Fight For Everyone

Fight For Everyone
Kegagalan dan Keberhasilan


__ADS_3

Hiro sudah setengah sadar, dia melihat Yamada sedang bertarung melawan Rove, mereka terlihat cepat dan lumayan kuat, pukulan demi pukulan berhasil di tahan, dan tak sedikit berhasil kena.


Saat Yamada hendak memukul wajah Rove, Rove menunduk ke bawah, Yamada ga kepikiran hal itu. Rove kemudian berdiri dan mencekik leher Yamada, bagi Rove, ini benar benar skakmat.


Yamada di bawa ke alam bawah sadar milik Rove, Yamada dalam posisi tiduran dan tangan dan kaki nya di borgol. Saat dia mencoba melepaskan dirinya, tiba tiba muncul sebuah penggiling raksasa tepat di atas perut nya.


penggiling itu berputar dan lama lama turun, Yamada berusaha memberontak. Perut Yamada tergolong dan terkoyak kotak oleh penggiling itu, darah muncrat kemana mana, sedangkan Yamada berteriak kesakitan dan berusaha memberontak, dia terus terguling hingga mati disana.


Yamada kembali hidup dalam posisi yang sama. Dia terguling lagi dan menderita lagi, dia di hidupkan dan terguling lagi. Itu terus menerus berulang, Yamada merasakan sakit yang sama seperti di dunia nyata, dia mencoba menahan namun tak bisa, sakit nya luar biasa.


Hiro melihat Yamada di dunia nyata di cekik oleh Rove, Yamada terlihat ga bergerak sama sekali, Hiro berdiri dan berlari ke arah Rove. Di alam bawah sadarnya, Rove telah mengulang itu 10 kali, 10 kali kematian Yamada dan rasa sakit yang berulang, Yamada mulai menangis dan berharap akan segera berhenti.


Yamada sadar kembali ke dunia nyata, dia melihat Hiro menendang perut Rove dengan sangat keras. Hingga Rove terpental ke gedung di sebelah. terpental nya Rove mengalihkan perhatian para anggota preman, mereka pun berdatangan untuk mengecek kesana.


Hiro tau dan bergegas pergi ke Yamada, Yamada benar benar stress berat akibat kematian yang berulang, otak dan saraf nya rasanya mau hancur. Hiro menyadarkan Yamada kembali dengan menamparnya dan Yamada pun sadar, Yamada yang masih sempoyongan berlari bersama Hiro ke arah Hiroi berada.


Scene berpindah ke Charlie yang hendak bertarung melawan orang itu.


"aku adalah Rhoni! Penjahat kelas atas yang telah membunuh ratusan orang, sekarang berdoa lah agar kamu mendapat surga" ucap orang itu


"Luna, bantu aku ya" ucap Charlie


Luna mengangguk. Charlie mengaktifkan Chin nya dan merubah tangan kananya menjadi batu volcano yang nyala, dia siap menghadapi Rhino.


Saat Charlie mendekat, Rhoni dengan cepat melesatkan pukulannya, benar saja pukulannya sangat cepat bahkan mengeluarkan asap, Charlie tak sempat menghindar.


Beruntung ada Luna yang menolong nya, Luna menarik kaki Charlie dan menggeser nya ke Kanan, Charlie jatuh ke kanan dan berhasil selamat.


"(ini berbahaya, sekali kena saja bisa pindah alam") ucap Charlie


Dia bangun dan maju lagi, Charlie hendak memukul Rhoni. Rhoni berhasil menahan serangan Charlie hanya dengan satu tangan, Rhoni lalu melempar Charlie ke atas atap.


Charlie jatuh ke bawah akibat lemparan Rhoni, atap nya mulai berbekas dan Charlie jatuh itu benar benar sakit. Charlie berdiri perlahan lahan, pengelihatan nya tertutup oleh asap dari debu.


Dengan otak senku nya, Charlie berhasil kepikiran ide, dia pun berdiri dan menggenggam tangannya.


"kenapa? Dah putus asa kah? Sini biar aku instan kill" ucap Rhoni


Charlie memukul tembok di sebelah kirinya hingga menembus, saat tangannya di dalam tembok, dia menggenggam tangannya dan menarik puing puing dan debu, dia melempar nya ke arah Rhoni.


Charlie berhasil membuat debu yang tebal berterbangan, sehingga membuat pandangan terganggu. Tanpa pikir panjang, Rhoni memukul Charlie, Charlie kena serangan Rhoni tepat di mukanya hingga dia jatuh ke lantai.


