Fight For Everyone

Fight For Everyone
Bunga Dimalam Hari


__ADS_3

Scene di buka di pagi hari, yang menampilkan Hiro sedang berada di balkon nya sembari menikmati secangkir kopi hangat dan pagi yang cerah. Dia merasa sangat tenang dan tak ada gangguan, namun hal itu tak bertahan lama.


Aartox muncul dan langsung mendobrak pintu Hiro yang membuat ketenangan Hiro langsung sirna begitu saja.


"Hei Hiro !" Ucap Aartox


"Iya ada apa?" Tanya Hiro


"Liat ini liat ini" ungkap Aartox


Aartox memberi sebuah selebaran ke Hiro, isi nya adalah sebuah bazar malam hari yang akan di adakan malam ini.


"Jadi?" Tanya Hiro


"Kok jadi sih, ayo kita semua pergi!" Ucap Aartox


Hiro menghela nafas nya dengan panjang, dia langsung meminta Aartox keluar ruangannya. Namun Aartox bersikeras ingin meminta tolong kepada Hiro agar pergi ke bazar sana bersama semua kawannya.


Hiro berkali kali menolak Aartox dan mengabaikannya. Hingga suatu ketika, Hiro di telpon oleh seseorang.


"Diem dulu kamu" ucap Hiro yang berbicara ke pada Aartox


Ternyata telpon itu dari Lea. Dia langsung mengangkat telponn itu dan menjauh dari Aartox sedikit


"Iya ada apa?" Tanya Hiro


"Hey Hiro, aku ingin mengajak mu pergi ke bazar malam ini, apa kau bersedia" ungkap Lea


Aartox bingung, dia menunggu lumayan lama. Saat selesai telponan, Hiro menutup telpon nya dan langsung menatap ke arah Aartox dengan tatapan penuh sinar


"Kita akan pergi ke sana!" Ucap Hiro


"Wow" ucap Aartox yang keheranan.


Singkatnya, sudah malam hari, mereka semua berkumpul di suatu titik, dan mereka bertemu.


Ada Silvi, Aartox, Charlie, Pixie dan Ray


Mereka juga kelihatan antusias dengan acara ini. Mereka pun masuk bersama sama.


Tak selang lama, Charlie langsung menghilang entah kemana, saat di lihat lihat, ternyata dia melihat ada seorang cosplayer anime berambut pink, dia langsung menghampiri nya sembari menawarkan untuk foto.


Aartox nyamperin si Charlie disusul Ama Silvi yang mau berduaan Ama Aartox.


Sekarang sisa Ray Hiro dan Pixie. Hiro melihat handphone nya dan belom menerima kabar dari Lea sama sekali.


Dia mulai resah dan bertanya kepada Pixie


"Psstt Pixie, kakak kamu ada dmn? Dia pasti ikut kan?" Tanya Hiro


"Owh, dia ikut sih, cuma aku kesini sama dia pake beda mobil, entah dia macet atau gmn" ungkap Pixie


Hiro mulai cemas dan berniat ingin menelponnya.


"Woahhhh Pixie lihat!" Ucap Ray yang terkejut sekaligus berteriak


Dia menunjuk ke arah mesin pukul yang ada tulisan jika berhasil mencapai rekor terkuat, maka akan dapet iPhone


"Hmm boleh juga sih, tapi aku udah iPhone dan keluaran terbaru pula" ungkap Pixie


"Udah jangan banyak bacot, ayo ikut aku" ucap Ray yang langsung berlari ke sana


Pixie juga mengikuti Ray dan mereka berdua bermain mesin itu.


Kini tersisa Hiro seorang, dia masih menunggu keberadaan Lea, saat dia melihat sekitar, ada notif dari hape nya. Itu adalah Lea yang mengabarkan kalau dia sudah sampai di tempat itu.


