
Terlepas keasikan kemarin, kini Hiro kembali dalam mood biasanya, dia sedang menikmati sore hari dengan secangkir kopi dan senja yang akan terbenam.
Dia benar benar merasa seperti ingin terbang, tapi dia juga merasa sedikit bosan karena tak ada yang bisa di ajak bermain, Hiro menutup jendela nya dan pergi ke kamar tidur nya.
Scene berpindah ke Hiroi yang sedang di restoran makan, dia nampak sedang menunggu kehadiran seseorang. Setelah dia menunggu cukup lama, hadir lah seseorang di depan tempat duduk nya, mereka akan berbincang dengan perlahan dan santai layak nya percakapan orang kull.
"Jadi Hiroi. Apa yang benar benar kau, 'rencanakan' itu?" Tanya orang itu.
"Sederhana, aku akan mengadu domba kedua pihak" ungkap Hiroi
"Apa maksud dari itu?" Tanya orang itu
"Ketahui, bahwa di seluruh penjuru dunia, ada 2 kubu yang tak akan pernah akur, kubu pertama di tempati oleh preman, mereka adalah orang brengsek yang merampok dan melakukan tindak kriminal lainnya, sedangkan pihak satu nya adalah berandal, mereka adalah orang yang tertarik untuk bertarung bertarung dan bertarung. Kedua pihak ini jelas tak akan pernah bersatu" ungkap Hiroi
"Jadi kesimpulan nya adalah..."
"Benar! Aku akan mengadu domba mereka, dan membuat pertarungan antara 2 kubu, dan akan merugikan semua petarung, aku sengaja memancing itu agar pihak ketiga juga ikut turun" ungkap Hiroi
"Pihak ketiga?" Tanya orang itu
__ADS_1
"Tentara polisi, semenjak ada Chin menyebar, pihak polisi mulai melatih beberapa orang hingga mengaktifkan Chin, dan tentu saja kekuatan tempur mereka bukan sembarangan, tentara yang terlatih, atlet beladiri, bahkan polisi kekar" ucap Hiroi
"Aku paham rencana mu, oleh karena itu aku mempersiapkan eksekutif ku sendiri untuk mempersiapkan diri dari 'kiamat' kecil mu itu." Ucap orang itu
"Lebih baik jangan terlalu meremehkan ini, ketahuilah bahwa kamu, belum tentu lolos dari jangkauan ku" ucap Hiroi
"Hmphmm" orang itu menghilang dari sana dan menyisakan Hiroi seorang, Hiroi berdiri dan pergi berjalan ke arah gang.
Scene berpindah ke seseorang yang nampak nya melayang sedikit di udara dengan aliran listrik di sekitarnya, listrik itu bertegangan tinggi yang tentu saja berbahaya
"Hmmm, ini menjadi menarik" ucap orang itu
Hiro berjalan menghampiri pintu nya dan membuka pintu dia, ternyata itu adalah Pixie dan ada satu orang lagi yang berbadan cukup besar, saat di teliti ternyata itu adalah Ruma si petinju kuat itu.
"Apa yang kalian lakukan malam hari begini?" Tanya Hiro
"Jadi Hiro, Ruma bilang tertarik ingin bergabung dengan kelompok kita, setelah aku menceritakan petualangan ku saat kami sedang beristirahat" ungkap Pixie
"Halo calon ketua, aku siap menerima perintah, bahkan aku siap menghancur kan apapun yang menghalangi mu"! Ucap Ruma
__ADS_1
Hiro sedikit kesal karena ada yang menggangu rest nya, dia langsung menyuruh Pixie dan Ruma masuk kerumah Hiro dulu dan membicarakan nya di dalam.
Sesampainya didalam, Hiro langsung menyuruh Ruma dan Pixie uduk dan hendak membicarakan soal kedatangannya.
"jadi apa yang membuat mu tertarik kemari?" tanya Hiro
"jadi Pixie telah menceritakan tentang betapa keren petualangan nya bersama mu, dan betapa hebatnya tujuan mu, aku terkesan kepada mu, aku ingin memiliki pemimpin yang sepertimu ini, jadi aku memutuskan untuk mengantarkan Pixie kemari agar bertemu dengan mu" ungkap Ruma
"hmmm"
Hiro agak tersentuh dengan pengakuan Ruma tersebut, dia pun berdiri dan hendak mengatakan sesuatu
"oke, kamu diterima, besok datang lah ke tempat bertemu kita, aku akan menyampaikan sesuatu yang penting sekali" ungkap Hiro
"terimakasih ketua, aku akan berusaha sebaik mungkin!" ucap Ruma
Ruma dan Pixie pergi dari rumah Hiro dan berjalan pulang ke rumah mereka masing masing, Hiro kembali masuk kedalam rumahnya dan hendak tidur untuk mengakhiri hari ini, entah apa yang akan terjadi besok, dan entah pertemuan apa yang akan Hiro sampaikan esok?
-bersambung
__ADS_1