
Hiro Pun Tertidur dan bermimpi, dia bermimpi melihat sosok teman temannya yang sudah meninggalkan nya seperti Charlie dan Zen, dibelakang arwah teman temannya Hiro melihat suatu makhluk berbadan besar berbulu lebat, tiba tiba Hiro pun terbangun dan badannya berkeringat
"apa apaan itu tadi?!" ucap Hiro
Hiro pun keluar dari kamarnya dan pergi ke toilet dia melihat jam di dinding masih jam 1 malam lalu Hiro mengambil minum, saat Hiro sedang minum dia terkejut ada yang menepuk pundaknya dan saat Hiro menoleh ternyata itu Lea yang juga terbangun tengah Malam.
"Yo, kamu juga terbangun?" tanya Lea
"ya begitulah, aku bermimpi buruk jadinya terbangun" Jawab Hiro
Mereka pun keluar mencari udara segar dan duduk di bangku taman dekat Villa
"Bulannya indah ya" ucap Lea
Hiro diam saja..
"eh?! Kamu denger ga" ucap Lea
"eh maaf aku sedang tidak fokus, mimpi tadi benar benar membuatku tidak tenang" jawab Hiro
"kalau begitu..." Lea tiba tiba mencium Hiro..
Dibawah sinar bulan yang indah.. Hiro merasakan bibir Lea yang sangat lembut hangat.. beberapa saat kemudian
Hiro terkejut dan salting
"hehe" Ucap Lea yang langsung masuk ke villa
"eh?! barusan tadi" otak Hiro yang ngeblank saking terkejutnya
Setelah Itu pun Hiro Masuk ke villa dan lanjut tidur..
Hari sudah pagi dan ini adalah Hari Kedua liburan mereka.
"pagii" ucap Mura dengan penuh semangat
"kenapa kamu semangat banget sih dek" ucap Yura
Tiba tiba Messa memeluk Hiro dari belakang
"bagaimana malam tadi? Apa kamu tidur nyenyak?" tanya Messa
"malam yang buruk.. Eh gak juga sebenarnya" Jawab Hiro
"ekhm ekhm.. Jadi siapa yang akan masak sarapan" ucap Hana
Mereka pun berfikir siapa yang akan memasak,
"untuk memasak sudah jelas para wanita kan ya" ucap Ravel
"aselii kita para laki tinggal menikmati aja hahaha" Aartox dan Ray yang tertawa
Pada akhirnya yang memasak Lea dan Yura, setelah memasak mereka semua pun Sarapan bersama
"jadwi kita ngwapaim hari ini nwih" Ucap Ravel yang sedang mengunyah makanannya
"telan dulu baru bicara" ucap Hiro
"sudah jelas kolam renang dong" ucap Rizky
"boleh juga tuh" ucap para wanita
Setelah mereka selesai sarapan mereka pun berganti pakaian dan ke kolam renang, dengan penuh semangat para lelaki melompat ke kolam renang
Disusul para wanita yang memakai baju renang yang sangat menggoda
Messa yang memakai baju renang jenis Bikini
Lea,Yura,Silvi memakai baju renang jenis skirtini
lalu Hana yang memakai baju renang jenis Surf Suit
"apaan ini, sangat mengecewakan" ucap Rizky yang kecewa berat karena Hana memakai baju renang yang lumayan tertutup.
__ADS_1
Setelah beberapa saat mereka berenang, mereka merasa bosan dan harus memainkan sesuatu
"berenang doang gabut, enaknya sambil mainin sesuatu" ucap Mura
"main voli di air sepertinya seru, yang kalah masak untuk hari ini" usulan dari Hiro
"menarik!" ucap mereka semua
"aku udahan dulu" ucap Pixie
"kenapa?" tanya Aartox
"pake nanya, lagian aku juga udah lumayan lelah" jawab Pixie
Mereka pun bermain tanpa Pixie, 6 lelaki melawan 5 wanita
"RASAKAN INI!!" Teriak Mura yang men smash bola dengan keras
"Tidak semudah itu Lo" Messa yang mengembalikan bola
"ini semua untuk melampiaskan kekecewaan ku.. DIMENTION SMASH!" Rizky yang tidak sengaja mengeluarkan chinnya.
Bola pun melesat jauh kearah Hutan, mereka melirik kearah Rizky dengan kesal karena menghilangkan bola
"ehehe gak sengaja" ucap Rizky dengan tertawa kecil
"Ambil sana cepat" ucap Hana
"Gas berdua bareng Hiro" ucap Rizky sambil Nyengir
"hadeh, okelah" Jawab Hiro.
Mereka berdua pun masuk ke hutan untuk mencari bola, Mereka berjalan terus berjalan hingga lumayan jauh dan akhirnya menemukan bola itu namun..
"sial kenapa harus ditengah kubangan air, mana airnya banyak daun dan kotor" ucap Rizky
"gas in aja, main nekat" jawab Hiro
Mereka pun mencoba mengambil bola itu namun tak berhasil, akhirnya mereka mencari kayu untuk mengambil
Mereka mencoba masuk ke kubangan air itu dan berhasil tidak ada keanehan dan tidak ada kesalahan,
Karena hari sore mereka berdua buru buru pulang namun... Mereka tak menemukan jalan pulang
"keknya.. Kita tersesat" ucap Hiro
"jadi gimana nih, kita dah daritadi berjalan kaki ku mulai lelah" ucap Rizky
Mereka berdua memutuskan untuk beristirahat dan membuat api untuk menghangatkan tubuh, Hari pun sudah gelap Sementara itu yang lainnya menunggu Hiro dan Rizky kembali
"kemana Hiro ini, dari tadi gak pulang.." ucap Yura yang khawatir
"aku akan susul Hiro" ucap Messa
"Sebaiknya jangan terlalu gegabah, kalau salah satu dari kita ikut tersesat akan merepotkan nantinya jadi lebih baik kita tunggu mereka kembali.." Hana yang menenangkan semuanya.
