
Saat pagi hari, Hiro mulai keluar untuk olahraga di pagi yang cerah ini, dia menikmati pagi yang sejuk dan indah, serta burung berkicau
1 jam setelah Hiro berolahraga. Ia mulai bersiap untuk mengikuti tournamentnya, ia menyiapkan baju, celana, perban tangan, dan nyali untuk dirinya.
"(Ini yang nampaknya di tunggu tunggu diriku, aku harus bisa memenangkan ini)"
Scene berpindah menunjukan Yamada sedang berdiri di gedung paling atas. Dengan berhembusnya angin pagi yang menunjukan aura MC banget bejir.
Tak selang lama, datang 2 orang berupa wanita dan pria.
"Kau datang juga! Aku sudah lama menunggu mu" ucap Yamada
"Yamada, kau lah yang akan ikut menyertai tournamen itu, Jngn kecewakan ketua ya" ucap pria misterius
"Ara... Aku juga mengandalkan kamu lohh... Aku juga memperhatikan kamu layaknya seorang pendamping hidup ku fhuu fhu fhu..." Ucap wanita misterius itu
"Akan kupastikan bisa mengalahkan semua, dan memastikan FreeDomSekai, tak dapat memenangkan tournamen ini"
Terjadi timeskip yang menunjukan bahwa waktu telah malam. Nampak Hiro, Zen, Silvi, dan Charlie yang sedang menuruni sebuah tangga. Mereka melihat tempat yang gelap, seram, dan kotor layaknya tempat pembuangan
Mereka sampai di suatu ruangan yang tampak penuh lampu jika di lihat dari luar, dan mereka mendengar suara yang terpendam dari balik ruang itu.
__ADS_1
Saat mereka memasukinya, ternyata itu adalah sebuah tempat yang akan mereka tempati. Terdapat ring seperti ring mma di dalam sana, dan banyak sekali orang yang menonton serta banyak lampu yang berkelip yang menunjukan bahwa acara ini akan fantastis.
Mereka ber 5 mulai menuruni tangga, dan Hiro melihat sebuah papan pendaftaran, mereka mampir kesana untuk melakukan pendaftaran.
Selesai mendaftar. Mereka mencari tempat duduk, mereka menemukan tempat duduk di sudut pinggir tempat masuk dan tak terlalu jauh dari ring itu.
Tak selang lama, terdengar suara pria dengan mic.
"Selamat datang... Di Tournament... KufLife..!!! Disini lah kalian menunjukan bakat kalian yang mungkin terpendam, atau belum sempat kalian perlihatkan! Ratusan dari berandal dan preman, serta ahli beladiri ada disini, tanpa banyak bacot mari kita mulai ini...!!" Ucap pembawa acara di sertai teriakan penonton yang ramai.
Hiro terlihat antusias dengan ini. Dia melihat sekitar, dan matanya tertuju pada wanita kemarin malam yang dia temui, sedang berada di balkon atas bersama seorang pria pemilik acara ini.
Hiro mulai tersenyum dan menumbuhkan tekad dari dalam dirinya
Hiro mulai melihat perbedaan kekuatan mereka. Pertandingan pun dimulai, seorang yang besar itu mulai membabi buta orang itu, namun dengan santai, orang itu menepis semua serangan, dan orang berbadan sedang itu melancarkan satu serangan di mana itu adalah gaya bertarung di Cina seperti belalang sembah. Orang itu mengincar pusar dari orang berbadan besar.
Dengan kencang orang itu memukul tepat di pusarnya, dan orang berbadan besar itu tumbang dengan sekali serangan. Pertandingan dimenangkan oleh orang berbadan sedang itu.
Hiro tentu saja kaget dengan apa yang dilihat nya, dia mulai paham bahwa meremehkan lawannya adalah kesalahan fatal yang benar benar salah.
Beberapa pertandingan terjadi hingga sampai lah di giliran Aartox. Aartox melawan pemuda seperti 17 tahun, pemuda itu melepas bajunya dan memperlihatkan otot hasil gym nya.
__ADS_1
"Haha... Untuk apa hal itu? Untuk menyemangati diri atau di semangati para wanita?" Ucap Aartox yang meledek
Pemuda itu kesal dan langsung menyerang Aartox, dengan cepat Aartox menangkap tangan pemuda itu dan membanting nya dengan keras. Pertandingan itu dimenangkan oleh Aartox.
Akhirnya tiba giliran Hiro untuk bertarung. Hiro melawan seorang berandal yang nampaknya kuat. Sebelum bertarung, Hiro melihat ke arah perempuan di atas balkon itu, dan mata mereka tertuju satu sama lain, Hiro mulai fokus ke pertarungan.
Saat pertarungan di mulai, Hiro maju dan langsung melompat tinggi, tanpa di duga, Hiro langsung menyerang ke kepala musuhnya dengan kaki hingga mushnya pun langsung tumbang.
Pertandingan di menangkan oleh Hiro. Hiro menatap ke perempuan itu dan tersenyum ke arahnya, perempuan itu membalas dengan senyum tipis ke arah Hiro.
Zen berbicara kepada Hiro
"Hei Hiro, aku izin dulu sebentar ke luar, aku ingin makan sebelum pertandingan" ucap Zen
Hiro mengizinkannya dan Zen naik ke atas untuk membeli sedikit makanan. Dan saat ingin kembali, Zen melewati lorong yang gelap, di sana Zen nampak di kepung oleh beberapa preman.
"Yo? Lihat lah serangga kecil ini, kau tersesat?" Ucap salah satu preman itu
Tanpa pikir panjang, Zen menendang biji orang itu, dan orang itu tersungkur tak berdaya. orang di sekitarnya mulai memasang pose bertarung, dan bersiap menyerang.
Saat itu terjadi pergelutan antara Zen dan kelompok preman, dan yang terjadi selanjutnya adalah......
__ADS_1
-bersambung