Fight For Everyone

Fight For Everyone
The Truth


__ADS_3

Setelah pertemuan Hiro dengan dirinya di timeline yang berbeda, Hiro kembali ke dunia asli nya, namun aneh nya dia tak bisa menemukan Flox kembali bersamanya.


Scene menunjukan ke Flox yang sedang berada di Padang pasir yang membentang luas dengan matahari terik yang menyengat. Dia sedang berdiri dan menghadap ke sesuatu.


"Engkau telah melanggar sebuah persyaratan! maka engkau harus di hukum!" ucap seseorang yang suaranya menggema.


Tiba tiba ada sebuah batu kecil di pundak Flox, yang ternyata batu itu seberat 20 ton, meski sangat berbeda jauh dari ukuran aslinya.


Faktanya, Flox terkena God Punishment akibat menggunakan jurus terlarang, dia dihukum untuk berjalan 150 km dengan membawa batu seberat 20 ton, orang yang berbicara padanya tadi adalah God of the time, penjaga timeline universe.


(Note: 1 jam di dunia nya, sama dengan 5 tahun di dunia asli, jadi kemungkinan besar Flox akan menghilang)


Disisi lain, Hiro terlihat keringat dingin, Hana pun mencoba mendekati nya dan mencoba bertanya kepadanya apa yang terjadi.


"Ada apa? Apa yang kau lihat?" tanya Hana


Hiro pun menjelaskan semua nya yang terjadi kepada Hana, mulai dari dirinya di timeline berbeda, dunia yang berubah, dan kekuatan besar yang aneh.


"Hmm begitu ya, aku dapat menjelaskan hal itu karena itu mudah" ucap Hana


"Singkatnya, dia adalah dirimu di timeline berbeda, dia adalah dirimu dengan versi yang jauh lebih kuat... Soal dia yang berhasil menguasai dunia, aku dapat menyimpulkan kalau dia adalah pengguna Chin, TIPE LIBERAL" ucap Hana


"L-Liberal? Tapi itu kan benar benar langka dan hampir mustahil??" ucap Hiro


"Memang langka dan hampir mustahil, namun tidak ada yang bilang kalau itu tidak bisa didapat, dia bisa mengetahui adanya dirimu itu pasti dari kekuatannya, sebenarnya dia bisa saja mengatur dirinya untuk berpindah ke dunia kita saat ini, namun itu akan merusak sebagian universe." ucap Hana


Disaat mereka asik mengobrol, tiba tiba ada suara dentuman keras dari bawah, mereka pun langsung bersembunyi dan mengintip area sekitar.


Terlihat para anggota the Clown mulai terpancing untuk pergi kesana, namun saat mereka hendak berlari, tiba tiba muncul tentakel yang meraih mereka dan meremuk mereka semua.


Dari kejauhan, Hiro melihat ada Yamada yang badanya setengah di lahap oleh aura kegelapan.


"Hiro, untuk saat ini kita mundur, soalnya ada sesu-"


Saat Hana Hendak berbicara pada Hiro, Hiro sudah tak ada di samping nya, dia melihat Hiro pergi ke arah Yamada, Hana menepuk pala nya seolah olah berkata 'Aduh nekat banget nih orang', dia pun membuka lubang di bawahnya dan masuk kesana.


Hiro pun sampai ke Yamada, dia melihat perubahan Yamada yang di lapisi aura hitam dan beberapa tentakel dibawahnya.

__ADS_1


"Kamu... Apakah kamu baik baik saja setelah kejadian kemarin?" tanya Hiro


"Hmm? Hiro ya, aku tidak baik baik aja" ucap Yamada


Hiro bingung dengan maksud Yamada


"Seperti yang kamu lihat ini, aku berhasil membangkitkan Chin ku di tempat itu, saat itu tubuh ku di kendalikan oleh Shimbi, pasti kamu tau kan hal itu... Mulai saat itu, aku selalu mengurung diri di kamar untuk melatih agar kesadaran ku tidak di ambil Shimbi ku" ungkap Yamada


"Jadi apa Chin mu?" tanya Hiro


"Kurasa ini adalah kaiyo, aku dapat mengendalikan aura ku menjadi tentakel, aku juga bisa menyerap sesuatu, dan aku juga bisa menembus atau kebal terhadap serangan fisik atau serangan jauh, tak termasuk serangan Chin" ucap Yamada


"Satu pesan lagi dariku Hiro, segeralah bangkitkan Chin mu, aku ga tau pasti, namun nampaknya musuh akhir akhir ini jadi lebih kuat. Dengan Chin mu bangkit, maka kamu tak akan kesulitan..." ucap Yamada


Tiba tiba di bawah Yamada muncul hitam hitam seperti lubang hitam, dia perlahan terserap kedalamnya dan menghilang dari sana.


Tak lama, Hana muncul dari lubang di bawah, dia pun langsung keluar dan memperingati Hiro.


