Fight For Everyone

Fight For Everyone
Keberuntungan


__ADS_3

Hiro benar benar terpojok oleh Vin yang marah kepada dia, dia mengangkat batu besar dan melemparnya ke Hiro dengan Chin nya. Hiro hanya bisa bertahan agar tak tersakiti,, saat baru itu benar benar dekat, tiba tiba batu itu terbelah saat sampai di depan Hiro.


Vin dan Hiro benar benar terkejut, saat mereka sedang melongo, tiba tiba ada sabit besar yang muncul dari atas dan menancap di tanah. Saat Hiro melihat ciri khas Sabit itu, dia langsung tau siapa dia.


tiba tiba turun seseorang dari atas dan duduk di gagang sabit nya, ya... Dia adalah Luvin, Vin semakin kesal karena semakin banyak yang menyelamatkan Hiro


"makin banyak orang yang nantang maut ya!?" ucap Vin


"apa yang kau lakukan disini Luvin?" tanya Hiro


Luvin turun dan mencabut sabitnya dan memutar nya, dia terlihat ingin melawan Vin.


"ketahuilah, Hiro adalah mangsa ku, dan kau tak boleh merebutnya dari ku..." ungkap Luvin kepada Vin


Hiro benar benar bingung apa yang terjadi, dia sebelumnya berpikir karena bakal makin banyak musuh nya, namun ini benar benar berbeda.


Luvin melesat dengan cepat, tepat sebelum Vin bergerak, untung Vin memiliki reflek yang tinggi, dia mengaktifkan Chin di sekitarnya dan langsung memberatkan gravitasi, Luvin terjatuh karena tarikan gravitasi yang berat.


"lohe? Langsung tamat nih!" ucap Vin


Luvin mencoba bergerak, namun dia tak bisa, itu benar benar berat, Hiro yang melihat Luvin dalam kesulitan, dia langsung mencoba berdiri. Saat Hiro Baru setengah berdiri, tiba tiba dia melihat tubuh Luvin bersinar warna hijau.


Ada garis hijau yang menyala di tubuh Luvin, Vin juga menyadari nya, dia tak akan membiarkan Luvin kabur dan langsung berlari ke arah nya untuk menghabisi nya.


Vin memukul Luvin dengan keras hingga terdengar suara dentuman yang lumayan keras, hingga membuat tanah retak dan debu berhambur.


Hiro benar benar berpikir kalau Luvin tamat, namun saat debu sudah mulai hilang, ternyata Vin tidak memukul Luvin, Hiro termasuk Vin juga terkejut tiba tiba Luvin menghilang dari sana.


"apa!?" ucap Vin yang terkejut


Tiba tiba mereka menyadari ada Luvin di belakang Vin, penampilan nya benar benar berbeda, dimana ada garis hijau yang bersinar di tubuh Luvin.


Gaya Luvin memegang sabit nya jauh berbeda dari sebelumnya, dia memegang nya tanpa teknik apapun, dia memegang nya asal asalan.


"oi Luvin, kamu ga apa apa?" tanya Hiro ke Luvin


"jangan berisik dan cukup duduk manis" ucap Luvin yang bersiap menyerang.

__ADS_1


Luvin berlari ke Vin, Vin langsung memberat kan gravitasi seperti sebelumnya, di luar dugaan ternyata Luvin berhasil lepas dari sana dengan mudah, terlihat badanya yang dapat melentur seperti karet, dia lepas hanya dengan membungkuk biasanya ke belakang 360°.


Vin dan Hiro benar benar terkejut dengan itu, Luvin lanjut berlari dan ingin menyerang Vin dengan sabitnya, saking cepatnya, Vin mundur dan tebasan itu mengenai pipinya.


Luvin tanpa pikir panjang maju lagi dan menyerang Vin dari bawah, Vin memberatkan senjata Luvin, Luvin sempat keberatan, namun dia menarik senjata nya ke atas dengan tangan seperti karet, beruntung dengan gerakan yang terbaca, Vin bisa menghindar serangan itu.


"apa apaan dia itu!?" ucap Vin yang keringat dingin


"ketahui lah, melawan mu bukan apa apa untuk ku" ucap Luvin


Luvin mengangkat senjatanya lagi dan menyerong sabit nya ke arah Vin, Vin melompat ke belakang Luvin dengan gravitasinya, saat dia hampir mendarat, ternyata Luvin sudah membelokan seranganya dan membuat tangannya berputar 360°...


"APA!?"


Vin mencoba mundur saat di udara, namun tubuh dia terkena bacokan dari Luvin, Luvin berhasil mengenai pinggang Vin dan membuat sabitnya menancapt di pinggangnya.


Vin terjatuh dan tak bisa apa apa lagi, Vin melihat ke arah Luvin dan bertanya


"bagaimana... Bisa...?"


