Fight For Everyone

Fight For Everyone
Kembali semula


__ADS_3

Setelah kembali dari villa dan menginap, Hiro pun membawa poster yang sebelumnya dia ambil dari orang misterius, tak lupa dia mengajak Hana berjalan jalan.


Hiro pun masuk ke gang yang waktu itu dan melihat ada orang bertudung misterius itu lagi, dia pun menghampiri nya dan langsung menyerahkan brosur nya.


"Haha, ini... Aku sudah berhasil menyelesaikan misi yang kamu suruh, dan aku juga menikmati liburannya" ucap Hiro


Orang itu pun menatap Hiro.


"Hmmm..."


Dia pun berbalik badan dan mengambil sesuatu di dalam sebuah guci.


"Ini..." ucap orang itu sembari menyerahkan sesuatu ke Hiro


"Apa ini?" tanya Hiro


"Ini adalah jimat sakti, dia akan berkilau ketika dialiri Chin, dan kamu bisa melelang barang ini hingga 8 miliar" ucap pria itu.


"Eee? Yaudah makasih ya" ucap Hiro


Hiro dan Hana pun berbalik dan berjalan pulang, Hiro masih dibuat bingung dengan benda itu, dia hanya memegangi dan melihat lihat itu saja.


Saat mereka sedang berjalan santuy ria, tiba tiba ada seseorang menghadang mereka.


"YOOO... Sobat!" ucap orang itu


Betapa kaget nya Hiro melihat ada kawan lamanya, si Luvin yang kembali. Luvin dengan cepat menarik sabit di belakang nya dan bergerak cepat ke arah Hiro dan hendak menebas nya.


Namun dengan latihan yang dia tempuh dan pengalaman yang banyak, dia bisa menghindari itu dengan cepat.


"Fiuu~ kamu berkembang pesat" ucap Luvin sembari mengubah posisi sabitnya.


Luvin bergerak zig zag yang membuat Hiro kebingungan, Luvin pun berlari ke depan Hiro dan hendak menebas perutnya.


"Mati!!" ucap Luvin dengan keras.


Hiro sadar, namun tak sempat menghindari Luvin karena kecepatan nya, dia pun Hanya bisa terdiam dan pasrah.


Tiba tiba di depan Luvin ada sebuah lubang kecil yang perlahan membesar.


"Shifter world"


Ternyata itu Chin Hana, dia membuka sebuah lubang tepat di depan Luvin sebelum dia sempat menggapai Hiro. Luvin hendak berhenti bergerak, namun kecepatan dirinya sudah sangat maximal dan sulit untuk berhenti.


Dan pada akhirnya, Luvin pun masuk ke dalam lubang Hana. Luvin menghilang dari sana, sementara itu Hiro melihat Hana yang pingsan.


Hiro berlari ke arah Hana dan langsung menggendong nya di tangan dan berlari membawanya ke rumah pak Dapon.


Ke tempat Luvin, dia telah keluar dari lubang Hana dan langsung keluar di suatu tempat.

__ADS_1


Dia pun kesal karena sudah berada di tempat yang berbeda, dan langsung berteriak.


"BAJINGAN!!!"


Teriakan Luvin sangat keras dan menggema, Luvin di pindahkan ke tempat semacam basement. Teriakan nya itu mengundang seseorang untuk datang, orang itu pun datang ke basement dan mengecek.


"Siapa disana!?" ucap orang itu sembari membawa katana.


Dia kaget karena dia melihat sesesok yang tak asing baginya.


"Ehhh... Master?" ucap orang itu


Luvin dipindahkan oleh jurus Hana yang bernama Shifter World, yang dimana orang yang masuk kedalam lubang jurusnya itu, akan langsung dipindahkan ke tempat seseorang yang dimana dia menghabiskan dedikasi hidupnya untuk orang itu.


Luvin di pindahkan ke tempat murid nya, murid perempuanya yang bernama Sakura. Luvin langsung sadar jika dia berada di rumah muridnya, berarti dia saat ini sedang berada di jepang.


Sakura adalah wanita asli jepang, waktu itu dia bertemu dengan Luvin dan diajari cara menjadi pembunuh, dan saat ini Sakura menjadi anggota Yakuza terkenal dijepang karena keahlian nya dalam membunuh.


"M-Master... Aku, kenapa kamu... Disini?" tanya Sakura sambil tersipu malu.


