
Hiro, Ray, dan Pixie terus berlari menelusuri lorong bangunan, mereka terus berlari hingga suatu ketika.
Hiro, Ray, dan Pixie melewati 2 pintu yang terletak berlawanan, saat mereka berlari melewatinya, Hiro berada paling depan, sementara itu Pixie berada di pintu kanan dan Ray berada di pintu kiri. Saat mereka melintasi pintu itu secara bersamaan, tiba tiba pintu itu terbuka dan langsung menarik mereka berdua.
Pixie dan Ray sempat memanggil Hiro, namun mereka di tarik sangat cepat, Hiro yang mendengar pun langsung berhenti dan menoleh, ternyata dia mendapati temannya sudah tak ada. Hiro berteriak memanggil Ray dan Pixie, namun tak ada jawaban.
Hiro mulai kesal dengan permainan licik dari orang itu, dia terus berlari dan melanjutkan perjalanan.
Scene berpindah memperlihatkan seseorang sedang menonton tv di ruangan mewahnya, saat dia sedang membuka cemilan, tiba tiba muncul Hiroi dari belakang badannya.
Orang itu tak terkejut, dia menghela napas dan berkata
"Apa maumu?" Tanya orang itu
Hiroi mulai tersenyum
"Apa kau sudah membangkitkannya?, Jika belum, sini biar aku bantu dengan sedikit rasa sakit!" Ucap Hiroi
Orang itu menghembuskan nafasnya lagi, saat dia menaruh makanannya, dia melompat ke arah belakang Hiroi, dia mendarat dan langsung ingin menyerang Hiroi, sebelum serangannya mengenai Hiroi, Hiroi melindungi area yang ingin di serang menggunakan api.
Orang itu berhenti menyerang dan mulai mengetahui kalau dia adalah Narua Hiroi, orang yang paling di cari dan buronan paling kuat.
Orang itu mundur perlahan, dia agak keringetan sedikit.
"Aku hanya datang kesini untuk menjenguk mu loh, jangan sampai aku marah dan membuat mu beserta tempat kotor ini.... TERBAKAR!" ucap Hiroi
Hiroi yang udah muak mulai melompat ke jendela dan membuat kaca pecah, dia pun melompat ke atas atap Gedung itu.
Orang itu langsung lega sedikit, namun dia tak sangka kalau dia bisa kena panik attack.
__ADS_1
Hiroi yang sedang berada di atas atap, sedang berpikir bagaimana dia membantu semua orang agar dapat mengawakend Chin mereka satu persatu. Ntah ide apa yang terlintas di kepala Hiroi, dia langsung seperti ide lewat di kepalanya dengan mengalir deras, Hiroi pun melompat dari tempat itu dan pergi.
Scene berpindah ke Charlie dan Aartox yang sedang duet melawan orang terkuat kedua dan anak buahnya yang jumlahnya lumayan banyak, setelah menghabiskan cukup waktu Charlie dan Aartox kelelahan, karena dia hanya bisa menghabiskan anak buahnya namun tidak dengan ketuanya.
"Bagaimana ini, apa kau punya rencana?" Tanya Charlie
"Boro boro aku, kamu sendiri aja gimana?" Tanya Aartox lagi
Mereka sedang berkelahi sedikit, saat mereka sedang berbincang, orang yang menghadapi itu menyela mereka
"Aku adalah pewaris Chin terkuat setelah bos! Tak ada yang bisa mengalahkan ku atau memojokkan ku, dengan Chin ku yang dapat merubah tangan menjadi silet, aku yakin akan membunuh kalian dengan ini" ucap orng itu
Charlie dan Aartox mulai diam, tak lama kemudian, Charlie kepikir sebuah strategi. Dia membisikkannya ke Aartox, dan Aartox langsung paham.
Mereka berdua berdiri dan bersiap menyerang, mereka berdua pun berlari sambil berpencar, Charlie menyerang bagian kiri, Aartox menyerang bagian kanan.