Luvin terus menggerakkan sabitnya dan membuat Vin semakin kesakitan, terlihat darah mulai mengalir di pinggangnya.


"mengapa kau membantu ku?" tanya Hiro ke Luvin


"semenjak pertemuan kita, aku selalu mengawasi mu Hiro, mulai dari dirimu yang jalan sama cewek, kamu yang makan Di luar, saat kamu di kantor, bahkan saat kamu buang air besar" ungkap Vin


"okee...?" ucap Hiro yang kebingungan


"intinya, aku adalah pembunuh bayaran yang menepati janji, aku akan tetap membunuh target ku meski perjanjiannya dicancel atau orang yang mengorder mati, namun saat aku mengetahui kalau yng di minta adalah teman masa kecil ku, aku memberi mu waktu untuk kamu bersiap sebelum menghampiri kematian" ungkap Luvin


Luvin mencabut sabit yang tertancap di pinggang Vin, membuat darah Vin semakin keluar banyak. Luvin berjalan ke arah Hiro sembari menodongkan sabitnya


"ingat lah untuk selalu bersiap, Hiro" ucap Luvin ke Hiro


Luvin melompat ke atas gedung dan pergi dari sana, menyisakan Hiro dan Vin yang sedang kesakitan. Saat Hiro berdiri, terlihat ada yang memanggilnya, dari depan


"Hiroi!! Sinii...!!!"

__ADS_1


Ternyata itu adalah Bayu yang kembali ke Hiro dan memanggilny untuk membantunya keluar,, Hiro berlari ke arah Bayu dan melewati Vin, saat dia melewati Vin, Vin bicara sesuatu ke Hiro


"jangan pikir ini sudah selesai bocah!! Aku... Aku akan terus mengejar mu!!" ucap Vin


Hiro hanya terus berlari dan meninggalkan Vin di sana, Hiro akhirnya sampai di tempat Bayu dan mereka jalan mengikuti jalan dan akhirnya bertemu keramaian, Hiro masih kepikiran soal Fahmi, dia tak selamat karena mengorbankan diri


"sial, bagaimana dengan Fahmi, kita tak mungkin meninggalkan ya kan?" ucap Hiro yang menggerutu


"percaya saja Hiro, Fahmi orangnya lincah dan cepat, dia pasti bisa keluar dari situasi tersebut, untuk saat ini kita jangan menelponnya, takut dia dalam Keadaan terpojok dan membuat dia ketahuan" ucap Bayu


"ya kau benar"


Saat mereka sedang berjalan, Hiro mengambil jalan ke gang sepi, Bayu hanya mengikuti nya saja... sedari tadi Hiro berpikir, dia harus menjadi lebih kuat agar dapat melindungi teman temannya, dia harus menjadi lebih lebih dan lebih kuat...


Saat dia lagi bengong, dia melihat pedagang yang memanggilnya


"oy sini dek, mau coba sesuatu ga?" ucap orang itu


Hiro hanya menghampirinya saja, di susul dengan Bayu.


"ini namanya bola masa depan, kamu dapat melihat masa depan, dengan ini, cobalah, gratis" ucap pedagang itu


Hiro tanpa pikir panjang langsung mencoba nya, dia meletakan tangannya di bola tersebut, pedagang itu tersenyum dan langsung memegang tangan Hiro, seketika Hiro mendapat pandang putih bersinar di seluruh matanya...


Hiro terasa seperti di pindahkan ke suatu tempat, saat dia menggosok matanya, dia melihat sesuatu...


Dia melihat seperti ada kelompok berisi beberapa orang, dan dia benar benar terkejut bukan main...


Lantaran dia melihat ada dirinya yang sudah besar, sekitaran berumur 24 tahun, Disini Hiro masa depan terlihat menggunakan jubah Hiroi, tak hanya itu, dia melihat Aartox masa depan, Luna, Rizky, ada seseorang yang ga di kenal, ada monyet cyborg di bahunya, dan ada wanita dewasa.


Hiro benar benar terpana dengan apa yang dilihatnya, saat dia ingin menghampiri itu, tiba tiba tangannya ditarik oleh sesuatu... Hiro kembali ke masa kini, dia terjatuh dan terduduk, Bayu mencoba menolongnya dan ingin Hiro mengatakan apa yang terjadi... namun saat melihat pedagang tadi, dia sudah hilang...


Hiro berdiri dan berpikir apa itu nyata atau tidak, dari perjalanan pulang, dia overthingking memikirkan itu, dia benar benar tak ada pikiran lain hanya selain memikirkan itu, hingga saat sebelum dia tidur


"apakah itu... Nyata....????"


-bersambung

__ADS_1


__ADS_2