Rhoni memegang kaki Charlie dan mengangkat nya


"udah gini doang? Langsung mati toh" ucap Rhoni


Saat debu mulai hilang, ternyata itu adalah gliter keras menyerupai Charlie, Rhino langsung terkejut, sementara Charlie di belakang Rhino langsung menghantam kepalanya


"suprise!" ucap Charlie


Rhino terhantam di bagian belakang kepalanya, hingga dia tak sadarkan diri dan terjatuh. Charlie berhasil menyingkirkan Rhoni, dia sampai capek parah karena terlalu banyak menguras stamina.


Charlie lari ke arah Luna


"aku terlalu banyak menggunakan kekuatan ku, aku tak bisa berdiri" ucap Luna yang ngos ngosan


Charlie mengendong Luna dan berjalan, tapi dia keinget kalo ada 2 belokan.


Belokan kanan dan kiri, dia tak boleh salah karena hanya satu satu nya jalan yang benar. Charlie berhenti dan memutar otak, dengan otak senku nya lagi, Charlie berhasil berpikir.


"( jalan yang benar adalah kiri, Karena jalur kiri di jaga oleh orang tadi dan langsung menyerang, sedangkan jalan kanan adalah palsu karena jika pilih kanan maka akan dibiarkan)"

__ADS_1


Charlie berlari ke kiri dan menyusuri lorong nya.


Scene berpindah ke boss preman Yang sedang bermain sama keponakannya. Saat mereka sedang asik bermain, muncul seseorang dari pintu.


"siapa kamu, kamu ga diizinkan masuk ke sini!" ucap boss preman


"aku adalah Blose, murid dari perguruan beladiri, sekaligus anggota berandal" ucap orang itu


Dia adalah Hiroi yang menyamar, Hiroi benar benar menjalankan perannya dengan baik, bahkan dia sampai mengganti gaya rambut serta menggunakan baju khas perguruan.


"guru ku menyuruhku untuk mengalahkan mu, karena kamu gendut, jelek, dekil dan bau" ucap Hiroi


Mendengar itu, bos preman langsung kesal dan diam sebentar. Ternyata dia lagi nge charge untuk mengeluarkan Chin nya, Hiroi memperhatikan dia.


Boss itu mulut nya langsung penuh dan...


dia mengeluarkan suara ultra Sonic dari mulut nya menuju Hiroi, Hiroi langsung menghindar ke kanan dan berhasil menghindari serangan berbahaya itu.


Hiroi dapat menyimpulkan kalau orang itu adalah pengguna Chin tipe marksman, dia menembakan gelombang ultra Sonic dari mulutnya, butuh waktu 2 detik untuk charge, dan butuh waktu 0.5 detik untuk mengenai targetnya.


Boss preman mulai nge charge untuk menyerang, Hiroi memanfaatkan itu dan langsung mendekati nya, saat Hiroi sudah dekat, tiba tiba muncul duri dari bawah tanah yang mencegah Hiroi mendekat. Serangan pun datang, namun Hiroi berhasil menghindar.


Dia melihat ke arah anak kecil itu, dia adalah pengguna Chin tipe hyper, dia dapat memunculkan duri dari tempat mana pun.


Hiroi langsung kepikiran ide cemerlang dan langsung bergerak, boss preman nge charge lagi, Hiroi diam selama sedetik. Saat sudah satu detik, Hiroi bergerak mendekat. Anak kecil nya mulai memunculkan duri, Hiroi jongkok kebawah dan membuat boss preman mengarahkan seranganya kebawah.


Di detik 0.2, Hiroi langsung menghindar ke samping, sehingga serangan boss preman mengenai duri yang di bawah. Pagar duri itu hancur dan membuat Hiroi bisa masuk.


Hiroi langsung memegang wajah boss preman


"mudah nya" ucap Hiroi


Hiroi langsung membakar wajah boss preman hingga gosong, keponakan nya yang di samping langsung ketakutan.


Hiroi selesai dengan misi nya, dia melihat anak kecil itu


"perguruan beladiri berandalan, ingat itu" ucap Hiroi


Anak kecil nya pun pingsan. Hiroi pergi ke tengah tengah sambil membuka ponsel nya, dia berniat menelpon seseorang.


Saat Hiro dan Yamada hendak menguping, tiba tiba ponsel di kantong Hiro bunyi dengan kencang, Hiro langsung mengambil nya dan mematikannya, itu adalah telpon dari Lea. Melihat itu Yamada langsung menjitak Hiro.


Hiroi menyadari ada yang memperhatikan nya.