"Tak ada waktu, ayo pergi dari sini!" ucap Hana


Hiro kebingungan apa yang dimaksud oleh nya, namun tiba tiba, muncul 3 orang dari arah depan.


Ada 3 anggota the Clown, bukan, 2 eksekutif dan 1 anggota biasa. Hiro dan Hana cukup terkejut karena ada orang yang membawa cakar waktu itu, dia sedang di rantai oleh orang yang berbicara tadi, seperti hewan peliharaan.


Orang yang memegang si cakar tadi menggunakan topeng berwajah panik, orang satu nya menggunakan topeng berwajah Sedih, si sedih adalah anggota, sedangkan si panik dan si cakar adalah eksekutif.


"Ayo kenalan dhisik ing kene. jenengku Meta, sampeyan mesthine Hiro ta?" ucap nya


"Lha iki kancaku sing meneng wae jenenge Anang, sing agresif iki jenenge Padro" ucap Meta


"Hana! Cepat!" ucap Hiro yang memerintah Hana untuk membuka lubang.


Hana hendak membuka lubang untuk mereka kabur, namun tiba tiba si Anang menunjuk ke arah lubang dan membuat lubang itu tertutup.


"Apa!?" ucap Hiro yang terkejut


Hana mencoba membuka lubang lagi, namun lubang nya tertutup, dia mencoba lagi dan lagi namun hasil nya sama.

__ADS_1


"Begitu ya, dia adalah tipe penyembuh, kekuatannya dapat membuat pengguna Chin menonaktifkan Chin nya dengan paksa, dia merepotkan" ucap Hana


"Cukup omong omonge, rasai ini, ojo mati ya" ucap Meta


Meta melepas rantai yang terhubung pada si Padro, Padro puh dengan cepat menerjang bagaikan singa yang menerjang mangsanya.


Beruntung Hiro dan Hana sempat melompat ke arah yang berlawanan, mereka berdua Hanya bisa menghindar tanpa melawan sedikit pun karena Si Padro ini ditutupi sebuah zirah dengan serangan dia yang membabi buta ke segala arah.


Saat Meta dan Anang lagi asik nonton, tiba tiba si Anang ditarik ke belakang oleh seseorang, saat Meta melihat ke belakang, ternyata Anang cuma mundur, mereka pun lanjut nonton.


Mereka masih menghindar dan menghindar, hingga Hana sadar satu hal, bagian bawah alias 'Biji' si Padro tidak terlindungi sampai bagian ************.


"Hiro, coba lah untuk merosot dan menyerang tepat di bagian bawahnya!" ucap Hana


Hiro paham, dia mencoba memancing si Padro untuk ke dia, saat Padro berlari ke Hiro, Hiro berlari ke Padro dan merosot di bawahnya, dengan pukulan yang keras, dia berhasil memukul tepat di 'Biji' Padro, Padro yang kesakitan langsung berlutut dan memegangi anu nya.


"Waduh! Padro kangelan , tulung tulung!" ucap Meta yang berbicara ke Anang


Namun saat melihat ke arah Anang, tiba tiba si Meta di pukul dengan sangat keras oleh Anang, sehingga topeng nya retak dan dia terpental dan terjatuh tidak sadarkan diri.


Hiro kaget disusul dengan Hana, saat Anang melihat ke arah mereka, tiba tiba Anang meleleh, mereka waspada dengan apa yang akan terjadi selanjutnya.


Namun Anang tidak meleleh, Hanya tubuh nya saja, lalu memperlihatkan Messa yang ternyata menyamar menjadi Anang tadi.


"Apa? Bagaimana??" tanya Hiro


"Cerita nya panjang, masih ada satu orang yang harus di selesaikan bukan?" ucap Messa


Mereka melihat ke arah Padro yang udah bangun dari kesakitan nya, mata nya jadi merah dan kaki nya gemetaran, dia pun berteriak dan berlari ke arah Hiro.


Messa maju ke arah Hiro dan menyuruh nya untuk mundur, saat Padro mulai mendekat Messa berdiri dengan satu kaki dan kaki belakangnya seperti sedang bersiap untuk melepas tendangan keras.


Benar saja, Messa menendang 'Bagian' yang sama saat Hiro menyerang Padro, tendanganya sangat keras sampai si Padro terbang ke atas sedikit, saat jatuh, Padro pingsan sampai mulut nya berbusa.


"Lalu, apa yang kamu lakukan disini?" tanya Hiro


"Aku akan ceritakan di lain tempat, tempat ini masih bahaya, ayo pergi" ucap Messa

__ADS_1


Hana membuka lubang dan masuk, disusul dengan Hiro dan Messa. Benar saja, tepat saat mereka masuk lubang, ada si Vonix, Mina, dan cecenguk yang banyak datang ke tempat pertarungan tadi. Mereka merasa ga nyangka kalau eksekutif mereka berhasil di kalah kan dengan mudah, namun sama siapa?


-bersambung


__ADS_2