Fight For Everyone

Fight For Everyone
Perpecahan


__ADS_3

Di malam hari, Hiro melihat seluruh anggota nya termasuk kawan kawanya sudah babak belur dan banyak juga yang pingsan karena pertarungan mereka, mereka yang hanya petarung biasa, juga kesulitan melawan para kroco pengguna Chin.


Hiro menghampiri kawan nya terlebih dahulu, saat dia muncul, tiba tiba Aartox langsung berdiri


"KAU KEMANA SAJA BEGOK? KAU GA TAU KITA BUTUU BANTUAN HAH!?" ucap Aartox yang berteriak ke Hiro


Semua perhatian pun langsung menuju pada Hiro, anggota nya pun sadar kalau ketua mereka sudah ada disana.


"Iya kamu kemana saja ketua? Bukan kah kau yang merencanakan ini dan akan membantu kami?" ucap salah satu


Semua orang disana terprovokasi dan langsung menyoraki Hiro dengan kata 'Tak bertanggung jawab'


"Ketahuilah Hiro, kami tidak kuat, kami hanyalah para anggota dan cecenguk yang selevel dengan manusia biasa, seharusnya kamu berpikir tentang hal itu" ucap Pixie


"Berapa banyak total yang sudah di kalahkan?" tanya Hiro


"Menurut prediksi ku, ada sekitar 67 anggota the Clown yang di kalahkan, ada yang di kalahkan dengan mudah dan ada yang dikalahkan dengan pertarungan sengit" ucap Charlie


Hiro pun berjalan ke arah depan mereka, dia pergi ke depan semua orang dan hendak memberikan sebuah pidato.


"Sebelumnya, maaf karena aku meninggalkan kalian, tapi aku memohon untuk kedua kalinya, tolong pinjam kan kekuatan kalian! Kita saat ini sudah separuh jalan dari pencapaian kita! Dan..."


"Hiro..."


"Dan kita hampir meruntuhkan The Clown itu! Jadi jika kita bersatu dan mencoba, maka..."


"Hiro......"


"Maka kita bisa menjatuhkan the Clown dengan kekuatan kita! Apa lagi yang kita tunggu!? mati berger-"


"SUDAH CUKUP HIRO!!!!" ucap Charlie yang berteriak ke Hiro


Sedari tadi, Charlie memanggil dan mencoba memotong pembicaraan Hiro, hingga akhirnya dia berteriak dan menjadi pusat perhatian.


"Lihat lah di antara kamu Hiro!!! Adakah dari kami yang mampu berdiri dan bertarung!??? Lihat lah kenyataan Hiro! kamu bahkan tak mampu mengurus kroco kroco nya, di tambah lagi mereka masih memiliki jagoan yang bahkan kekuatan nya belom di ketahui!!" ucap Charlie


"Sudah cukup kami mengikuti keegoisan mu Hiro. tujuan awal kami bergabung adalah untuk meruntuhkan pemerintahan bersama, bukan untuk menjadi berandalan yang doyan bertarung, lakukan sendiri apa yang kamu mau" ucap Charlie


Charlie pun pergi dari lapangan sana, argumen Charlie nampak nya masuk ke semua orang, satu persatu orang orang disana mulai berdiri dan pergi meninggalkan Hiro, termasuk teman temanya juga pergi dari sana. Pixie sempat menatap, lalu dia menggeleng kan kepala nya yang menandakan kalau Hiro terlalu naif.


Lapangan sekarang sudah sunyi, hanya menyisakan Hiro dan Hana berdua, Hiro pun duduk dan merenungi dirinya, lalu Hana datang menghampirinya.


"Apakah aku, adalah manusia yang gagal? Aku lemah... Ya?" tanya Hiro


"Ketahuilah, engkau tidak gagal, namun engkau terlalu egois Hiro, memikirkan perasaan orang lain jauh lebih penting ketimbang memerintah tanpa pikiran..." ucap Hana


Hana pun berjalan dan duduk di samping Hiro yang sedang merenung, kini Hiro kehilangan segalanya, tempat nya, kawan nya, dan juga Kharisma nya. Saat dia merenung, terlihat datang segerombol orang ke Hiro, ternyata itu adalah gerombolan Mura.


"Hei,, sebaiknya kamu Mati, manusia bajingan" ucap Mura


Hiro ga paham apa maksud Mura, yang jelas pasti Mura juga kesal dengan Hiro, anehnya, tatapan Mura sangat kosong, begitu juga dengan anak buahnya.

__ADS_1


Tiba tiba Mura menghempas kan Hiro dengan Chin anginnya, Hiro terpental cukup jauh dari sana, Hana yang melihat itu langsung menghampiri Hiro.


"Oi apa yang terjadi dengan mu!?" tanya Hiro


"Mati, mati!" ucap Mura


Lalu Mura melesat dengan kecepatan tinggi, dia hendak mendengkul Hiro tepat di wajahnya, beruntung Hana tepat waktu untuk memindahkan Hiro.


Kini mereka sedang berada di rumah mereka, mereka berhasil kabur dari Mura yang aneh banget.


"Barusan apa yang terjadi padanya?" ucap Hiro


"Kemungkinan besar, dia terhipnotis atau dikendalikan, itu bisa terlihat dari gerakan nya yang kaku dan tatapannya yang kosong" ucap Hana


Hiro pun memukul lantai, dia menyesal karena diri nya yang lemah ini...