Hiro kini berbalik dan pergi menuju gerbang utama. Mereka pun akhirnya bertemu


"Halo" ucap Lea


"Ahh i-iya" ucap Hiro yang gugup


Mereka berdua berjalan masuk ke bazar tersebut, situasi agak canggung karena Hiro merasa kalau ini pertama kalinya.

__ADS_1


"Oh ya, kau pergi bersama siapa kesini?" Tanya Lea


"Aku bersama teman ku" ungkap Hiro


Saat mereka sedang mengobrol, mereka di hadang sama penjual


" Ayo sini kak, mampir sini sini ke mesin cinta!" Ucap pedagang itu


"Mesin cinta?" Ucap Hiro dan Lea yang kebingungan


"Benar! Kamu bisa mengetes kecocokan kalian dari mesin cinta ini, ayo jangan malu malu sini" ucap pedagang dengan teknik marketing tingkat tinggi


Lea dan Hiro wajahnya memerah dan malu malu sedikit, mereka berdua mengambil jarak


"Engga kok pak, dia cuma-"


Belom sempat menyelesaikan bicara nya, Hiro dan Lea langsung di tarik tangannya dan di tuntun ke mesin cinta yang di bilang.


Saat mereka ngetes dengan sidik jari, ternyata kekuatan cinta mereka itu 96%


"Hm hmm itu bagus, aku belom pernah liat yang setinggi ini" ungkap pedagang itu


"( Waa bagaimana ini, entah kenapa detak jantung aku berdegup kencang, apa yang harus aku lakukan!!)" Ucap Hiro dalam hati


"(Mesin itu kira kira beneran ga ya)" ucap Lea dalam hati yang berharap kalau mesin itu beneran


"Oke total nya 20.000" ucap pedagang


"Ehh" ucap Lea dan Hiro yang terkejut karena mereka kira itu gratis


Singkat cerita mereka keluar dari sana dan mencoba melempar rasa malu dan canggung


"Hei Hiro, coba naik roller coaster itu yuk" ucap Lea


" Ah iya boleh" ucap Hiro


Mereka bersenang senang naik roller coaster mini disana, mereka juga bermain wahana lain seperti warna berputar, mesin pukul, dan lain sebagainya.


Mereka memutuskan ingin beristirahat sejenak dengan menekan es krim. Es krim yang Lea pesan itu rasa strawberry dan Hiro rasa vanila, mereka menikmatinya


"Mungkin, tapi strawberry jauh lebih enak!" Ungkap Lea


"Ah itu perasaan kamu aja kali" ucap Hiro


"Ihh serius loh, enak" ucap Lea


"Nih nih cobain vanila" ucap Hiro


Hiro menyendokan es krim nya ke Lea dan menyuapi nya, ga ada rasa malu atau canggung, karena mereka emang saling berbagi, entah kenapa rasa nya disitu benar benar romantis.


"Wah lumayan enak, sekarang coba punya aku" ucap Lea


Lea menyendok eskrim nya dan menyuapi Hiro, mereka saling suap suapan di bangku sana


"Hmm beneran, jadi emang sama sama enak ya" ucap Hiro


"Iya" ucap Lea


Saat mereka berdua sedang asik asiknya, datang teman Hiro yang nyariin


"Woy Hiro,kamu kemana aja sih dari tadi" ucap Aartox


Mereka berhenti sejenak karena melihat Hiro berduaan Ama cewek


"Waduhhhhhhhh, dia siapa mu Hiro?" Tanya semua orang


"Huhh aku bisa jelaskan" ucap Hiro


Pixie yang ngeliat hanya bisa mengacungkan jempolnya ke kakak nya seperti sebuah ucapan selamat


Mereka asik asikan disana dan sampai tengah malam. Mereka pun akan pulang.


