Fight For Everyone

Fight For Everyone
3 Kepala Hydra


__ADS_3

3 pihak dari mereka sudah berkumpul di tempat masing masing dan akan melancarkan rencana terbaik, mereka ber 3 akan melancarkan rencana, apapun yang akan di gunakan demi mencapai tujuan nya.


Hiroi yang di atas gedung mulai masuk ke dalam dengan membawa 2 galon bensin, entah apa yang di rencanakan nya, tapi tujuannya sudah tentu pasti.


Dari bawah terlihat Yamada yang baru sampai, mengangkat telponnya. Dia mengangkat telpon dari atasannya.


"Halangi dia, hentikan dia mengikuti turnamen itu, aku menunggu mu melakukan tugas mu" ucap atasannya dari telepon


Yamada langsung memasuki gedung itu bersama dengan 3 partnernya.


Scene berpindah ke Hiro yang sedang di tempat berteduh seperti Sawung. Dia dan 20 anggota nya sedang merencanakan sesuatu.


"Aku membaca artikel tentang tempat ini, bahwa disini memiliki distrik listrik yang banyak, jadi pasti incarannya adalah membakar listrik dan menyalurkan apinya lewat sana. Tujuan kita adalah, menghalangi apa yang di rencanakan dia. Yoshh ayo masuk!" Kata Hiro


Semua orang itu masuk ke dalam gedung yang sama, namun saat ada pertigaan, mereka berpencar membagi 3 kelompok.


Kelompok satu bertugas sebagai penjaga, dia akan menjaga pintu pintu di area sekitar, bertujuan jika Hiroi berhasil menjalankan rencananya, maka tujuan kelompok itu adalah menyelamatkan orang orang.


Kelompok 2 bertugas sebagai kelompok inti yang di pimpin oleh Hiro, bertujuan untuk menghentikan rencana Hiroi dengan menghadapi nya.


Kelompok 3 adalah kelompok pengamat, dimana mereka mengamati pergerakan Hiroi agar dapat memahami apa yang ingin dia lakukan (isi kelompok ini orang orang berotak Senku).


Mereka semua berpencar membagi 3 kelompok, kelompok 1 langsung mengutamakan bagian pintu, di sana Aartox dan Silvi yang kebagian tugas dan 8 orang yang menjaga itu.


Kelompok 2 langsung menuju daerah listrik utama dan menjaga area sana agar tak di masuki Hiroi, kelompok ini ada Hiro, Ray. Dan 6 orang lainnya.


Kelompok 3 langsung mengarah lantai 2 untuk memantau pergerakannya, kelompok ini ada Charlie, dan Pixie.


Scene berpindah ke seorang petinju kuat yang sedang bersiap menuju arena pertandingan, dia bernama Ruma, petinju berpengalaman, serta memiliki point' win streak 6 kali tak terpecahkan.


Terlihat Yamada dan partner nya sedang berjalan bertiga, namun mereka berhenti


"Aku akan pergi ke depan sini, kalian berdua pergi ke kana untuk memastikan tak ada pengawasan" ucap Yamada


Mereka mengerti dan langsung berpencar. Yamada sedang berjalan sendiri di tengah lorong sepi yang jarang di lewati banyak orang, saat Yamada berjalan, dai mendengar suara orang yang habis melompat.

__ADS_1


Dia menoleh ke belakang dan melihat Hiroi dengan 2 galon bensinnya.


"K-kau!" Ucap Yamada


Hiroi berdiri dengan tenang dan berkata


"Tahukah kamu rumor jaman dulu?" Tanya Hiroi


Yamada di buat kebingungan dengan pernyataan itu.


"Rumor dimana setiap 200 tahun, akan terlahir 5 kepala Hydra? Rumor itu memang benar nyatanya! Dan itu sudah terjadi kepada kita"


Yamada di buat bingung sebentar, dan langsung konek dengan apa yang di katakan Hiroi.


