Fight For Everyone

Fight For Everyone
Si Pemberani


__ADS_3

Di perjalanan pulang, Yudo hanya menggunakan boxer saja yang entah dia dapat darimana. Saat sedang di jalan sepi, ada seseorang yang berjalan dari arah samping.


"Yo, jagoan kecil" ucap orang itu


"Tch! Hiroi" ucap Yudo


Yaa dia adalah Hiroi yang menghampiri Yudo, nampaknya Hiroi tahu aksi yang dilakukan Yudo barusan.


"Menghancurkan markas besar preman dan menghabisi sekitar 500+ orang? Apa kau bercanda?" ucap Hiroi


"Aku tak butuh wacana mu, pergi lah atau akan ku hancurkan rahang mu" ucap Yudo


"Hey heyy tenang dulu..." ucap Hiroi


Tiba tiba Hiroi sudah di depan Yudo dan memegangi jidat nya. Hiroi langsung mendapat kontak dengan Shimbi milik Yudo.


"Lama tak jumpa, Katron" ucap Hiroi ke Shimbi Yudo


Katron adalah Shimbi milik Yudo, dia adalah Sebuah Robot masa depan yang lumayan besar, robot spesialis peledak dan penghancur.


"Kau..." ucap robot itu


"Kupikir kau berbicara dengan anak ini dan menghentikannya, kau sama saja seperti yang lain... Busuk dan usang" ucap Hiroi.


Mendengar Hiroi, robot itu marah dan mengeluarkan Tembakan dari tanganya dan hendak menembak Hiroi di alam bawah sadar Yudo, namun Hiroi kembali sadar dan kembali ke dunia nyata.


Saat Yudo sadar, Hiroi sudah tak berada di sana... Dia pun mencoba mengontak si Katron


"Apa yang terjadi?" tanya Yudo


"Diam lah bocah tengik!!" ucap Katron yang marah


Yudo pun terdiam dan melanjutkan perjalanan untuk pulang.


Di siang hari yang biasa, ada Hiro yang baru saja selesai berlatih dengan pak Dapon. Saat Hiro pergi keluar sebentar untuk beli minuman, ada seseorang ber Jas yang datang ke Hiro.


"Yaa tak salah lagi kau adalah Hiro" ucap orang itu sambil merogoh tas nya


"Ada apa? Kau siapa?" tanya Hiro


"Ini... Ada surat dari Nona muda Lea" ucap orang itu


Hiro pun reflek mengambil nya karena mendengar itu surat dari Lea, namun surat itu bukan sebuah kata kata, melainkan undangan pernikahan. Pernikahan akan berlangsung 5 hari lagi, tepat di depan rumah Lea itu sendiri.


Melihat itu, Hiro kembali pada kesedihan nya dan menjatuhkan undangan itu serta melihat ke langit, dengan kesedihan yang mendalam, dia mengingat kata kata Mura.


"Lea bukan lah tipe orang yang meninggalkan orang yang dia cintai... Kau harus merebut nya kembali, entah dengan cara paksa atau apapun" ucap Mura di pikiran Hiro


"Ya... Benar!! itu yang harus kulakukan!" teriak Hiro


Hiro pun merobek undangan nya dan mengulang sebuah kata 'Aku akan membawa nya kembali' di dalam pikiran nya sembari berlari.


Di tempat akan terjadi nya pernikahan, ada Zazel yang sedang melihat pembangunan dan persiapan gedung itu untuk menjadi sebuah tempat pernikahan yang megah dan mewah, disana dia juga melihat Lea yang sedang di balkon, Lea memiliki wajah yang tidak ceria dan agak aneh.

__ADS_1


Kemudian... Sang MC kita pun datang ke tempat pernikahan itu, dia pun langsung melihat Zazel tepat di hadapannya.


".... BRENGSEKKK!!" Teriak Hiro


Teriakan Hiro sangat keras hingga memancing banyak perhatian, termasuk Lea itu sendiri.


"Hiro!?" ucap Lea yang terkejut


Zazel pun berbalik badan dan menyadari ada nya Hiro


"Yohoho, pahlawan kita sudah muncul..." ucap Zazel


"Jangan banyak bacot... Aku datang kesini untuk menghancur kan ini semua!" ucap Hiro


"Lalu? Coba sini"


Zazel mengaktifkan Chin nya, seketika langit pun memberkati Chin nya, langit berubah menjadi mendung dan penuh petir.


"Maju!!" ucap Zazel penuh gairah.


Dengan ekspresi marah, Hiro merasa terhina, dia pun mengeluarkan aura terang yang langsung membentuk Keling di tanganya.


Hiro melesat dengan kecepatan tinggi dan berhasil mengenai Zazel dengan kecepatan yang luar biasa.


Tidak mau kalah, Zazel menyaingi kecepatan Hiro, dia menendang wajah Hiro dengan di aliri listrik, saat tendangan nya mengenai Hiro, ada suara gledek yang besar, itu disebut Sambutan.


Hiro kembali stabil dan maju ke arah Zazel, pukulan pun dilancarkan, namun Zazel bisa mengatasi nya, dia juga hendak menyerang Hiro, namun Hiro juga bisa mengatasi itu.


Beberapa pukulan terus dilancarkan, tapi mereka berhasil mengatasi nya. Lea yang melihat pertarungan mereka berdua dari atas balkon, langsung pergi untuk turun.


Melihat kesempatan itu, Zazel memukul dengan kecepatan dashyat ke arah Hiro, Hiro pun terpental, namun karena Hiro tak suka menyia nyiakan kesempatan juga, dia memukul Zazel tepat di saat Zazel berhasil memukul Hiro.


Mereka berdua pun saling terpukul, Hiro terpental agak jauh, sedangkan Zazel masih di tempat.