"Tch, diam kamu" ucap Luvin


Luvin langsung keluar dari basement nya dan meninggalkan Sakura sendirian.


"Kenapa master selalu begitu ya" ucap Sakura yang sedikit sedih.


Dia pun menyusul master.


"Jangan sentuh aku! Jangan dekati aku" ucap Luvin


Luvin keluar darisana dan meninggalkan Sakura sendirian lagi, Sakura benar benar kecewa dan hatinya hancur. Namun Sakura yang keras kepala pun, dia menyiapkan koper dan mengemaskan barang barang nya, lalu dia menguntit Luvin dengan teknik mengendap nya dan tak terdeteksi.


Luvin menaiki taksi dan hendak menuju bandara untuk kembali ke Hiro, Sakura pun ikut menyusul nya.


Hana saat ini sedang istirahat di rumah pak Dapon, pak Dapon baru saja mengecek seluruh badan Hana mulai dari aliran Chin, dan lainya.


"Dia ga kenapa napa kok, cuma dia terlalu banyak menggunakan Chin nya" ucap pak Dapon


"Begitu ya, baiklah..." ucap Hiro


....


"Dek Hiro... Kamu nampaknya masih belum Setara ya sama level orang yang pernah membunuh mu itu" ucap pak Dapon


"Begitulah pak, aku benar benar kesusahan menghadapi dirinya" ucap Hiro


Kemudian pak Dapon salfok oleh benda yang dipake Hiro, itu adalah batu yang didapat oleh pria misterius, namun dijadikan kalung oleh Hiro


"Hey! darimana kamu dapet itu?" Tanya pak Dapon

__ADS_1


Pak Dapon langsung menarik jimat itu dan membanting serta menginjak nginjak nya sampai hancur.


"Ehh pak kenapa dihancurin duh" ucap Hiro yang kecewa


"Darimana kamu dapat itu?" ucap pak Dapon


"Dari orang misterius, kenapa emang nya?" tanya Hiro


"Itu adalah batu Givstone, batu itu jika bersetuhan fisik dengan manusia, bisa menyumbat aliran Chin dan membuat manusia tak bisa menggunakan Chin selama jimat itu bersentuhan fisik" ucap pak Dapon


"APA!?" Hiro pun terkejut.


"Nasib baik Dek Hana ini menolong kamu, coba kamu bayangin pake kalung jimat itu terus berhadapan dengan Luvin dan terpaksa pake Chin?" ucap pak Dapon


"M-maaf pak" ucap Hiro


"Nampak nya kamu harus belajar lebih..."


Hiro pun berlatih bersama pak Dapon.


Di suatu tempat, ada Hiroi yang sedang di sebuah gang, dia nampaknya sedang menunggu seseorang dan hendak melakukan bisnis dengan nya.


"Ho ho ho..."


Orang itu pun datang, dan orang itu adalah ilmuan temannya Trickster.


"Bagaimana?" tanya Hiroi


"Aku sudah merekam segalanya, adik mu..." ucap ilmuan itu


"Ya ya, cepat beritahu" ucap Hiroi


"Fase ini disebut Lugbyon tektonis, itu adalah fase dimana orang yang tak bisa menggunakan Chin, itu bisa menggunakan Chin sesuai kondisi, misal sedang genting, dia bisa memunculkan Chin layaknya dia sudah mengawakend nya" ucap ilmuan itu.


"Apa itu pertanda baik atau buruk?" tanya Hiroi


"Ini masalahnya... Bisa jadi gawat, atau baik"


"Situasi baik nya adalah, seseorang yang berada di fase ini kebanyakan orang yang baru puber, dan ini adalah pendorong mereka untuk meng awakened Chin mereka, dengan kata lain... Orang yang di fase ini bisa dengan mudah meng awakened Chin mereka" ucap ilmuan itu


"Apa kabar gawatnya!?"


"Gawatnya adalah... Fakta sesungguhnya ini adalah penyakit yang melanda kota nya Xiao Pei, penemu Chin... Orang yang terkena fase ini, jika tak segera mengawakend Chin dalam kurun waktu 2 Minggu, mereka akan mati kering" ucap ilmuan itu.


"Tidak... Ini..." ucap Hiroi


"Itu saja yang bisa ku sampaikan" ucap ilmuan itu lalu kemudian dia pergi.


Hiroi pun memukul tembok hingga tembok itu jebol.

__ADS_1


"Hiro, cepat lah sedikit!" ucap Hiroi


-bersambung


__ADS_2