"1. Adalah aku, aku kepala utama dari 5 kepala Hydra, 2. Adalah kau, dan 3. Adalah Hiro, sisa 2 kepala Hydra lagi belum di ketahui, tapi aku yakin mereka telah berada di dunia ini, dan akan bersatu dengan kita, kita yang terkuat, dan tak akan ada yang bisa mengalahkan kita!" Ungkap Hiroi


Yamada mulai paham tentang rumor dahulu itu, dia tahu kalau Hiroi, dirinya, dan Hiro salah salah satu dari 5 kepala Hydra, namun yang membuatnya bingung seketika adalah, siapa 2 di antaranya?


Saat dia melamun sebentar, Hiroi sudah tak ada di tempat, Yamada berbalik dan berjalan menuju tempat tujuannya.


Scene berpindah ke Charlie dan Pixie yang sedang mengintai bagian bawah. Mereka agak sedikit canggung, dan Charlie mencoba membuka pembicaraan


Saat mereka berdua mulai mengobrol, di sana lewat Hiroi yang tak di ketahui mereka sama sekali.


Scene berpindah ke Hiro yang sedang menjaga bagian listrik Utara, dia bersama 3 orang, Ray, Rara, dan anggota biasa.


Hiro bertanya kepadanya


"Eh Ra... kamu emang ga punya hape apa? Biar hubungin orang tua mu" tanya Hiro


"Ummm... Aku aja bingung harus bagaimana. Soalnya aku lupa password hape aku gara gara serangan panik tadi" ungkap Rara


Hiro memaklumi itu.


Dari kejauhan, Hiro mendengar suara barang jatuh, suara itu keras sekali. Hiro menyuruh anak buahnya untuk mengecek apa itu, takut itu adalah pancingan untuk mereka.

__ADS_1


Saat mereka menunggu beberapa lama, anak buahnya yang tadi di suruh mengecek itu terpental dengan cukup keras, Hiro mulai siaga, dia takut kalau itu adalah Hiroi.


Dan benar saja kalau itu adalah Hiroi, dia sedang memegang 1 galon bensin dan ini bisa di simpulkan kalau Hiroi berhasil mengalahkan anak buah Hiro di bagian selatan.


"Ohh suprise!" Ucap Hiroi


Hiro yang kesal langsung menghampiri Hiroi dan melompat untuk menendangnya, Hiroi menepis serangan Hiro.


Hiro melihat kalau Hiroi menenteng sebuah galon berisi bensin, dia paham bahwa rencananya adalah membakar bensin itu dan menyambarkannya dari satu titik ke titik lain.


Hiro yang menghalangi Hiroi langsung berteriak


"Oi Rara, kamu pergi lah ke ruang pemadaman, di sana ada alat pemadam. Jalurnya adalah kamu pergi ke kanan dan ke kiri, lalu ikuti jalannya. Ray, sini bantu aku!"


Rara mulai lari dari sana, Ray langsung berlari ke arah Hiroi dan membantu Hiro menghadangnya agar dapat membuka jalan Rara.


Mereka ber tiga gelud, Rara yang lewat di sampingnya melihat mereka yang gelud, dia panik takut kena serangan apa itu, dia mempercepat larinya dan pergi ke sebuah belokan.


Saking paniknya dia, Rara lupa dengan apa yang di ucapkan Hiro tadi, dia lupa jalan mana yang harus di tempuh, antara kiri atau kanan.


Rara yang bingung serta panik, dai pergi berlari ke arah kiri padahal aslinya arah kanan.


Dia terus berlari dengan jantung yang berdebar kencang, dka berlari dengan cepat sampai bertemu belokan, dia belok dan berlari hingga tak sadar ada orang di depannya.


Rara menabrak orang itu hingga kepental mundur.


"Ahhh... Aduhh maaf, aku lagi buru buru" ucap Rara


Orang yang di tabraknya itu adalah Yuzan, Yuzan sempat sakit di kepalanya sedikit, dan menatap ke arah Rara.


Yuzan memasang wajah terkejut melihat Rara, dan sedikit gematr sambil menunjuknya.


"K-kau.... Rara?" Tanya Yuzan


Rara yang di panggil bingung, dia mulai mencoba mengingat nya dengan keras siapa yang memanggilnya. Tak selang lama, dia konek dengan siapa yang memanggilnya dan berkata

__ADS_1


"Wuoghh!! Kakak tiri???"


-bersambung


__ADS_2