
Scene dibuka dengan memperlihatkan seseorang bertopeng yang sedang duduk di meja bundar, dia sedang menunggu kehadiran seseorang.
Orang itu pun datang kepadanya dan langsung menyeret bangku dan duduk di hadapannya.
"Jadi langsung saja tawarkan bisnis mu" ucap orang yang baru masuk
"Kau tahu organisasi apa ini?" tanya orang bertopeng
"Apa maksud mu?"
"Ini adalah organisasi terkenal di kalangan para orang kaya, artis, pejabat dan lain lain. kami adalah the Clown. Tugas the Clown adalah mengambil harta kekayaan orang orang kaya. Aku adalah pemimpin organisasi ini, nama ku Vonix. Kau mungkin berpikir akan di tugaskan untuk bekerja sebagai pengambil duit juga kan, namun itu salah besar" ungkap si pria bertopeng
"Untuk apa topeng topeng konyol itu" tanya si orang itu
"ahh ini, topeng ini adalah simbol perkenalan kami, seluruh anggota kami adalah pengguna Chin, dan proses membangkitkan Chin itu butuh titik puncak emosi kan? Semua orang yang ada disini memiliki topeng berwajah emosi manusia dengan emosi yang mereka capai untuk membangkitkan Chin. Contoh aku, aku saat membangkitkan Chin itu mencapai puncak titik emosi kesenangan, aku menggunakan topeng tawa" ungkap Vonix
"Hmmm... Jadi apa mau mu??" tanya orang itu
"Ini... Kamu harus memburu orang ini, dengar dengar dia adalah pemimpin organisasi bernama FreedomSekai... Bertujuan untuk memusnahkan pemerintahan yang kurang baik di negara ini... Dengan musnah nya pemerintah, maka kami tak bisa mencapai hasrat kami untuk mencari uang lagi..." ungkap Vonix
"Hmmm aku rasa pernah bertemu dengan orang ini, baiklah aku akan mencari nya, sebaiknya kau menyiapkan uang yang banyak ya!" ucap orang itu
Orang itu berdiri dan memperlihatkan siapa dirinya yang sebenarnya. Dia adalah pedagang waktu yang Hiro temui waktu itu, dan orang yang dimaksud untuk diburu adalah Hiro.
Scene berpindah ke Hiro dan kawan kawanya yang lagi di pinggir selokan, mereka lagi naro ikan ****** dan aduan di sana. Hiro permisi sebentar dan akan pergi ke toilet.
Saat dia pergi kebelakang, dia melihat ada seseorang yang nyender di tembok, dia mendekat dan ternyata itu adalah Hiroi. Hiro paham kalo Hiroi saat ini lagi kondisi baik, dia pun ikut bersandar di sampingnya dan mengobrol dengan damai.
"Tentang waktu itu, soal paman masih hidup, kau masih memikirkannya bukan?" tanya Hiroi
"Apa kau bercanda? Mana mungkin dia masih hidup setelah insiden mobil yang menabrak dirinya?" ucap Hiro
"dia masih hidup, Hiro... dokter mengatakan dia memiliki kondisi otak yang ga stabil saat ini, jadi dia berperilaku aneh... Namun dia masih memiliki kesadaran" ucap Hiroi
"Lalu dimana dia sekarang?" tanya Hiro
Hiroi memberikan sebuah kertas berisi alamat tempat paman Hiro berada.
"Jika kau tertarik datang kesana, maka temui lah dia dengan baik, aku yakin dia masih ada rasa simpati terhadap dirimu" ucap Hiroi
Hiroi berjalan pergi meninggalkannya, baru beberapa langkah, dia pun berhenti dan berbalik badan.
__ADS_1
"4 dari kepala hydra sudah membangkitkan Chin mereka, aku berharap kamu bisa cepat untuk membangkitkan nya ya" ucap Hiroi
Hiro benar benar terkejut dengan pernyataan Hiroi, dia baru separuh menguasai Chin yang tidak sempurnanya, sekarang sudah 4 orang
"E-empat!?"
"Dan aku akan memberi mu waktu selama 3 Minggu, aku tak akan mengganggu mu, begitu juga dengan teman ku, Kai dan pengawalnya pergi keluar kota, Messa sekarang sudah bekerja sebagai penjaga toko bar... Dan aku akan pergi menebus semua dosa ku" ucap Hiroi yang kemudian menghilang dari sana...
"(Apa sumber kekuatan besar waktu itu... lubang hitam yang menyeret kita semua... Yamada??)" Hiro bertanya tanya dalam hatinya.
Dia melihat isi kertas dan pergi ke kamar mandi...
Malam hari tiba, Hiro pergi ke alamat yang di beri tahu Hiroi, dia telah sampai di sebuah kolong jembatan yang luas, disana terdapat gembel yang istirahat dan terbangun sembari mengoyak ngotak sampah plastik. Dia pun bertemu dengan pamannya.
