
Scene di awali dengan memperlihatkan Hiro yang baru bangun tidur dan meregangkan badannya, dia merasa hari ini bakal cerah banget.
Hiro pergi ke kamar mandi dan mencuci mukanya serta menggosok gigi, saat selesai dari kamar mandi, di pergi keluar sebentar untuk menikmati hari.
Saat Hiro berdiri di depan rumahnya, dia di datangi satu orang.
"Paket pak, atas nama Narua Hiro" ternyata adalah kang paket
Hiro kebingungan padahal dia ngga mesan paket sama sekali.
"Oh ya saya sendiri" ucap Hiro
Orang itu memberi nya dan langsung pergi, Hiro yang penasaran langsung membuka tanpa tau apa isinya.
Ternyata hanya sebuah surat, namun surat itu di lapisi emas rill cuy.
Isi dari surat itu adalah
"Seorang petarung terkuat, kehadiran kalian akan kami tunggu dan kamu nantikan, disini kami menyediakan sebuah hal yang ga mungkin bakal kalian tolak, sebuah hal yang beuhh.... Datanglah ke pelelangan kami, petarung kuat!"
Scene berpindah ke Yamada yang juga dapet surat itu, dan Yudo juga dapat, namun dia tak memperdulikannya dan langsung membuang nya, Hiroi juga dapat surat itu, namun dia langsung membakarnya dan langsung pergi.
Hiro yang kebingungan pun langsung ga peduli dengan rasa curiganya dan langsung ingin mengajak temannya, saat dia membaca alamat, tertulis "hanya seorang diri! Jangan membawa kenalan".
Hiro rada kesal dikit dan langsung masuk ke dalam rumahnya.
Saat sore hari tiba, Hiro pamit ke semua temannya untuk ke tempat itu, dengan berasalan ingin membeli alat prakarya, Aartox dan Charlie sempat mau ikut, namun Hiro menolak dan bilang bisa pergi sendiri.
Hiro berjalan dan berjalan hingga sampai ke sebuah kota, dia menuju gang sempit dan gelap.
Di surat itu, tertulis untuk memasuki area pintu bawah tanah, Hiro pun melihat pintunya dan langsung masuk ke dalam sana, di sana gelap, Hiro masih menuruni tangga dan menuruni nya.
Hingga ada sebuah cahaya terang, Hiro masuk dan melihat sebuah ruangan yang penuh orang.
Disnaa dia melihat banyak berandal dari berbagai kota, mereka terlihat sangar dan berbadan besar.
Saat Hiro berjalan ke tengah, dia di hampiri satu orang.
"Hei, siapa namamu?" Tanya orang itu
"Euhh, aku Hiro" ucap Hiro
"Wahhh, senang bertemu dengan mu Hiro, nama ku Zazel"
Hiro kebingungan dengan orang itu yang tiba tiba menghampiri dirinya dan mau berkenalan.
"Kau juga di panggil kesini kan?" Tanya Zazel
"Ya" ucap Hiro
"Apa kamu tau tujuannya?" Tanya Zazel
"Tidak" ungkap hiro
"Ini adalah pelelangan yang di lakukan sebulan sekali, dimana para petarung yang baru baru ini viral, bakal di panggil kesini, dan yang terkuat juga bakal panggil kesini. Entah apa barang yang di jual bulan ini, aku yakin pasti itu sangat berguna" ungkap Zazel
__ADS_1
Hiro yang mendengar itu tercengang, dia Dateng kesini tanpa membawa uang, karena dia tak tahu ini tempat pelelangan.
"Alamak, kalo aku tahu ini tempat lelang, aku udah bawa uang" ucap Hiro yang panik
"Hahaha, kau memang lucu Hiro" ucap Zazel
Saat mereka berbicara, datang seseorang yang memakai jas menghampiri Hiro.
"Oi bocah tengil" ucap orang itu
Hiro dan Zazel menengok, dan menyadari kalo orang itu berbicara kepada Hiro
"Kau siapa?" Tanya Hiro
"Gausah pura pura bego, kamu ini adalah orang yang licik untuk seukuran bocah ingusan seperti mu" ungkap orang itu
Orang itu langsung mengangkat meja dengan kekuatan psikisnya, dia memiliki Chin psikis yang memungkin kan dirinya untuk mengangkat barang apapun.