Scene berpindah kepada Messa yang nampaknya sedang menunggu seseorang di bangku taman, sampai akhirnya orang itu pun muncul, orang itu adalah Hiroi.


Hiroi duduk di sebelah Messa


"Apa yang membuat mu memanggil ku kesini?" tanya Messa


"Hei, aku mau meminta tolong kepada mu, kali ini saja" ucap Hiroi, Hiroi meminta tolong ini sangat jarang terjadi, seperti gerhana matahari.


"Owh, katakan" ucap Messa


"Firasat ku mengatakan kalau akan terjadi hal hal buruk tentang Hiro, aku benar benar khawatir tentang Hiro karena takut dia akan kalah atau apapun sebelum mengawakend Chin nya... Kau tahu kan kalau aku menantikan masa masa pertarungan hebat tentang 5 kepala hydra dengan full Chin" ucap Hiroi


"Bukan hanya itu, aku juga meminta mu untuk mengikutinya kemanapun dia pergi, mungkin dengan kata lain, engkau menjadi pengikut nya... Ini permintaan ku yang terbesar, jadi aku berharap kau tidak apa apa menjadikan Hiro sebagai pemimpin mu" ucap Hiroi


"Baiklah, aku paham... Aku akan memenuhi permintaan mu" ucap Messa


Mereka berdua diam sejenak dalam keheningan, karena habis topik


"Jadi..." ucap Messa


"Hey..." ucap Hiroi


Messa menatap Hiroi, terlihat wajah Hiroi memerah sedikit


"Aku, mencintai mu" ucap Hiroi


Mendengar itu, Messa kaget dan reflek berdiri, namun Hiroi sudah tidak ada disana, Hiroi sudah menghilang saat dia mengucap itu. Seakan ga percaya, Messa mencoba melupakan itu dan berjalan pulang, terlihat wajah nya yang ga bisa berhenti memerah.


Siang hari pun tiba, Hiro bersama Hana sedang berada di atas gedung, mereka terlihat sangat panik dari sebelumnya.


Mereka melihat ada anggota the Clown yang bertambah semakin banyak, kebingungan terus ada di pikiran mereka.


namun akhirnya Hana menyadari, semua topeng mereka sama semua, dan pergerakan mereka juga berjalan seperti npc di game game.


"Mungkin, ini adalah salah satu Chin milik seseorang... Aku yakin" ucap Hana

__ADS_1


Saat mereka sedang asik mengintip, dari belakang, ada yang memanggil mereka


"Yo"


Mereka pun menoleh kebelakang dan melihat ada Flox yang penampilannya penuh perban. Hana reflek membuka lubang dan hendak membawa mereka kabur, namun Flox mengangkat tangan nya.


"Tunggu, aku disini bukan untuk bertarung" ucap nya


"Apa mau mu??" tanya Hiro


"Dengar, ada seseorang yang mau bertemu dengan mu" ucap Flox


"Seseorang?"


"Benar, ada dirimu di timeline yg berbeda meminta ku untuk mempertemukan mu, jadi dia memohon kepadaku" ucap Flox


Hiro menghela napas nya, dia berjalan ke arah Flox


"Hana, kau tunggu sini saja, kalau emang aku lama, kau pulang saja" ucap Hiro


Flox pun memegang bahu Hiro, lalu mereka berdua menghilang Dari sana.


Hiro pun muncul di sebuah tempat yang megah, seperti rumah presiden namun berbeda. Tiba tiba dia merasakan aura yang selama ini blum pernah ia rasakan, aura yang besar dan kuat...


"Heii... Pecundang"


Hiro menoleh ke arah suara itu, betapa terkejutnya dia menemui sesosok dirinya yang sedang duduk di singgasana yang mewah.


"A-apaa!??" ucap Hiro yang kebingungan


"Pertama, nama ku adalah Mazza, aku adalah dirimu di sebuah timeline yang berbeda" ucap nya


Hiro masih syok, dia tak terkejut dengan dirinya, namun dia syok karena hawa keberadaannya yang sangat mencekam dan membuat dia gemetar saking mengerikannya.


"Apa... Ini...?" tanya Hiro


"Kau pasti Hiro, aku ga mau dengar sepatah kata pun dari seorang pecundang seperti mu, aku mengetahui kau adalah anak yang lemah yang memiliki mimpi konyol, haha" ucap Mazza


"Dimana ini??" tanya Hiro


"Ketahuilah, aku berhasil menjadi penguasa dunia, saat kau keluar dari tempat ini, kau akan melihat pemandangan dimana semua orang bekerja paksa untuk ku, dan ada patung Dimana mana seolah olah aku disembah, karena aku sangat berbeda dari dirimu yang lemah saat ini" ucap Mazza


Hiro semakin syok dan kaget mendengar itu, dia seakan ga percaya dengan hal itu dan semakin di buat gemetar dan keringat dingin.


"Yosh, saat nya mati" ucap Mazza


Dia mengangkat tangannya, dan saat itu, muncul bola api raksasa dari tanganya, bola api itu sangat panas dan wujud nya seperti matahari, dia pun hendak menjatuhkannya ke Hiro, namun Hiro tertarik sesuatu.


Dia pun kembali ke timeline nya yang sekarang, dia melihat Hana disana, namun tak melihat adanya Flox...


"Tadi itu..."

__ADS_1


-Bersambung


__ADS_2