab Ravel
Mereka pun mengambil minum dan menyalakan tv
dan nobar film Horor..
Setelah mereka nobar Mura pun ke kamar mandi untuk buang air, tiba tiba Mura berteriak
"APAAN INI ANJ"
Mereka semua berlari mengecek keadaan Mura,
ternyata Mura melihat Sabun Bolong Dikamar mandi
para lelaki pun tertawa sementara para wanita terlihat kesal dan langsung pergi.
Hari pun sudah mulai gelap keadaan villa masih ramai, Ray yang sedang membawa minum melihat ke pintu belakang yang transparan, dia merasa melihat sesuatu dari hutan yang ada dibelakang villa
namun dia memilih untuk tidak mempedulikan itu
Ada 5 wanita
Messa,Yura,Lea,Hana,Silvi
Ada 7 lelaki
Hiro,Pixie,Mura,Ravel,Aartox,Rizky,Ray
"lelaki selalu diatas perempuan jadi kami para lelaki yang akan dikamar utama" ucap Aartox
"tapi tanpa wanita para lelaki tak bisa apa apa, jadi kami para perempuan yang akan mengambil kamar utama" ucap Silvi
"ini kenapa jadi debat pula" ucap Hiro
Hana pun menenangkan mereka semua
__ADS_1
"disini ada 3 kamar, kamar utama kamar 2 dan 3 nah kalian para lelaki batu kertas gunting dengan para wanita, yang menang ambil kamar utama yang kalah ambil kamar kedua" Ucap Hana
Para Lelaki Pun Memilih Siapa Yang akan melawan para wanita, Mura pun menunjuk dirinya sendiri
"AKU AKU, AKU PASTI MENANG KALO SOAL BATU KERTAS GUNTING" ucap Mura dengan penuh semangat
Lalu Para Wanita Memilih Siapa yang akan melawan para lelaki, mereka setuju lawan yang cocok untuk Mura adalah kakaknya sendiri ya itu Yura.
Batu Kertas Gunting! Dan Yura Lah yang menang
"apa kamu lupa dek, kamu tidak pernah sekalipun menang melawan ku dalam batu kertas gunting" Ucap Yura
"tch, sial lain kali aku pasti yang menang" ucap Mura
Para Wanita pun masuk kekamar.. Sementara itu dikamar para lelaki
"PENUH BANGET WOY MANA MUAT KITA BER 7!"
ucap Ravel
Kamar Kedua hanya mentok 6 Orang, Mau tidak mau salah satu dari mereka harus tidur dikamar ketiga
dan mereka semua melirik kearah Hiro
"hehehe" ucap mereka semua
Dan Hiro pun yang terpaksa tidur dikamar ketiga
"kampret" ucap Hiro
Hiro Pun Membuka kunci kamar ketiga dan masuk, Hiro yang masuk lalu menghidupkan lampu terkejut melihat keadaan kamar seperti ditinggali seseorang, dari selimut yang berantakan meja yang berserakan dan jendela yang terbuka.
"kok jadi ngeri yak" Hiro yang merinding
Dia pun lanjut membereskan kamarnya dan menutup jendela disaat dia menarik jendela dia melihat sesosok makhluk dari kejauhan, Hiro yang melihat itu langsung menutup jendela dengan cepat dan pergi tidur.
__ADS_1
-Bersambung