Hiro dan Rizky pun selesai beristirahat dan hendak melanjutkan perjalanan, disaat mereka berdua ingin berdiri.. Ada makhluk besar dibelakang mereka berdua
"ada sesuatu dibelakang kita" Ucap Rizky yang menyadari itu
"benar.. Dalam hitungan ketiga kita lompat" Ucap Hiro
1.. 2.. 3.. Mereka berdua pun melompat keatas dan melihat makhluk berbadan besar dan berbulu lebat,
Hiro pun teringat makhluk yang berada di mimpinya kedua makhluk itu terlihat sama
"makhluk itu lumayan besar, harus kita apakan" ucap Rizky
"sudah jelaskan, libas" Jawab Hiro
Rizky pun menarik pedang dari sarungnya
dan menebas makhluk itu dari atas
__ADS_1
"angin berhembus... Matahari bersinar... Daun yang jatuh, tak menimbulkan suara... Tebasan dimensi!"
saat mendarat mereka berdua mengira sudah mengalahkan makhluk itu namun.. Saat mereka menoleh makhluk itu terluka sedikit pun dan malah jadi mengamuk lalu menyerang membabi buta
"tch, kenapa tidak mempan" ucap Rizky dengan penuh kesal
"mungkin saja makhluk itu berasal dari alam lain" ucap Hiro
"huh? Alam lain berarti.. yang kita lawan setan dong!" ucap Rizky
Hiro mencoba mengaktifkan Chin pemurni nya namun tak berhasil, yang muncul malah Chin acak yang tidak berguna
"kita tak bisa apa apa, lebih baik kabur dulu" ucap Hiro
"yang tak bisa apa apa itu kamu tau, yasudah kabur saja" Ucap Rizky
Mereka berdua pun lari sekencang mungkin menjauh dari makhluk itu.. Sementara itu di villa teman teman Hiro yang sedang menunggu tiba tiba dikejutkan dengan listrik yang tiba tiba mati, mereka semua pun berkumpul diruang tengah
"lagi enak nonton malah mati listrik sialan" ucap Aartox yang kesal
"apa kalian tidak merasakan sesuatu?"
Ada makhluk berbadan besar dan bergerak cepat..
makhluk itu pun berhenti bergerak dan berada tepat dibelakang Aartox, mereka semua ketar ketir
"eh?! Kenapa kalian melihat ku seperti itu, apa ada sesuatu dibelakang ku-" ucap Aartox lalu dia menoleh kebelakang nya dan ada makhluk sama seperti yang menyerang Hiro
Mereka semua terkejut dan langsung pergi keluar Villa tapi makhluk itu terus mengejar, mereka mencoba menyerang dengan Chin namun tak berhasil sama sekali
"AAAASSSUUU setannya ngejar" teriak Rizky dari kejauhan
Aartox dan lainnya pun melihat Hiro dikejar makhluk yang sama
"eh? ngapa dibawa kesini!" ucap Aartox dan lainnya
"kampret disana juga ada setan, mau gak mau harus.." Ucap Hiro
Mereka semua pun berkumpul dan dihadapkan dengan 2 Makhluk besar itu
"apa yang bisa kita lakukan, mereka sama sekali tidak bisa diserang!" Ucap Yura
"beri aku waktu, aku ingin mencoba sesuatu" ucap Hiro
Mereka semua pun menyerang makhluk dengan segala cara untuk mengulur waktu, Hiro dengan fokus tingkat tinggi mencoba mengaktifkan chinnya
"Dari hati terdalam.. Kejujuran dan kesetiaan tanpa kecurigaan.. Segala sesuatu berasal dari satu.. Segala kekotoran harus dibersihkan.. PEMURNIAN!" Ucap Hiro
Lalu tangannya dilapisi aura emas Hiro pun membentuk senjata dengan aura itu
"pedang? terakhir kali keris sekarang pedang, ya lumayan pedang bermata dua ini sangat keren!" Ucap Hiro
Mereka semua takjub dengan Hiro yang mengeluarkan chinnya, Lea terlihat sangat kagum dengan Hiro
"oy setan, kuhabisi kalian dengan cepat" Hiro langsung menebas kedua makhluk itu dengan sangat cepat
Kedua makhluk itu pun meledak lalu menghilang,
Chin Hiro pun perlahan menghilang...
"apa apaan itu tadi setan?!, juga Hiro kenapa kamu pulang terlambat" Ucap Lea yang khawatir dan langsung memegang tangan Hiro
"syukurlah kamu baik baik saja" Yura yang langsung memeluk Hiro dari samping
"apaan itu tadi? keren juga kekuatan baru mu" Messa yang memeluk Hiro dari belakang
"tch, dasar mc" Ucap Rizky yang kesal dan sedikit iri
"omong omong setan apa tadi?" Rizky yang bertanya ke Hana
"Menurutku itu setan genderuwo, dari ciri cirinya sama persis mulai dari tubuh yang besar dan berbulu lebat, alasan kalian semua tidak bisa menyerang nya adalah karena itu makhluk dari alam lain.. dan yang bisa menyerang itu hanya Hiro karena dia memiliki Chin Pemurni.." Hana yang menjelaskan ke semuanya
"begitulah, udah lumayan malem mending kita masuk saja diluar sini lumayan dingin" ucap Hiro
__ADS_1
Mereka semua pun masuk lalu membersihkan diri dan segera tidur..
-bersambung