Naas nya, saat Charlie berlari, dia mendapati seekor tikus di dalam bajunya. Hal itu membuat dia merasa takut dan merusak strategi
Dia pun mulai berlari kesana kesini sambil menggerakkan bajunya untuk menuruni tikus itu. Namun dia tersandung dan terjatuh, tikus itu pun naik di tengah dada Charlie, namun lebih sial nya lagi, Charlie terjatuh di tempat yang ada kecoanya.
Hal itu membuat dia merasa double jijik, dia pun berusaha bangun, namun karena dia panik, tentu itu tak mudah.
Charlie terus berteriak dan meronta ronta. Hingga dia merasa jijik dan mencapai suatu titik puncak emosi jijik.
Aartox melihat ke Charlie, dia kesel karena Charlie gagal dengan rencana nya sendiri, saat Aartox lengah, orang tadi itu menyerng Aartox dengan Chin siletnya.
Aartox yang menyadari itu langsung meninju tangan orang itu, orang itu sedikit terpental, namun dia dapat menstabilkan dirinya dan langsung menendang perut Aartox dan membuat Aartox terpental jauh.
Saat Aartox mencoba berdiri, orang itu menghampiri Aartox dan berniat mengakhiri Aartox, namun saat hendak menyerangnya, dia di lempar oleh seekor tikus yang sedikit kebakar.
__ADS_1
Ternyata itu Charlie yang bangun dan membangkitkan Chin miliknya, yaitu tangan Volcanic.
Melihat itu, orang tadi ga ada reaksi apa apa, dia merasa kalau tantangannya naik sedikit dan dia harus menyelesaikan segera.
"Oi Aartox, aku, ada, Rencana bagus lagi" ucap Charlie sambil tersenyum lebar
Scene berpindah Pixie, ternyata dia di tarik oleh sebuah tali, sampai sekarang pun dia masih terseret oleh tali itu ke sebuah lorong yang lurus doang.
Saat sampai di suatu pintu, tali itu berbelok dan langsung membawa Pixie ke dalam ruangan pintu itu.
Pixie terlempar dan terlepas dari tali itu, dia langsung meregangkan tangannya yang terseret akibat tali tadi.
Saat dia lengah, ada sebuah kunai yang terlempar ke arahnya, namun Pixie dapat menghindari itu dengan mudah.
Lampu mulai menyala dan membuat ruangan menjadi dapat terbaca. Dia kaget melihat ada banyak orang berpakaian seperti ninja dan mengepung nya.
Pixie mulai bersiap untuk bertarung, saat dia memasang kuda kudanya, pada orang yang turun dari atap.
Orang itu nampaknya salah ketua ninja itu, dan dia lah lawan Pixie yang sesungguhnya.
Scene berpindah kepada Ray yang baru saja terseret ke ruangan juga, dia berdiri dan merasakan mati rasa di tangannya. Namun dia mencium bau tak sedap dan menyengat di ruangan itu.
Saat dia mencoba berjalan, dia terpeleset dan terjatuh akibat ruangan itu yang terlalu licin. Dia berdiri kembali mencoba menyeimbangkan dirinya.
Saat dia melihat ke depan, ada seorang berbadan besar, ternyata itu adalah sumo, sumo itu berbadan besar serta penuh lemak yang menutupi dirinya sebagai armor.
Lawan nya kini tak masuk akal, serta ruangan nya yang lebih ga masuk akal.
Hiro berlari demi tempat dan lorong dia lewati. Dan akhirnya sampai ke ujung tempat itu, disana ada pintu yang mewah dan megah banget, dia yakin pasti ketuanya ada disana.
__ADS_1
Scene di tutup dengan keadaan yang semakin memanas, chapter selanjutnya adalah pertarungan antara mereka semua, apakah mereka mendapatkan kemenangan?
-bersambung