Dia mengangkat meja itu dan berniat melemparnya ke Hiro, namun saat hampir di lempar, ada Zazel yang menyela mereka
"Cukup, kalian hanya merusak acara!" Ucap Zazel
Orang itu berhenti dan menaruh meja itu
"Jangan kau pikir kau lupa tentang penipuan anak buah ku Hiro?" Ucap orang itu
Hiro nge lag sebentar dan ga paham apa yang di maksud
"Aku adalah bos mafia yang kau tipu, beraninya orng seperti mu itu" ucap dia
Hiro baru menyadari kalau dia pernah menipu seorang mafia berbulan bulan yang lalu. Hiro mulai panik, kenapa dia masih ingat.
Hiro juga kaget ternyata dia adalah bos mafia yang di tipu nya, Hiro mulai panik dan gemetar, karena tentu ini bukan salah nya waktu itu, dia hanya ikut Ray yang ujung ujungnya dia kebawa masalah juga.
Zazel menyela lagi
"Kalian ini, kalo mau kesini minimal liat peraturan nya, tak ada yang boleh berkelahi disini, atau terima konsekuensinya" ucap Zazel
"Ya kau benar, oleh karena itu aku akan memburu mu lain waktu Hiro, ingat kan namaku ini, Laksa, ingat wajah ku dan namaku, brengsek" ucap orang itu
Laksa langsung pergi meninggalkan mereka berdua.
"Terimakasih Zazel, kau telah menyelamatkan ku" ucap Hiro
"Aku takut dia membuat masalah, jadi aku sebaiknya menengahinya, lagian kamu juga gabut banget sih, ngapain coba nipu Mafia" ungkap Zazel
Hiro bercerita kepada Zazel tentang semua penipuan yang di lakukan bulan lalu.
"Hmm... Hmm... Begitu Ya, kacau juga teman mu itu" ucap Zazel
"Makanya kan" ungkap Hiro
Saat mereka mau mengobrol lagi, terdengar mikropon dari depan yang menandakan acara utama akan di mulai
"Terimakasih untuk kalian telah hadir disini! Sekarang acara utama akan dimulai, jadi persiapkan uang kalian!"
__ADS_1
Saat semua fokus ke depan, Hiro menoleh sekitar dan melihat Yamada yang juga disana.
Hiro memperhatikan Yamada yang juga fokus melihat kedepan
"Hei Hiro, apa kamu tertarik kepadanya?" Tanya Zazel
Hiro langsung terkejut dan membuang pandangannya,
"Engga, aku cuma heran mengapa dia disini" ungkap Hiro
"Owh, kamu kenal di pecundang biru juga?" Ucap Zazel
Hiro kebingungan dengan yang di maksud Zazel
"Pecundang biru?" Tanya Hiro
"Ya, itu julukan dia, pecundang biru, karena saat itu-"
Belum selesai cerita, terdengar mic yang keras, ada seseorang yang menawarkan barang miliknya.
"Sebuah tiket menuju Hongkong!!! Kalian bisa pergi menantang petarung terkuat disnaa!!!! Ayo tawar ini!!" Ucap orang itu dengan keras
Singkatnya, pelelangan pun berakhir. Hiro dan Zazel pergi keluar ruangan.
"Yahh, cukup menyenangkan bertemu dengan mu ya, Hiro" ungkap Zazel
"Ya, meski pun kamu ga beli apapun sih" ucap Hiro
"Hahahaha"
Mereka berdua tertawa bersama,
"Kalau begitu, sampai bertemu lain waktu, Hiro!" Ucap Zazel yang pergi ke arah berlawanan
"Ya!" Ucap Hiro yang melambaikan tangannya
Hiro pergi berjalan di jalan sepi dan hari sudah gelap, saat dia berjalan, dia melihat jalanan sekitar menjadi api.
Hiro panik apa yang terjadi, dan muncul sosok di depan, ternyata itu adalah Hiroi.
"Halo, anak cengeng " ucap Hiroi
" Apa yang kau mau" ucap Hiro
Hiro bersiap bertarung.
Saat Hiro mulai maju, Hiroi melesat dengan cepat menggunakan dorongan apinya, dia menendang perut Hiro yang membuat Hiro tersungkur kesakitan.
Saat Hiro jatuh, Hiroi merogoh semua baju dan saku celana Hiro,
"Hmmm, kau ga beli apa apa ya" ucap Hiroi
Hiro yang benar benar kesakitan, mulai memegangi perutnya.
Hiroi mulai berdiri dan berjalan pergi, dia melemparkan air mineral ke Hiro dan langsung menghilang dari sana.
__ADS_1
Hiro masih kesakitan dan berusaha berdiri. Akhirnya dia sudah sedikit pulih dan kesal kepada Hiroi.
-bersambung