"Pa-Man?"
Hiro benar benar terkejut, dia melihat seorang waria alias bencong berada di depanya... Dia tak mungkin salah lagi, ini beneran pamanya.
"Oyoyoyoy... Ada pengunjung? Sini dedek gemushh... Mau aku peyukkk cini cini" ucap pamanya
Hiro duduk di samping pamanya, sementara pamanya mendekati Hiro sembari memijat bahu nya.
"Paman... Ini aku Hiro"
Ekspresi dari wajah senyum dan menjijikan itu, tiba tiba menjadi sebuah tatapan serius dan suaranya berubah menjadi jantan.
"H-Hi... Ro???"
Pamanya mundur perlahan dan melihat tubuh Hiro dari ujung kaki sampai ujung kepala. Kemudian dia menutupi wajahnya dan menyembunyikan malu.
"Aku ga percaya keponakan ku tumbuh jadi sebesar ini... Maaf ya nak Hiro, sudah memberi mu pemandangan yang ga bagus kaya gini..." ucap paman nya
"Paman, aku kesini untuk mengetahui tentang Hiroi, dan masa lalunya" ucap Hiro
"Hiroi? Jadi dia masih ada ya... Aku ga tau harus mulai darimana Hiro..." ucap pamanya
Dia pun mulai bercerita mengenai Hiroi.
Paman Hiro: Dulu... Hiroi adalah orang yang sangat rajin, baik dan pemalu... Dia orang yang benar benar dicintai paman, Hiroi menyukai kue stroberi, separuh hidupnya hanya untuk kue stroberi... Waktu itu, ayah kamu di tahan oleh pihak bank karena ga bisa membayar bunga tepat waktu... Dia bersama ibu di penjara, Hiroi pergi membawa kamu entah kemana, Paman terlambat waktu itu untuk menemukan mu dulu...
Sampai 3 tahun, Hiroi kembali, warga pun menelpon diri ku untuk melihat nya... Hiroi pulang membawa mu di tanganya, saat aku mendekati Hiroi, dia menendang biji ku dan aku kesakitan serta berlutut... Hiroi kabur ke arah hutan dan menghilang sampai sekarang... Semenjak saat itu, aku lah yang mengurus mu... Sampai suatu ketika aku terkena insiden tabrak lari... Kamu dititipkan oleh keluarga mas Tarno, dan entah kenapa aku masih selamat sampai sekarang ini.
__ADS_1
"Kira kira paman tau ga Hiroi kemana waktu itu?" tanya Hiro
"Paman ga yakin dia pergi kemana, yang jelas dia pasti pergi ke suatu tempat, dia pasti pergi ke panti asuhan yang terkenal di kalangan para preman dan berandal" ungkap paman nya
"Apa itu?"
"Panti asuhan pak Yao, dia pasti pergi kesana dan diasuh serta di cuci otak nya, paman yakin Hiroi yang sekarang bukan lah dia yang dulu" ucap Paman nya
"Baik lah paman, terimakasih sudah memberi ku sebuah informasi penting" ucap Hiro
Saat Hiro hendak pergi, pamannya menghentikan nya dan mengeluarkan sesuatu di balik tas imut nya.
"Ini adalah kalung milik ibu mu Hiro... Kalung berbentuk beruang kutub, dia meminta ku untuk menyerahkan ini di saat kamu sudah tumbuh menjadi anak kuat, ini melambangkan ketangkasan seorang pria di bimbingan ibu" ucap pamannya
"Terimakasih paman!" ucap Hiro
"Sama sama... Tapi kalo kamu betah di sini, nanti main lagi Ama paman yahhh" ucap pamannya yang kambuh
Hiro pun pamit dan pergi. Di perjalanan... Hiro melihat kalung itu, dia bisa merasakan jiwa ibu dan ayahnya yang memperhatikan nya, dia pun mengenakannya di leher.
"Selanjutnya adalah panti asuhan pak Yao ya,, jika memang dia berada disana, berarti orang yang harus ku tanyai adalah..."
Hiro berhenti sejenak, dia pun berpikir
"Messa! Aku akan bertanya kepadanya, mungkin dia adalah teman masa lalu Hiroi !"
Hiro pun lari ke tempat Messa sedang bekerja.
Di suatu tempat, ada Arman sedang berduaan dengan salah satu anggota the Clown dengan topeng sedih...
"Informasi anak ini? Aku ga tahu" ucap Arman
"Jangan mengelak, kamu pikir kami ga memperhatikan kalian" ucap pria topeng itu
"Kubilang aku ga tau" ucap Arman
Arman pergi meninggalkannya, saat dia berbalik badan, dia di todong oleh sebuah Chin tipe penguat.
"Ini adalah Chin ku, aku bisa mengeluarkan Light Saber yang dapat memotong apapun... Sebaiknya kamu jangan main main" ucap pria itu
-bersambung
__ADS_1