Hiro terduduk dan melihat hidung nya yang keluar darah, sedangkan Zazel mengeluarkan darah sedikit dari mulut nya dan ada benjolan di bagian rahang nya.


Kemudian Lea pun datang.


"Berhenti! Apa yang kamu lakukan, Hiro!" ucap Lea yang terlihat gelisah.


Melihat ada Lea, Hiro pun bangkit perlahan meski dia merasakan sakit luar biasa di bagian dada nya karena efek penyakit nya.


"Lea... Ketahuilah satu hal" ucap Hiro sembari mencoba berdiri.


"Bahwa, alasan ku untuk meneruskan hidup dan tak pernah menyerah... Adalah dirimu, kamu membuat diriku menjadi lebih hidup"


"Dan oleh karena itu, demi melindungi dirimu dan segalanya, aku rela kehilangan apapun... Apapun itu aku rela korbankan demi dirimu... Karena engkau lah yang paling penting... Di hidup ku" ucap Hiro yang akhirnya berhasil berdiri normal


Mendengar Hiro, Lea sontak berlutut sembari berkaca kaca, dia tak bisa apa apa dan merasakan dirinya benar benar bersalah, dia hanya bisa memandang Hiro yang berjuang keras meski dirinya sangat berat.. Lea seolah melihat tubuh Hiro di penuhi beban yang banyak, namun dia masih bisa berdiri tegak, apa alasanya? Itu adalah Lea, dirinya sendiri.


"Alasan mu agak konyol 'Pahlawan', karena biar aku beri tahu satu hal..." ucap Zazel.


"Lea... Dah pernah aku 'Cicipi' Tau, Hahaha" ucap Zazel yang penuh kegirangan.

__ADS_1


Petir pun berbunyi keras di sertai angin berhembus kencang.


"Peduli setan, Aku mencintai Lea, dan itu tak akan pernah usang... Bahkan jika dia di lecehkan atau bahkan menjadi jelek atau hilang tubuh... Aku mencintai hati nya, bukan Masa lalu atau fisik nya" ucap Hiro.


Ucapan Hiro tadi agak menggentarkan suasana, disusul dengan aura yang muncul dari bawah dan menyelimuti tangan kanan Hiro.


"Aku... Berjuang untuk segalanya!" ucap Hiro


Hiro pun melesat dengan kecepatan terbaik nya, dia berdiri dari 50m jauh nya langsung tiba tepat di hadapan Zazel dengan kecepatan 00,05 detik.


Hiro memukul Zazel dan meninggalkan sebuah benang di wajahnya. saat Zazel terpental, Hiro menarik benang itu dan mengarahkan Zazel ke tinju nya, membuat Zazel terpukul untuk kedua kalinya.


Zazel yang terpukul tentu merasa sakit, saat dia hendak mendapat pukulan ketiga, dia langsung salto di udara dan menendang rahang Hiro.


Hiro pun agak goyah, namun berhasil stabil kembali.


"Kau benar benar merepotkan" ucap Zazel


Hiro pun menggunakan tatapan nya yang tajam dan terlihat penuh amarah yang membara, dia pun membuat senjata tombak.


Saat senjata itu jadi, Hiro mengeluarkan darah dari mulut nya, penyakit nya mulai berefek, namun dia masih tetap stabil dengan kekuatan manusia yang bukan manusia lagi.


'Monster'


Hiro pun melempar tombak dengan kecepatan tinggi ke arah Zazel, dengan reflek nya, Zazel menahan tombak itu... Dia tak sadar, di saat tombak itu di lempar, Hiro berhasil menyamai kecepatan nya dengan kecepatan tombak itu.


Dia pun menendang kepala Zazel dengan keras, yang membuat Zazel kehilangan keseimbangannya.


"(Sial, ini benar benar gawat)" Fikir Zazel


Saat Zazel terjatuh, dia menempelkan kaki nya ke arah Perut Hiro dan tak melepaskan nya. Dia sedang menggunakan jurusnya yang bernama "Lighting Striker", dia akan menempelkan anggota tubuh nya ke target dan menyambar target itu menggunakan petir dari awan.


Dan Hiro pun tersambar petir dan membuat pakaian nya sedikit gosong dan berlubang...


NAMUN... Dia masih bangkit dan menatap Zazel.


"Apa!!?"


Hiro mencekik Zazel dan melempar nya. Zazel yang sedang terjatuh pun melihat Hiro menghampiri nya dengan aura di tanganya.


Mau tak mau, ini akan menjadi pengakhir... Zazel pun bangkit dan mengalirkan listrik di tanganya, mereka berdua hendak mengadu pukulan.


Saat itu, Hiro berhenti dan Zazel juga... Mereka hendak mengambil ancang ancang.


Dan akhirnya, Hiro dan Zazel melesat pada kecepatan yang sama, yaitu 400km/h dari kejauhan 50 meter


Dan terjadi sedikit benturan keras dan ada ledakan berwarna emas dan biru... Lea pun melihat itu dan dapat memastikan kalau pertarungan terhenti, dia pun berlari menghampiri mereka berdua.


Terlihat Hiro memukul area Ulu hati milik Zazel, sedangkan Zazel memukul bagian leher kanan Hiro...


Zazel pun mulai berlutut dan sudah tak berdaya lagi sama sekali, sedangkan Hiro masih berdiri, Zazel berpikir kalau kemenangan didapatkan oleh Hiro.


Namun Hiro pun pingsan kebelakang, sudah dipastikan kalau ini pertarungan seri... Zazel yang sudah tak bisa apa apa hanya bisa berlutut lemas karena bagian vital nya terpukul.

__ADS_1


Sementara itu, Lea pun datang dan mengakhiri semuanya.


-Bersambung


__ADS_2