Semua berpisah di depan gerbang bazar tadi. Hiro sempat berbicara sedikit dengan Lea

__ADS_1


"Hei, aku menunggu mu untuk acara berikutnya ya" ucap Lea dengan senyum manis


"Ah ya" ucap Hiro


Lea masuk ke mobil nya bersama Pixie dan pulang, kini sisa Hiro sendiri yang akan pulang kerumahnya di tengah gelap malam.


Hiro capek dikit dan duduk di bangku taman, dia menyalakan rokoknya dan menikmati nya.


Saat dia sedang menikmati, ada seseorang yang menghampiri nya tanpa dia ketahui.


Ternyata itu adalah Zazel


"Yo" ucap Zazel yang menyapa Hiro


Hiro terkejut sedikit, tapi setelah melihat mukanya, dia jadi lebih tenang


"Ngagetin aja kamu masbro" ucap Hiro


Zazel tertawa sedikit dan langsung duduk di bangku samping Hiro


"Kamu ngapain tengah malam disini?" Tanya Hiro


"Aku menikmati bazar itu juga, namun aku melihat mu berjalan sendiri, jadi aku mengikuti mu" ucap Zazel


Mereka berdua bersantai duduk dan bersandar


"Oh ya, bagaimana keadaan mu setelah di ancam mafia kemarin?" Tanya Zazel


"Ya, aku meladeni nya dan bentrok dengannya, aku menang meskipun itu hard win" ungkap Hiro


Saat mereka sedang mengobrol, ada dua orang preman yang berjalan ke arah mereka.


"Oi oi oi, kalian berdua ini kalau mau duduk di wilayah kami bayar dulu" ucap salah satu preman


Hiro dan Zazel melihat mereka berdua, Hiro menghembuskan nafas dan akan berdiri, namun dirinya di tahan oleh Zazel.


"Biar aku aja" ucap Zazel


Hiro duduk kembali dan bersantai sementara Zazel akan berdiri dan menghajar preman itu


"Mau gelud ya dek? Padahal tinggal kasih duit doang kamu ga bakal mati loh" ucap preman itu


"Gapapa, aku cuma mau tes aja" ucap Zazel


Preman itu bingung, Zazel mendekat ke salah satu preman, dia meletakan tangannya tepat di depan dada salah satu preman.


Saat dia meletakan tangannya, dan BOM!


salah satu preman itu terhempas lumayan jauh. Hiro yang melihat itu kebingungan beserta preman yang satu nya lagi.


Zazel menatap tajam ke preman satu nya


"Pergi, atau mati!" Ucap Zazel dengan tatapan kehampaan nya, yang melambangkan kegelapan sejati


Preman itu pergi dengan menggendong teman satu nya.


Hiro bertanya kepada Zazel apa yang dia gunakan? Ternyata Zazel menggunakan teknik 1 inch punch, dia meletakan tangannya dengan terbuka, kemudian dia memukul musuhnya dengan keras tanpa harus di charge dari jauh, hal itu benar benar efektif.


"Hiro, aku harap kita bisa bertemu lagi dan mengobrol banyak, saat ini aku akan pergi pulang, sampai jumpa" ucap Zazel


"Ya, sampai jumpa" ucap Hiro


Hiro jalan pulang serta Zazel juga.


Di perjalanan pulang, Hiro melewati gang sempit dan gelap serta dikenal angker.


Saat Hiro melewatinya, ternyata di belakangnya ada wanita yang sedang menari dengan aneh, dia tersenyum mengerikan, konon katanya dia adalah Serbian dancing lady.


Dia menari ke arah Hiro tanpa tau kalo Hiro adalah MC di cerita ini.


Hiro berbalik melihat ke wajah Serbian itu, Hiro tersenyum dengan lebar dan menyeramkan sembari menunjukan tangannya di lapisi Chin nya yang belum awakened, ternyata Chin milik dia itu kambuh di saat yang tepat. Serbian itu langsung menelan ludahnya sendiri.


Hiro menghampiri dia dan langsung

__ADS_1


-bersambung


__ADS_2