"keluar dalam 3 detik, atau ku bakar" ucap Hiroi


Yamada dan Hiro panik, apa yang harus mereka lakukan, Yamada pun kepikiran ide dan menyampaikannya ke Hiro


"1...2...3..."


Hiroi menyalakan api di tangannya dan meninju ke arah sana menciptakan api yang terbang.


Yamada melesat ke arah Hiroi dan pergi ke kotak seberang, Hiroi masih belum tahu kalau itu adalah Yamada dan Hiro.


Yamada dan Hiro berganti posisi dengan menyebrang dan bertukar posisi. mereka terus begitu, lama lama pun mundur ke area pintu.


Hiroi menyadari apa yang akan mereka lakukan, dia langsung memukul angin dan menciptakan api yang terbang ke arah pintu dan menutup nya.


Hiro dan Yamada terjebak karena ga bisa keluar. saat Hiroi menghampiri mereka, muncul lah Arman yang langsung memukul kepala Hiroi, Hiroi langsung menyerang Arman namun dia menangkis nya


"Pergilah!" ucap Arman

__ADS_1


Yamada dan Hiro pergi membuka pintu dan keluar, sementara Arman menghadapi Hiroi


Scene berpindah ke seorang pria tua yang sedang bersama 2 wanita penghibur yang telanjang, mereka hendak melakukan cocok tanam. Saat hendak melakukanya, pintu pun terbuka


Itu adalah anak kecil tadi, pria itu langsung menggunakan celana nya dan berdiri dengan perasaan marah


"siapa kamu! Apa kamu punya izin kesini hah!?" ucap orang itu


"aku adalah keponakan boss preman terkenal, aku kesini akan menghancurkan mu" ucap anak kecil itu


"(keponakan dia ya, memang benar benar)" ucap pria tua itu


Dia mengangkat kedua tangannya dan hendak menggunakan chinya, dia melakukan gerakan aneh, namun mulai keluar cahaya dari tangannya


tanpa di sadari, ada Luna dan Charlie yang sedang mengintip di ventilasi, mereka melihat nya.


Saat hendak menyerang anak kecil itu, tiba tiba tangannya di pegang oleh Kai, Kai langsung membekukan pergelangan tangan pria itu


Pria itu kesakitan dan ga bisa apa apa. Anak kecil itu mendekat ke arah pria tua itu


"ternyata jabatan mu itu hanya sampah ya pak tua, tidur nyenyak" ucap anak kecil


Dia langsung menendang kepala pria tua itu dan membuat dia tak sadarkan diri, Kai melepas tangannya dan dia pun terjatuh, Kai menoleh ke arah 2 wanita itu


"pergi!" ucap Kai


wanita itu berdiri menggunakan selimut dan kabur dari ruangan itu. Saat hanya mereka berdua, kau pun berbicara


"kerja bagus Messa" ucap Kai


Charlie dan Luna kebingungan dengan maksud Kai. Kemudian anak kecil itu mulai berubah tubuh nya, semakin lama semakin membesar dan seluruh tubuh nya ikut membesar.


Ternyata dia adalah teman Hiroi yang bernama Messa, dia pengguna Chin tipe kaiyo, dimana dia bisa meniru wujud seseorang hanya dengan melihat nya.


"ini ga mudah tau" ucap Messa


"ini pakai ini, aku tunggu kamu di luar" ucap Kai yang melempar pakaian


Messa masih menggunakan pakaian kecil yang digunakan untuk menyamar, Kai keluar meninggalkan Messa perganti pakaian.


Dia ga sadar kalau masih ada Luna dan Charlie. Dia melepas maju dan mengganti baju nya, tubuh Messa benar benar muantap poll, badan kaya gitar spanyol, dada besar, pokok nya the best.


Luna yang melihat itu cuma bengong, sementara Charlie malah keenakan. Selesai ganti baju, Messa menelpon seseorang


"Rencana berhasil" ucap Messa dia telpon


dia langsung keluar ruangan.


tak lama, ada telpon masuk dari hape Charlie,


"oi Charlie, gawat, kita gagal dalam misi kali ini" ucap Hiro dalam telpon


"sama, kita juga gagal total, mereka benar benar beraksi dengan cepat" ucap Charlie


"bagaimana ini?" tanya Hiro ke Yamada


"kita bersiap" ucap Yamada


Mereka pun langsung berlari pulang


Charlie dan Luna pun berjalan keluar ventilasi dan akan pulang, Hiro dan kawan kawannya gagal dalam misi mengagalkan Hiroi, kini mereka hanya perlu bersiap saja untuk perang, karena rencana Hiroi berjalan mulus 100%

__ADS_1


-bersambung


__ADS_2